JawaPos.com - Merawat motor skuter matic (skutik) boleh dibilang susah-susah gampang. Salah satunya soal van belt alias V-belt yang kadang bisa jadi masalah bila tak pernah diganti. Lantas, kapan waktu yang tepat mengganti V-belt?
Skutik memang sangat tergantung dengan v-belt. Sebab, v-belt ini merupakan pengganti rantai yang berfungsi meneruskan perputaran mesin ke roda belakang sehingga motor bisa berjalan.
Nah, masalahnya masih banyak yang belum tahu seberapa pentingnya v-belt ini. Sebab, andai biker tak sadar soal kegunaannya, bisa-bisa v-belt putus di tengah jalan. Sama seperti rantai, andai v-belt ini putus, motor jelas tak bisa jalan.
"Idealnya pergantian v-belt itu saat kilometer motor sudah memasuki 24 ribu. Pada kilometer 20 ribu v-belt itu biasanya sudah retak-retak," ungkap Kepala Bengkel AHASS 6803 Bekasi Ismail Shaleh kepada JawaPos.com.
Menurut dia, ada beberapa tanda-tanda bagi motor yang v-belt-nya harus diganti. Motor mendadak agak berat untuk ditarik. Hal itu karena v-belt sudah tak maksimal lagi.
"Lalu, kalau sudah parah, motor biasanya bergetar pada tarikan awal. Nah, getar itu ada dua kemungkinan. Bisa kotor atau v-belt sudah waktunya harus ganti karena retak-retak," terang dia.
V-belt yang putus di tengah jalan juga akan merusak komponen lain dalam continuously variable transmission (CVT). "Bisa-bisa mangkuk roller juga akan rusak karena v-belt akan melilit," tutup dia.