← Beranda
Indonesia Kalah dari Uzbekistan, Indra Sjafri: Sampai Sekarang Kami Tak Tahu Kenapa Gol Sananta Dianulir Wasit
Adrian Pradnaditya MahendraJumat, 29 September 2023 | 13.41 WIB
Pelatih Tim Nasional Indonesia Indra Sjafri pada Sesi Konferensi Pers usai Laga versus Uzbekistan.

JawaPos.com – Kekalahan Timnas Indonesia di Asian Games 2023, diakui membuat pelatih squad Garuda Indra Sjafri bingung.

Pelatih Timnas Indonesia di Asian Games 2023, Indra Sjafri, mengaku bingung mengapa gol penyama kedudukan Indonesia pada laga kontra Uzbekistan dianulir wasit pada Kamis, (28/9) sore.

Indra Sjafri mempertanyakan keputusan wasit menganulir gol Indonesia yang dicetak Ramadhan Sananta di menit ke-110.

Selain bingung, Indra Sjafri juga mengaku tak tahu alasan asisten wasit mengangkat bendera tanda terjadinya offside pada gol Ramadhan Sananta.

Diketahui, momen gol Sananta yang dianulir wasit terjadi pada babak kedua perpanjangan waktu.

Berawal dari tendangan bebas Rizky Ridho, Ramadhan Sananta yang baru didatangkan Indonesia usai tak diizinkan Persis Solo kemudian berhasil menanduk bola.

Baca Juga: Timnas Indonesia Kalah dari Uzbekistan, Taktik Indra Sjafri Dinilai Membingungkan

Sayangnya, peluang terbaik yang dimiliki Tim Merah Putih sepanjang pertandingan harus sirna oleh keputusan wasit.

Sesaat setelah momen gol Sananta, terlihat Indra Sjafri terlihat sudah sempat melakukan sujud syukur di pinggir lapangan.

Keputusan wasit yang berdasarkan kepada pengamatan hakim garis pun sempat mendapat protes dari para pemain Indonesia seperti Rizky Ridho dan Ramai Rumakiek.

Puncaknya, Hugo Samir yang masih terbawa emosi dikeluarkan dari pertandingan usai melakukan aksi tak terpuji dua menit setelah gol dianulir.

Hingga peluit akhir ditiup dan Indonesia dipastikan tersingkir , Indra menyebut masih belum mendapat kejelasan soal gol Sananta.

Pada sesi konferensi pers, pelatih yang sukses membawa pulang medali emas Sea Games 2023 menyinggung soal gol Sananta dan menyayangkan ketiadaan perangkat Video Assistant Referee (VAR) pada sekaliber ajang Asian Games.

Pelatih Indra mengaku keberatan dengan keputusan tersebut.

Baca Juga: Hasil Timnas Indonesia U-24 vs Uzbekistan di Babak 16 Besar Sepak Bola Asian Games 2023

"Sebenarnya kita tadi sampai sekarang kami gak tahu kenapa gol yang tadi dianulir oleh wasit, apakah memang offside. Tentu di ajang sebesar ini perlu ada VAR untuk bisa benar-benar valid offside atau tidak offside," tuturnya.

Timnas Berhasil Menjalankan Strategi Pelatih

Pelatih Indra Sjafri menyebut anak asuhnya berhasil menjalankan instruksinya sepanjang pertandingan, namun beberapa kesalahan Garuda Muda sukses dieksploitasi lawan.

"Ya sebenarnya sampai sebelum gol terjadi anak-anak secara disiplin menjalankan apa yang kita inginkan, fokus, jaga setiap pergerakan dari pemain Uzbekistan. Tapi di sepak bola memang kadang kala ada error dan error itu secara baik dimanfaatkan oleh Uzbekistan," ucap pelatih yang membawa Indonesia Juara Piala AFF U-19 2013 silam.

Indonesia mampu menahan imbang Uzbekistan tanpa gol sampai waktu normal usai. Namun, Pelatih tim nasional U-24 Indra Sjafri menilai timnya masih mudah kemasukan dari situasi bola mati.

"Secara head to head sebenarnya partai di 2 x 45 menit mereka juga sulit membongkar compact defence kita tapi lagi-lagi kita kebobolan dari set piece ya, dan sama dengan pertandingan China Taipei, Korea Utara kita juga kebobolan dari set piece," ucap Indra Sjafri pada konferensi pers seusai pertandingan di Stadion Shangcheng Sports Centre, Hangzhou.

Baca Juga: Menyerah 2-0 dari Uzbekistan hingga Perpanjangan Waktu, Garuda Muda Tersisih di Asian Games

Timnas Indonesia harus kemasukan gol Sherhod Esanov yang diawali tendangan sudut pada menit ke-92.

Sempat mendapat momentum lewat gol Ramadhan Sananta di babak kedua perpanjangan waktu, Timnas Indonesia kembali bertahan setelah kartu merah yang diterima Hugo Samir.

Sherhod Esanov kemudian mampu menggandakan keunggulan Uzbekistan pada menit ke-120, sekaligus menyingkirkan Indonesia dari Asian Games ke-19.

Timnas Indonesia U-24 mengakhiri keikutsertaan di Asian Games kali ini dengan pencapaian sama seperti dua edisi sebelumnya.

Timnas Indonesia yang dilatih Aji Santoso harus terhenti langkahnya di babak 16 besar Asian Games 2014 Incheon.

Hal serupa juga terjadi pada Timnas Indonesia 2018 yang dilatih Luis Milla, tampil sebagai tuan rumah dan bermain di Stadion Wibawa Mukti kontra Uni Emirat Arab.

Sempat membangkitkan asa lewat gol Stefano Lilipaly di penghujung laga, langkah merah putih harus terhenti di babak 16 besar sekaligus menjadi pertandingan terakhir Luis Milla sebagai pelatih Timnas Indonesia.***

 

EDITOR: Novia Tri Astuti