← Beranda
Fast and Furious 11 Resmi Rilis 2027 Mendatang, Namun Dikhawatirkan Abaikan Cerita Fast X dan Fokus ke Alur Baru
Risma Azzah FatinKamis, 3 Juli 2025 | 03.59 WIB
Vin Diesel sebagai Dominic Toretto dalam film Fast and Furious. (IMDb)

JawaPos.com – Setelah penantian panjang, film Fast and Furious 11 akhirnya dipastikan akan tayang pada musim semi tahun 2027.

Vin Diesel selaku pemeran utama sekaligus produser mengumumkan kabar tersebut dalam ajang Fuel Fest di Los Angeles.

Film ini akan menjadi penutup dari Fast Saga dan menjanjikan kembalinya elemen balap jalanan yang menjadi ciri khas awal waralaba.

Berikut 4 hal yang dikhawatirkan banyak penggemar akan alur cerita Fast and Furious 11, seperti dilansir dari laman Comic Book Resources pada Rabu (2/7).

1. Vin Diesel Umumkan Jadwal Rilis Fast and Furious 11 pada 2027

Setelah mengalami sejumlah penundaan, Vin Diesel akhirnya mengumumkan bahwa film Fast and Furious 11 dijadwalkan tayang pada musim semi tahun 2027.

Penundaan ini terjadi setelah Universal Pictures kesulitan menemukan alur cerita yang dianggap tepat untuk menutup Fast Saga. Sebelumnya, film ini direncanakan rilis pada 2025 dan sempat diundur ke 2026.

Kini, dengan jadwal pasti pada 2027, penggemar bisa kembali menantikan akhir perjalanan dari waralaba aksi yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade tersebut.

2. Fast and Furious 11 Akan Kembali Fokus ke Balap Jalanan, Tinggalkan Tema Mata-Mata

Dalam pengumumannya, Diesel menyebut bahwa Fast and Furious 11 akan kembali ke akar waralaba, yaitu balap jalanan.

Hal ini dianggap sebagai langkah menyenangkan bagi penggemar lama yang merasa cerita Fast mulai kehilangan identitas sejak beralih ke cerita mata-mata internasional dan misi penyelamatan dunia.

Meskipun begitu, banyak pihak yang mengkhawatirkan bahwa kembalinya fokus ke balap jalanan bisa mengganggu kesinambungan alur dari Fast X, yang ditutup dengan berbagai adegan penuh ketegangan dan belum terselesaikan.

Transisi ini dianggap berisiko, terutama jika tidak mengintegrasikan konflik yang sudah dibangun sejak film sebelumnya.

3. Kembalinya Brian O’Conner dengan CGI dan Arsip Picu Pro-Kontra di Kalangan Penggemar

Vin Diesel juga mengungkap bahwa karakter Brian O’Conner, yang diperankan oleh mendiang Paul Walker, akan kembali muncul dalam Fast and Furious 11.

Namun, Diesel belum menjelaskan secara rinci metode yang akan digunakan, meskipun diperkirakan menggunakan kombinasi rekaman arsip dan CGI untuk membangkitkan kembali karakter ikonik tersebut.

Keputusan ini memicu pro dan kontra. Banyak penggemar merasa senang karena kembalinya Brian akan memberi penutupan emosional, tetapi sebagian lainnya menganggap penggunaan CGI untuk aktor yang telah wafat dapat dianggap tidak menghormati.

Selain itu, teknologi yang digunakan belum tentu mampu menampilkan sosok yang realistis dan berkesan seperti aslinya.

4. Fast and Furious 11 Dikhawatirkan Abaikan Alur Cerita Fast X

Fast X diakhiri dengan cliffhanger besar yang menempatkan setiap karakter dalam situasi kritis, dari terdampar di Kutub Utara hingga menghadapi ledakan besar.

Namun, pengumuman terbaru Diesel tidak memberikan kejelasan apakah Fast and Furious 11 akan melanjutkan alur tersebut secara langsung atau mengambil pendekatan baru yang berbeda.

Kekhawatiran muncul bahwa film terakhir ini akan mengabaikan konflik Dante Reyes, yang dianggap sebagai salah satu penjahat terbaik dalam seri.

Jika cerita Fast X diselesaikan dalam spinoff Hobbs and Reyes, maka Fast 11 bisa kehilangan bobot naratifnya.

Hal ini bisa mengecewakan penggemar yang mengharapkan penutupan yang memuaskan dari saga panjang ini.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho