JawaPos.com - Musik tahun 80-an dinilai sebagai era yang penuh dengan energi, eksperimen, dan video klip yang inovatif.
Dekade tersebut melahirkan banyak lagu hit abadi yang hingga kini masih sering diputar di berbagai platform.
Namun, ada beberapa permata tersembunyi yang sayangnya kini seolah tenggelam dalam ingatan publik.
Musik dari tahun 80-an bukan hanya tentang lagu yang catchy, tetapi juga perpaduan antara inovasi suara dan video klip yang unik.
Melansir dari Geediting.com, delapan lagu ini telah menjadi bagian penting dalam sejarah musik. Sudah waktunya kita kembali mendengarkan delapan hit yang terlupakan tersebut.
1. "Take on me" oleh A-ha
Band Norwegia, A-ha, menyajikan "Take on me" sebagai lagu definitive era 80-an. Lagu ini dibantu oleh video klip yang menggunakan teknik rotoscoping unik yang benar-benar inovatif. Kombinasi antara synth-pop yang catchy dan vokal Morten Harket yang khas menjadikannya karya ikonik.
2. "Don't You (Forget About Me)" oleh Simple Minds
Meskipun lagu ini adalah soundtrack wajib film The Breakfast Club, popularitasnya kini sedikit memudar. Namun, "Don't You (Forget About Me)" oleh Simple Minds tetap menjadi mahakarya abadi. Lagu ini terasa segar dan kuat, sama seperti saat pertama kali dirilis.
3. "Sweet Child O' Mine" oleh Guns N' Roses
Lagu hard rock klasik dari Guns N' Roses ini dipenuhi energi rock and roll yang mentah. Riff gitar ikonik Slash dan vokal Axl Rose yang emosional menjadikannya lagu yang tak lekang oleh waktu. Meskipun hit terbesar band, lagu ini kadang terlupakan di tengah playlist 80-an yang lebih pop.
4. "Africa" oleh Toto
"Africa" adalah lagu yang sangat unik dengan melodi kompleks, irama yang menarik, dan lirik yang melankolis. Lagu ini menciptakan suasana yang mendalam dan puitis, menjadikannya lebih dari sekadar pop song biasa. Kualitas produksinya masih terdengar luar biasa dan tidak ketinggalan zaman.
5. "I Wanna Dance with Somebody" oleh Whitney Houston
Lagu yang penuh semangat dari mendiang Whitney Houston ini adalah representasi sempurna dari dance-pop 80-an. Lagu ini adalah lagu wajib untuk pesta berkat vokal kuat Whitney dan beat yang sangat optimis. Rasanya mustahil untuk tidak ikut menari saat mendengarnya.
6. "Every Breath You Take" oleh The Police
Lagu ini sering disalahartikan sebagai lagu cinta yang romantis, padahal liriknya justru tentang obsesi dan pengawasan. Bassline yang sederhana namun kuat dan lirik yang meresahkan menunjukkan kejeniusan The Police. Meskipun populer, sering kali makna gelapnya terlupakan.
7. "Everybody Wants To Rule The World" oleh Tears for Fears
Lagu ini memiliki melodi yang ceria, namun liriknya membahas tema keserakahan dan kontrol politik yang gelap. Relevansinya dengan dunia saat ini tidak diragukan, dan suaranya tetap menyegarkan setelah lebih dari tiga dekade. Ini adalah mahakarya yang terlewatkan dan layak mendapatkan apresiasi lebih.
8. "Don't Stop Believin'" oleh Journey
Lagu ini adalah lagu anthem yang membangkitkan semangat dan memiliki lirik penuh harapan tentang pantang menyerah. Dengan chorus yang menggugah, lagu ini telah menginspirasi banyak generasi pendengar. "Don't Stop Believin'" adalah klasik abadi dari tahun 80-an yang pesannya masih relevan hingga hari ini.
Mengulang kembali lagu-lagu lama yang terlupakan ini adalah pengalaman yang sangat menyenangkan. Musik era 80-an memberikan nuansa nostalgia dan kualitas produksi yang luar biasa. Setiap lagu memiliki cerita dan nuansa tersendiri yang layak untuk dikenang.
Memori pendengaran kita harus selalu disegarkan dengan hit lama yang ternyata masih memiliki kekuatan besar. Ini membuktikan bahwa musik yang bagus benar-benar tidak mengenal batas waktu dan genre.