← Beranda

Atletico Madrid vs Real Madrid: Baila, Vini Jr

Candra Kurnia HarinantoSenin, 19 September 2022 | 00.50 WIB
Dari Flamengo, Vinicius Jr pindah ke kubu Real Madrid.
JawaPos.com – Perkara menari sebagai bagian dari selebrasi ternyata menimbulkan masalah besar.

Itulah yang dihadapi penyerang Real Madrid Vinicius Jr.

Kebiasaan Vini –sapaan akrab Vinicius– menari Samba, tarian dari negerinya, Brasil, setelah mencetak gol mendapatkan ejekan bernada rasis dalam sebuah program acara El Chiringuito.

Presiden Asosiasi Agen Pesepak Bola Spanyol Pedro Bravo mengkritik kebiasaan Vini menari Samba. Merasa sebal dan muak, Bravo bahkan sampai menyamakan selebrasi Vini itu dengan laku primata.

’’Anda harus menghormati lawan. Saat Anda mencetak gol dan menari Samba, Anda seharusnya melakukannya di Brasil. Hargailah rekan-rekanmu di lapangan dan berhenti bertingkah seperti monyet,’’ seru Bravo.

Ucapan Bravo itu terlontar ketika Vini dan Real sedang bersiap menghadapi Atletico Madrid (ATM) pada Derbi Madrileno di Civitas Metropolitano dini hari nanti (siaran langsung beIN Sports 3 pukul 02.00 WIB).

Kapten Los Colchoneros –julukan ATM– Koke ikut menebar psywar soal tarian Vini tersebut. Dikutip dari laman Diario AS, Koke mewanti-wanti supaya Vini tidak menari Samba di Metropolitano.

’’Semua orang punya cara sendiri-sendiri untuk merayakan gol seperti yang mereka inginkan.''

''Dalam posisi ini, Vini mungkin akan melakukan apa yang dia mau (menari Samba dalam selebrasi golnya, Red.). Tapi, di sini (Metropolitano) jelas akan ada masalah (jika Vini melakukannya),’’ ucap Koke.

Kebetulan, kandang ATM selama ini dikenal kerap menjadi arena hujatan-hujatan bernada rasis dari pendukung klub asuhan Diego Simeone tersebut.

Marca menyebutkan, ada peluang hujatan serupa terjadi dalam pertandingan derbi pertama musim ini tersebut.

Kompatriot Vini di timnas, Neymar, dalam akun Twitter-nya memberikan motivasi kepada Vini saat datang ke Metropolitano.

’’Baila, Vini Jr,’’ tulis Neymar dalam kicauannya. Artinya: ’’Menarilah, Vini Jr.’’ Kata-kata yang juga menjadi tagar #BailaViniJr.

Bukan hanya Neymar, legenda sepak bola Brasil Pele pun turut mendukung Vini supaya terus menari Samba di Spanyol.

’’Sebab, sepak bola adalah sukacita, seperti tarian, seperti pesta. Walaupun rasisme masih ada, kami tidak akan menghentikan senyuman kami,’’ kata Pele kepada Globo Esporte.

Vini pun menanggapi dukungan tersebut dengan antusias. Dia tak memikirkan ucapan Bravo itu. Begitu pula ancaman Koke.

’’Saya merasa kondisiku sangat baik dan saya sedang bersemangat. Saya pun ingin menjadi seperti kali terakhir saya melakukannya (mencetak gol) atau bahkan lebih baik,’’ harap Vini dalam laman Mundo Deportivo.

’’Kami bekerja keras untuk mencapai hasil terbaik pada Minggu dan memainkan permainan yang bagus. Kami semua akan menjalani derbi Madrid bersama-sama,’’ sambung Vini yang belum mencatatkan gol dalam Derbi Madrileno.

Berbicara dalam konferensi pers kemarin (17/9), entrenador Real Carlo Ancelotti pun tidak mau membahas tentang kontroversi ejekan bernada rasis kepada Vini tersebut.

Dia menyebut semua pernyataan dari klub dan Vini cukup mewakilinya.

’’Yang saya tahu, dia (Vini) baik-baik saja dan di laga ini dia ingin bermain, lalu menciptakan gol,’’ ujar Carletto –sapaan akrab Ancelotti– seperti dikutip dalam laman resmi Los Merengues –julukan Real.

Dia pun menegaskan ruang ganti Real tidak terpengaruh dengan ucapan Bravo. Yang dibahas cuma satu: memenangi derbi Madrid.

Andaikan itu benar-benar terjadi, Ancelotti konfiden performa Vini tidak goyah sekalipun di tribun mendapat ejekan bernada rasisme. Seperti boo ataupun chant berupa suara monyet.

’’Saya tak khawatir dan tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Tekanan dari tribun itu normal didapatkan siapa pun. Bukan hanya Vini. Titik,’’ tegas Ancelotti.
EDITOR: Candra Kurnia Harinanto