JawaPos.com – Ruben Amorim mengisyaratkan periode "perjuangan" yang menyulitkan Manchester United segera datang kembali saat Piala Afrika (AFCON) digelar pada Desember mendatang.
Pelatih asal Portugal ini mendekati peringatan satu tahun kepemimpinannya bersama Setan Merah, setelah sempat terjerumus di musim terburuk klub sepanjang sejarah Liga Inggris pada musim 2024/2025.
Namun, setidaknya ada tanda-tanda kebangkitan di awal musim baru ini, dengan sundulan Matthijs de Ligt di menit-menit terakhir melawan Tottenham Hotspur memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka menjadi lima pertandingan.
Beban kerja yang berkurang karena tidak tampil di kompetisi Eropa apapun dan tersingkir dari Piala Carabao sangat menguntungkan Man United, tetapi pertandingan sulit akan datang dengan cepat dan padat bagi pasukan Amorim menjelang akhir tahun.
Dan, kali ini banyak manajer Liga Inggris, termasuk Amorim juga harus bekerja keras saat dimulainya perayaan kompetisi terbesar di Afrika, AFCON akan datang membuat beberapa pemain akan absen menjelang paruh musim.
Amorim kemungkinan akan kehilangan tiga pilar kuncinya. Berikut daftar pemain yang akan meninggalkan Old Trafford untuk berlaga di Piala Afrika.
Bryan Mbeumo (Kamerun)
Setelah mencatat rekor gol terendah sepanjang masa di Liga Inggris musim lalu, Manchester United tak punya pilihan selain melakukan penyegaran di lini depan mereka dengan mendatangkan jajaran striker baru di musim panas.
Sebelum mendatangkan Benjamin Sesko untuk menggantikan Rasmus Hojlund, Setan Merah memilih pemain-pemain berbakat di liga domestik yang menikmati musim-musim individu yang gemilang di 2024/2025.
Salah satunya adalah Bryan Mbeumo, yang mengikuti jejak Matheus Cunha menuju Old Trafford. Pemain internasional Kamerun ini telah menjadi andalan di sisi kanan lini serang Amorim sepanjang awal musim ini.
Performanya pada Oktober membuatnya meraih penghargaan Pemain Terbaik Liga Primer Bulan Ini, dan performa gemilang winger berusia 26 tahun ini berlanjut dengan sundulan apiknya yang menjadi gol pembuka saat melawan Spurs akhir pekan lalu.
Mbeumo memimpin daftar pencetak gol Man United untuk sementara dengan enam gol, jadi kekhawatiran Amorim tentang AFCON ini cukup beralasan. Eks Brentford ini akan tampil bersama Timnas Kamerun yang diperkirakan tidak akan berbicara banyak di gelaran kali ini.
Meski Kamerun diperkirakan akan lolos ke babak gugur, mereka mungkin belum bisa mencapai babak yang lebih jauh. Dengan demikian, ada peluang bagi pemain sayap ini untuk kembali lebih cepat di awal tahun baru.
Yang berarti bisa saja ia bermain saat melawan rivalnya, Leeds United dan Burnley masing-masing pada awal Januari 2026. Ada juga Derbi Manchester yang perlu dipertimbangkan pada (17/1) mendatang.
Sayangnya bagi Amorim, pengganti Mbeumo yang paling tepat, Amad Diallo, juga akan tampil di turnamen ini. Sebaliknya, Mason Mount kemungkinan akan menikmati peningkatan menit bermain, tetapi Man United sangat membutuhkan Cunha dan Sesko untuk tetap bugar.
Amad Diallo (Pantai Gading)
Lini kanan Man United diperkirakan akan terlihat jauh lebih dinamis selama periode turnamen AFCON dengan Amad yang juga pengisi tetap sisi kanan harus absen dari skuad Amorim, juga terbang bersama Mbeumo ke Afrika.
Pemain berusia 23 tahun ini telah keluar masuk skuad Timnas Pantai Gading sejak debutnya pada 2021 lalu, tetapi Amad mencetak gol kedua untuk negaranya selama jeda Oktober lalu.
Performa yang ia tunjukkan musim ini menunjukkan bahwa lulusan akademi Carrington ini cenderung menjadi bagian inti dari skuad Emerse Fae, dan sang juara bertahan diproyeksikan akan bersaing ketat untuk memperebutkan gelar juara di kompetisi tahun ini.
Dengan demikian, Amorim kemungkinan akan kehilangan Amad selama sebulan. Alternatif potensial yang bisa menggantikan di sisi kanan ada Diogo Dalot dan Patrick Dorgu yang bisa sangat dinamis karena keserba bisaan keduanya menempati kedua sisi.
Noussair Mazraoui (Maroko)
Pemain internasional Maroko ini telah menjadi operator yang cukup tangguh sejak bergabung dengan Man United dari Bayern Munchen pada 2024. Mazraoui bukanlah seorang superstar, tetapi memiliki kemampuan untuk bersinar di Old Trafford sebagai pemain bertahan terbaik.
Namun, keinginan Amorim untuk berkembang dan merubah susunan skuad utamanya, membuat peran yang didapat Mazraoui di Old Trafford musim ini lebih terbatas. Ia hanya tampil lima kali dan menjadi starter tiga kali.
Sementara Mazraoui telah mewakili negaranya sebanyak 33 kali sejak debutnya pada 2018, dan merupakan bagian dari skuad naik daun Timnas Maroko yang menorehkan sejarah di bawah asuhan Walid Regragui yang mencapai semifinal Piala Dunia pada 2022.
Meskipun ia hanya mencatatkan dua caps sepanjang 2025 ini, akan mengejutkan jika ia tidak dimasukkan oleh Regragui untuk Piala Afrika bulan depan mengingat tim nasional berjuluk Singa Atlas ini telah kehilangan kaptennya, Achraf Hakimi.
Jika kembali terpilih untuk membela Maroko, bek sayap serba bisa ini semakin memperkuat timnya untuk menjuarai AFCON kedua kalinya, setelah tersingkir di babak 16 besar dua tahun lalu.