JawaPos.com - Pasca viralnya kelompok pemuda memenuhi salah satu gerai Indomaret di Nganjuk, pihak Indomaret buka suara. Mereka membenarkan bahwa video viral itu adalah gerai Indomaret yang berada di wilayah Nganjuk. Corporate Social Responsibility (CSR) Manager Indomaret Bambang Trijanto menyampaikan bahwa pada Sabtu (14/12) ada anggota Komunitas Kerajaan CB yang singgah di Indomaret tersebut.
Dikutip dari pemberitaan Jawa Pos Radar Solo pada Selasa (17/12), Bambang memastikan bahwa informasi yang sempat beredar di media sosial tidak seluruhnya benar. Termasuk diantaranya informasi berkaitan dengan gerai Indomaret itu merugi hingga jutaan rupiah. ”Informasi yang menyebutkan bahwa pihak Indomaret mengalami kerugian hingga Rp 4 juta tidaklah benar,” kata Bambang.
Berkaitan dengan gerai Indomaret yang dipakai untuk numpang istirahat, bahkan lorong-lorong minimarket digunakan untuk tidur dan merokok, Bambang menyampaikan bahwa pihaknya sangat menghargai pelanggan yang menggunakan fasilitas gerai Indomaret dengan baik. Dia memastikan akan terus berusaha meningkatkan layanan kepada setiap pelanggan.
”Ke depan, Indomaret akan terus berkomitmen menjaga kenyamanan dan keamanan di seluruh gerai Indomaret di seluruh Indonesia untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ungkap Bambang.