JawaPos.com - Sejak kedatangan Xabi Alonso ke Real Madrid, mantan gelandang itu berusaha menerapkan sistem rotasi yang lebih adil di antara para pemainnya.
Ia ingin semua anggota skuad mendapatkan kesempatan bermain tanpa adanya perlakuan istimewa. Namun, kebijakan ini rupanya tidak berjalan mulus bagi semua pihak—terutama bagi Vinicius Jr.
Pemain asal Brasil tersebut, yang selama beberapa musim terakhir menjadi bintang utama di lini serang Los Blancos, kini mulai kehilangan peran dominannya.
Baca Juga: Performa Menurun, Nilai Pasar Vinicius Jr. Ikut Merosot
Menurut laporan ESPN, Vinicius dan orang-orang terdekatnya merasa kurang puas dengan keputusan Alonso, terutama soal menit bermain yang semakin terbatas.
Ia kini lebih sering ditarik keluar di tengah pertandingan atau bahkan memulai laga dari bangku cadangan—sesuatu yang jarang terjadi di era Carlo Ancelotti.
Ketegangan ini disebut muncul karena Vinicius merasa perannya mulai tergeser. Kylian Mbappé kini menjadi pusat perhatian utama dalam skema serangan Real Madrid.
Baca Juga: Ketegangan Vinicius Jr dan Xabi Alonso Kembali Memanas di Liga Champions
Sementara Alonso tampak lebih mengandalkan pemain muda dengan gaya bermain cepat dan fleksibel. Hal ini membuat Vinicius tak lagi menjadi sosok tak tergantikan seperti sebelumnya.
Situasi tersebut diperumit dengan proses negosiasi kontrak barunya yang masih belum menemukan kesepakatan.
Klub dan pihak pemain dikabarkan belum mencapai titik temu terkait struktur gaji yang diinginkan. Ditambah dengan waktu bermain yang berkurang, muncul spekulasi bahwa Vinicius bisa saja mempertimbangkan untuk mencari peluang di tempat lain.
Sepanjang musim ini, pemain berusia 25 tahun itu telah menjadi starter dalam enam dari tujuh laga La Liga, dengan rata-rata bermain 72 menit per pertandingan.
Namun di ajang Liga Champions, ia baru satu kali tampil sejak awal dalam dua pertandingan pertama Real Madrid. Situasi ini menambah tanda tanya besar tentang masa depannya di bawah asuhan Xabi Alonso.