JawaPos.com - Bareskrim Polri saat ini sedang menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) untuk mengungkap aliran dana dan memblokir aliran uang para affiliator dugaan penipuan berkedok investasi ilegal, lewat trading binary.
Lantas apa itu PPATK?. PPATK adalah lembaga independen yang dibentuk dalam rangka mencegah dan memberantas tindak pidana pencucian uang.
Lembaga ini memiliki kewenangan untuk melaksanakan kebijakan pencegahan dan pemberantasaan pencucian uang, sekaligus membangun rezim anti pencucian uang dan kontra pendanaan terorisme di Indonesia. Hal ini tentunya akan sangat membantu dalam upaya menjaga stabilitas sistem keuangan dan menurunkan terjadinya tindak pidana asal (predicate crimes).
PPATK didirikan pada tanggal 17 April 2002, bersamaan dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2002 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang. Secara umum keberadaan lembaga ini dimaksudkan sebagai upaya Indonesia untuk ikut serta bersama dengan negara-negara lain, memberantas kejahatan lintas negara yang terorganisir seperti terorisme dan pencucian uang.
Sementara, dalam melaksanakan tugasnya, PPATK mempunyai empat fungsi. Pertama pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang, kedua pengelolaan data dan informasi yang diperoleh PPATK, ketiga pengawasan terhadap kepatuhan pihak pelapor, dan keempat analisis atau pemeriksaan laporan dan informasi transaksi keuangan yang berindikasi tindak pidana pencucian uang dan/atau tindak pidana lain.
Saat ini untuk mengungkap investasi ilegal berkedok trading binary option, Bareskrim Polri telah menggandeng PPATK. Setidaknya dari hasil kerja sama tersebut polisi sudah menetapkan 26 tersangka yang terkait investasi ilegal tersebut.
Untuk Binomo sudah ada empat tersangka, Mereka adalah, Indra Kesuma alias Indra Kenz selaku affiliator, Brian Edgar Nababan selaku Manager Development Binomo, Fakar Suhartami Pratama selaku guru Indra Kenz yang juga affiliator, dan Wiky Mandara Nurhalim sebagai admin grup Telegram trading Binomo.
Kemudian untuk platform Qoutex, Bareskrim Polri sudah menetapkan crazy rich asal Bandung, Jawa Barat Doni Salmanan sebagai tersangka. Saat ini Doni Salmanan sudah ditahan di Rutan Bareskrim Polri.
Selanjutnya untuk penipuan investasi robot trading DNA Pro sudah ada 12 tersangka yang ditetapkan Bareskrim Polri, mereka adalah FR, RK, RS, RU, YS, AB, ZII, JG, ST, FE, AS dan DV.
Lalu, kasus dugaan penipuan investasi bodong melalui aplikasi robot trading Fahrenheit sudah ada lima tersangka. Mereka adalah D, ILJ, DBC, MF dan Hendry Susanto.
Kemudian untuk, investasi bodong robot trading Viral Blast Global sudah ada empat tersangka. Mereka adalah RPW, Minggus Umboh, Zainal Hudha Purnama, dan Putra Wibowo.
Merujuk data dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pada (5/4) lalu, Kepala PPATK Ivan Yustiavandana, mengungkapkan total sebanyak 345 rekening yang telah diblokir. Dari rekening yang diblokir tersebut nilainya sebesar Rp 588 miliar.
"Per hari ini saja PPATK sudah memblokir Rp 588 miliar. Itu yang dibekukan PPATK terdiri dari 345 rekening," kata Kepala PPATK Ivan Yustiavandana.
Ivan menuturkan, PPATK masih terus menerima laporan terkait kasus investasi ilegal yang belakangan kian marak terungkap. Terbaru, PPATK mengungkapkan telah menerima laporan transaksi investasi bodong mencapai Rp 35 triliun.
"Total transaksi yang sudah dilaporkan kepada PPATK berjumlah lebih dari Rp 35 triliun yang terkait kasus investasi ilegal yang marak akhir-akhir ini," katanya.
Selain itu, Ivan Yustivandana mengatakan untuk mengungkap kasus dugaan penipuan investasi ilegal di Indonesia, pihaknya telah bekerja sama dengan Financial Intelligence Unit (FIU) dari negara lain.
Menurut Ivan, berdasarkan hasil koordinasi dengan mitra kerja PPATK dengan FIU tersebut, adanya aliran dana keluar negeri ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazahkstan, dan Swiss.
"Adanya aliran dana keluar negeri dalam jumlah signifikan ke rekening bank yang berlokasi di Belarusia, Kazahkstan, dan Swiss," ujar Ivan.
Ivan menambahkan, penerima dana dalam jumlah besar tersebut diduga merupakan pemilik dari platform Binomo yang berlokasi di Kepulauan Karibia dengan total dana selama periode September 2020-Desember 2021 sebesar 7,9 juta Euro. Bahkan kata dia, dari Binomo mengalir uang ke sejumlah situs judi online di Rusia.
"Dana tersebut kemudian ditransfer kembali dengan penerima akhir dana adalah entitas pengelola sejumlah situs judi online dan terafiliasi dengan situs judi di Rusia," katanya.
Menurut Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengatakan, peran dari lembaga PPATK sangatlah penting untuk mewujudkan Indonesia yang bersih dan bebas dari praktik terorisme, korupsi dan nakotika.
"Itu sangat penting bagi masa depan bangsa dan negara Indonesia agar tetap eksis sebagai negara yang berdaulat dengan peneggakan hukumnya, dan aman rakyatnya," tutur Mahfud kala itu.
Mahfud berujar, pesatnya perkembangan teknologi ini harus bisa dihadapi PPATK. Sebab seiring berkembangnya zaman, maka akan ada modus-modus baru yang dilakukan oleh oknum untuk melakukan kejahatan dengan cara pencucian uang.
"Pesatnya kemajuan teknologi kemudian perkembangan produk dan jasa keuangan dapat disalahgunakan oleh para pelaku kejahatan tindak pindana pencucian uang, tindak pidana terorisme, maupun tidak pidana lainnya. Ini tangangan besar yang harus dihadapi," pungkasnya.