← Beranda

Kenang Sosok Cagub Malut Benny Laos, Mongol Stres: Baik dan Suka Bercanda

Muhammad RidwanSenin, 14 Oktober 2024 | 01.05 WIB
Komedian Ronny Imanuel alias Mongol Stres saat melayat ke rumah duka Benny Laos di Jakarta, Minggu (13/10). (Istimewa)

 

 
JawaPos.com - Komedian Ronny Imanuel alias Mongol Stres mengenang sosok calon gubernur (cagub) Maluku Utara (Malut) Benny Laos yang tewas dalam insiden ledakan speedboat di Pelabuhan regional Bobong, Desa Bobong, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Sabtu (12/10) kemarin.
 
Mongol menyebut, Benny Laos merupakan sosok yang baik dan humoris.
 
Baca Juga: Persebaya U-16 Tekuk Bali United U-16 di Matchday ke-6 Elite Pro Academy: Pembalasan Manis, Puncaki Klasemen
 
"Kalau bicara sosok, Mongol kenal beliau udah lama, bahkan waktu beliau jadi Bupati Morotai juga saya sudah beberapa puluh kali diundang dan beberapa puluh kali juga mendampingi beliau. Jadi saya tuh mengenal beliau adalah sosok yang baik baik banget, terus dia orangnya tuh suka becanda," kata Mongol di rumah duka, Jakarta, Minggu (13/10).
 
Mongol pun mengaku, dirinya mendapat nasihat dari Benny Laos. Ia menyebut, Benny Laos merupakan teladan bagi dirinya.
 
Baca Juga: Pemikir Out Of The Box: 10 Tanggal Lahir yang Berhasil Mencapai Kekayaan Bermodalkan Otak Cerdas dan Insting Visioner
 
"Pokoknya dia selalu manggil kita, Mongol kan sayang. Eh sayang di dunia entertain ngana harus begini, ngana harus begini. Jadi bener-bener menjadi teladan dan sosok yang membuat Mongol tuh sampai hari ini bertahan jadi stand up komedian, jadi seniman selama 13 tahun salah satunya adalah andil dari beliau," ucap Mongol.
 
Baca Juga: Mengintip Dua Mimpi Pemain Muda Persebaya Surabaya U-13 Asal Magetan Menembus Timnas Indonesia
 
Lebih lanjut, Mongol memastikan tidak akan pernah melupakan sosok Benny Laos. Sebab, Benny Laos merupakan sosok yang baik baginya.
 
"Jadi saya tidak akan pernah melupakan tentang kebaikan dan sosok beliau yang sangat berarti dalam hidup Mongol, baik dari sisi pribadi maupun karya," pungkas Mongol.
EDITOR: Banu Adikara