JawaPos.com-Pernahkah kamu mengalami motor mati mendadak saat sedang berkendara? Tentu saja hal ini bisa memicu kepanikan, terutama jika terjadi di tengah jalan.
Kondisi ini sering kali disebabkan masalah pada sistem pengapian motor yang tiba-tiba hilang atau rusak. Untuk menghindari situasi yang tidak terduga ini, penting untuk memahami apa saja faktor yang bisa menjadi penyebabnya.
Mengenali gejala dan penyebab hilangnya pengapian motor bisa membantu kamu mengambil tindakan pencegahan yang tepat. Mulai dari komponen kecil seperti busi hingga bagian vital seperti aki, semua bisa memengaruhi kinerja motor secara keseluruhan.
Berikut adalah 6 faktor utama yang sering menjadi biang kerok di balik masalah pengapian motor kamu seperti dirangkum dari laman Suzuki Indonesia!
1. Busi Motor yang Tidak Terawat dan Rusak
Busi adalah komponen krusial yang berfungsi sebagai pemicu percikan api dan listrik, yang sangat penting agar mesin motor bisa menyala dan bergerak. Jika busi tidak dirawat dengan baik, performanya akan menurun drastis.
Busi yang rusak akan membuat tarikan motor terasa berat dan bahkan bisa menghentikan proses pengapian sepenuhnya. Gejala kerusakan busi yang bisa kamu kenali adalah suara mesin yang menjadi kasar, mesin terasa brebet saat digas, dan konsumsi bahan bakar yang menjadi lebih boros dari biasanya.
2. Kehabisan Bahan Bakar di Tengah Jalan
Meskipun terdengar sepele, kehabisan bahan bakar adalah penyebab paling umum mengapa sistem pengapian motor tiba-tiba hilang. Bahan bakar merupakan sumber daya utama yang memicu proses pembakaran dan menghasilkan pengapian.
Oleh karena itu, selalu periksa indikator bahan bakar sebelum memulai perjalanan. Jangan biarkan tangki bensin kamu kosong agar motor tidak mogok di tengah jalan.
3. Kondisi Aki yang Sudah Aus (Soak)
Aki bertugas sebagai penyuplai daya listrik ke seluruh komponen motor. Jika aki sudah soak, ia tidak akan mampu menjalankan fungsinya dengan baik.
Hal ini akan memengaruhi sistem pengapian karena tidak ada pasokan listrik yang cukup. Banyak faktor yang bisa membuat aki soak, seperti usia aki yang sudah tua, cairan aki yang berkurang, penggunaan berlebihan, atau motor yang jarang dipanaskan.
Memanaskan motor selama 1-3 menit setiap hari, meskipun jarang dipakai, sangat penting untuk menjaga kesehatan aki.
4. Kerusakan pada Koil Motor
Koil adalah komponen yang bertanggung jawab untuk menghasilkan arus listrik dengan voltase tinggi. Dengan bantuan aki, koil akan menyalurkan listrik ke busi untuk menciptakan percikan api.
Jika koil mengalami kerusakan, entah karena aus atau kabel-kabel di sekitarnya bermasalah, aliran listrik ke busi akan terhambat dan proses pengapian tidak akan berjalan optimal. Akibatnya, motor bisa mendadak mati.
5. Masalah pada Komponen CDI
CDI (Capacitor Discharge Ignition) adalah otak dari sistem pengapian yang mengatur waktu dan frekuensi percikan api dari busi. Tanpa CDI yang berfungsi dengan baik, proses pengapian tidak akan berjalan optimal dan motor sulit untuk menyala.
Kerusakan pada komponen ini membuat percikan api yang dihasilkan tidak teratur atau bahkan hilang sama sekali, sehingga kamu perlu segera menggantinya dengan yang baru.
6. Komponen Stop Engine yang Rusak
Komponen stop engine, atau dikenal juga sebagai Engine Cut Off (ECO), berfungsi untuk mengendalikan distribusi daya listrik ke mesin. Jika komponen ini rusak, aliran listrik dari aki tidak akan berhenti, bahkan saat mesin sudah dimatikan.
Hal ini akan menyebabkan aki cepat soak dan pada akhirnya memengaruhi sistem pengapian motor. Kerusakan pada ECO sering kali tidak disadari, namun dampaknya bisa sangat fatal bagi sistem kelistrikan motor.