JawaPos.com - Selain film layar lebar, industri perfilman Indonesia juga diramaikan karya film pendek. Ada beberapa nama besar yang mengawali kariernya lewat format film singkat itu.
Berikut lima sutradara ternama Indonesia yang pernah menggarap film pendek. Lengkap dengan sinopsis serta akses menonton legalnya.
1. Ifa Isfansyah - Harap Tenang, Ada Ujian!
Sutradara ini pernah menggarap film-film populer seperti Sang Penari dan Garuda di Dadaku. Dia ternyata punya film pendek yang bisa diakses publik. Film pendek garapan Ifa Isfansyah berkisah tentang seorang anak yang berhadapan dengan imajinasinya sendiri, karena terlalu fokus belajar.
Film Harap Tenang, Ada Ujian! berlatar di Yogyakarta 2006, tepat saat terjadi gempa.
Dilansir dari laman festivalfilm.id (31/8), film ini berhasil meraih penghargaan Film Cerita Pendek Terbaik FFI 2006. Karya sutradara Ifa Isfansyah ini dapat ditonton di kanal YouTube Forka Films.
2. Joko Anwar - Fresh to Move On
Sutradara yang terkenal dengan cerita horor dan kelamnya ini ternyata pernah menggarap film pendek komedi romantis. Film pendek Fresh to Move On berkisah tentang seorang wanita (Tara Basro) yang mencoba move on dari kekasihnya (Fachri Albar), tetapi selalu dihalangi oleh semesta. Film ini bisa diakses secara legal melalui kanal YouTube Joko Anwar.
3. Yandy Laurens - Wan An
Yandy Laurens kini dikenal dengan film-film keluarganya yang hangat dan menyentuh, seperti Keluarga Cemara dan Sore: Istri dari Masa Depan.
Ternyata, di awal kariernya Yandy sudah menunjukkan ketertarikannya terhadap tema keluarga.
Salah satu film pendek Yandy yang menarik adalah Wan An. Bercerita tentang sepasang suami istri lansia yang sama-sama takut kehilangan, namun kematian justru jadi perekat hubungan mereka.
Dilansir dari laman festivalfilm.id, Wan An meraih penghargaan Film Cerita Pendek Terbaik FFI 2012. Film Wan An dapat ditonton legal di kanal YouTube Yandy Laurens.
Baca Juga: Bikin Heboh, Kentaro Sakaguchi Muncul di Trailer Film Pendek 'DREAM' milik Lisa BLACKPINK
4. Wregas Bhanuteja - Lemantun
Wregas, sutradara film Penyalin Cahaya dan Budi Pekerti ini pernah membuat film pendek berjudul Lemantun. Kisahnya sederhana namun mengena, tentang seorang ibu yang membagikan lemari warisan kepada anak-anaknya, namun justru memicu konflik kecil yang penuh makna. Lemantun pernah menyabet penghargaan Film Pendek Terbaik di XXI Short Film Festival 2015. Film ini dapat ditonton di kanal YouTube Wregas Bhanuteja.
5. Ryan Adriandhy - Prognosis
Komika sekaligus sutradara film Jumbo, Ryan Adriandhy menampilkan kisah menyentuh melalui film pendek animasinya, Prognosis. Film pendek ini bercerita tentang seorang bocah yang menemukan robot di pinggir sungai. Robot inilah yang menjadi penghubung cerita, antara si bocah dengan ayahnya.
Prognosis meraih penghargaan Film Animasi Pendek Terbaik di FFI 2020. Penonton bisa menikmati Prognosis melalui kanal YouTube Ryan Adriandhy.
Film-film pendek ini menjadi bukti bahwa karya singkat pun bisa meninggalkan kesan mendalam dan menjadi bagian penting dari perjalanan seorang sutradara. Bagi penonton, film pendek bisa menjadi cara mengenal lebih dekat pembuat film, sebelum mereka menelurkan karya besar di layar lebar.