← Beranda

Bakal Direhab, Andi Arief Disebut AHY Pemberani dan Kontroversial

Dimas RyandiSelasa, 5 Maret 2019 | 21.32 WIB
Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan ‎kejadian yang menimpa Andi Arief bisa terjadi kepada siapa saja, apapun alasan dan jalan ceritanya.
JawaPos.com - Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, ‎kejadian yang menimpa Andi Arief bisa terjadi kepada siapa saja, apa pun alasan dan jalan ceritanya. Putra sulung Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu tetap mendoakan sahabatnya.

"Bung Andi Arief, selaku politikus, adalah kawan setia dalam perjuangan. Sosoknya berani sekaligus kontroversial. Ia berani bersuara lantang dan tidak takut dengan siapa pun. Ia berdiri di atas akal sehat dan kebenaran," ujar AHY dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Selasa (5/3).

Menurut AHY, kejadian yang menimpa Andi Arief merupakan sisi pribadi kehidupan yang bersangkutan. AHY pun mendoakan semoga koleganya itu kuat menjalani semuanya, begitu pula dengan keluarganya.

AHY menuturkan, merujuk dari keterangan kepolisian, Andi Arief adalah korban. Polisi tidak menemukan barang bukti dan tidak benar ada kehadiran perempuan. Semua yang diedarkan di media sosial berasal dari sumber yang tidak diketahui.

"Polisi sudah memutuskan tidak ada tindakan pro-justitia, dan Bung Andi Arief akan menjalani rehabilitasi," katanya.

AHY mengaku sudah berkomunikasi dengan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat Hinca Pandjaitan untuk mengabil sikap lebih lanjut terkait Andi Arief.

"Namun yang pasti, kami akan selalu mendukung negara dalam berbagai upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba untuk generasi dan masa depan Indonesia yang lebih baik," ungkapnya.

AHY meminta kepada seluruh kader Partai Demokrat untuk tetap semangat dan meneruskan perjuangan. Semoga ujian demi ujian yang sedang Partai Demokrat hadapi bisa dilalui dengan baik dan membuat kader lebih tangguh.

"Semoga kita bisa petik segala hikmah dan pelajaran berharga hari ini, untuk kesuksesan kita ke depan," pungkasnya.

Sekadar informasi, Andi Arief sebelumnya ditangkap oleh aparat kepolisian pada Minggu (3/3) di salah satu hotel di kawasan Slipi, Jakarta Barat.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Inspektur Jenderal M. Iqbal mengungkapkan, polisi sudah melakukan tes urine terhadap Andi Arief. Hasilnya, Andi diketahui positif mengonsumsi narkoba jenis sabu.

"Kami sudah melakukan tes urine, terhadap Saudara AA dan positif mengandung metamfetamin atau jenis narkoba yang biasa disebut sabu," ujar Iqbal.

Iqbal mengungkapkan, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk alat-alat untuk mengonsumsi narkoba. Namun, barang bukti narkoba yang diduga dikonsumsi Andi Arief tidak ditemukan di lokasi.
EDITOR: Dimas Ryandi