JawaPos.com - Timnas Brazil biasanya dikenal sebagai pemasok pemain naturalisasi ke berbagai negara. Nama-nama besar seperti Deco, Thiago Motta, hingga Diego Costa pernah memperkuat timnas negara lain setelah sukses berkarier di Eropa.
Namun, cerita berbeda muncul kali ini giliran Brasil yang memanggil pemain berkewarganegaraan Rusia untuk memperkuat selecao di ajang kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Amerika Selatan.
Pemain yang dimaksud adalah Douglas Santos, bek kiri milik Zenit Saint Petersburg. Meski lahir di João Pessoa, Brasil, pada 22 Maret 1994, Douglas resmi menjadi warga negara Rusia sejak Oktober 2024.
Dalam laga kualifikasi melawan Cile, Jumat (3/9/2025), Brazil menang telak 3-0. Gol dicetak Estevão pada menit 38, Lucas Paquetá menit 72, dan Bruno Guimarães menit 78.
Douglas Santos sendiri hanya duduk di bangku cadangan dan tidak dimainkan oleh pelatih Carlo Ancelotti.
Kendati begitu, kehadirannya tetap menjadi pusat perhatian penggemar sepak bola. Pasalnya, sangat jarang Brasil “mengambil kembali” pemain yang sudah lebih dulu mengantongi paspor negara lain.
Jejak Karier Douglas Santos
Douglas memulai karier profesionalnya bersama klub Brasil, Náutico, pada 2012–2013 dengan catatan 22 penampilan dan 1 gol. Setelah itu, ia mencoba peruntungan di Eropa bersama Granada (Spanyol), meski tak sekali pun diturunkan.
Kariernya sempat berlanjut ke Udinese (Italia) dengan tiga penampilan sebelum dipinjamkan kembali ke Brasil bersama Atlético Mineiro. Di klub inilah namanya mulai dikenal setelah tampil 26 kali dan mencetak 1 gol.
Musim berikutnya, Douglas memperkuat Atlético Mineiro secara permanen dengan 28 penampilan. Tahun 2016, ia hijrah ke Jerman bersama Hamburger SV dan tampil reguler hingga mencatat 80 laga serta 2 gol. Pada 2019, Douglas akhirnya pindah ke Rusia bersama Zenit dan bertahan hingga sekarang.
Pernah Bela Brasil, Lalu Jadi Warga Rusia
Douglas sebenarnya sudah sempat mencicipi debut bersama timnas Brasil. Tahun 2016, ia turun dalam laga uji coba melawan Panama dan total mengoleksi dua penampilan bersama Selecão. Sayangnya, setelah itu ia tak lagi dilirik.
Kesempatan yang jarang datang membuat Douglas memilih jalur naturalisasi. FIFA memang membolehkan pemain berpindah timnas asal tidak lebih dari tiga kali bermain, dan tidak mendapat panggilan selama minimal dua tahun. Aturan ini dimanfaatkan Douglas untuk mengubah kewarganegaraan menjadi Rusia.
Pada Maret 2025, timnas Rusia sebenarnya sempat memanggilnya. Namun di daftar akhir yang diumumkan, namanya justru dicoret tak masuk skuad timnas Rusia.
Balik Lagi ke Brasil
Momen inilah yang dimanfaatkan Carlo Ancelotti. Sang pelatih melihat celah dari regulasi FIFA jika seorang pemain sudah mendapat kewarganegaraan baru tetapi belum pernah bermain untuk timnas tersebut, maka ia masih bisa kembali memperkuat negara asal.
Douglas pun tanpa pikir panjang menyetujui panggilan Brasil. Meski di laga melawan Cile belum mendapat menit bermain, kehadirannya menambah opsi Ancelotti di sektor bek kiri.
Kasus Langka di Sepak Bola Internasional
Fenomena Douglas Santos ini bisa dibilang unik. Biasanya, publik lebih sering melihat pemain Brasil tersebar di berbagai negara lewat jalur naturalisasi. Sekarang justru sebaliknya seorang warga negara Rusia, yang dulunya sempat menjadi bagian Brasil, kembali dipanggil Selecão.
Apakah Douglas akan benar-benar mendapat kesempatan bermain di laga berikutnya? Publik masih menunggu. Namun yang jelas, kisah perjalanan kariernya membuktikan bahwa dunia sepak bola internasional penuh dengan jalan berliku kadang kembali ke titik awal yang tak pernah diduga sebelumnya.