JawaPos.com – Film animasi merupakan tontonan yang cocok disaksikan semua usia. Hal ini dikarenakan visualnya yang beragam dan menarik membuat film animasi dapat mengundang perhatian anak-anak.
Identik dengan anak-anak, banyak film animasi yang menggambarkan kesan lucu serta selalu bahagia dalam setiap adegan yang ditampilkan.
Namun, tidak semua film animasi menampilkan kebahagiaan dan keceriaan dalam setiap cerita beserta adegannya.
Berikut lima rekomendasi film animasi mengajarkan arti kehilangan yang dirangkum Jawa Pos dari IMDb.
1. Coco
Coco merupakan film yang dirilis pada tahun 2017 dan diproduksi oleh disney serta pixar animation.
Coco bercerita tentang kehidupan seorang anak bernama Miguel.
Miguel sangat terobsesi dengan musik sedangkan keluarganya sangat membenci hal yang berbau musik.
Hal ini menurut keluarga Miguel, Kakek canggahnya meninggalkan keluarganya hanya demi musik.
Karena hal tersebut menciptakan kebencian oleh nenek canggah Miguel terhadap musik, Dia bersumpah bahwa akan membenci musik hingga diturunkan kepada anak cucunya kelak.
Namun, hal itu tidak merubah keyakinan terhadap mama coco yang merupakan nenek buyut Miguel.
Mama Coco akan selalu mengingat ayahnya selamanya, walaupun semua anggota keluarganya berusaha untuk melupakannya.
Yang menjadi unik dari film coco ini ialah menceritakan dua kehidupan, yakni dunia nyata dan dunia kematian.
Diadaptasi dari ritual di Mexico bernama Dia De Muertos, Dimana dalam perayaan ini bertujuan untuk menyambut pulang keluarga yang telah tiada dari dunia kematian untuk kembali ke dunia nyata.
Keangkuhan Miguel terhadap keluarganya membuat dia dikutuk dan terjebak dalam dunia kematian.
Namun.tanpa disadari dia bertemu ayah dari mama coco atau kakek canggahnya.
Puncak cerita pada film ini berada saat kakek canggah Miguel akan selamanya hilang di dunia kematian bjla orang di dunia nyata telah meninggal dan melupakannya.
Hal ini menjadi ketakutan bagi Miguel karena satu-satunya orang yang mengingat kakek canggahnya hanya nenek buyutnya yaitu mama coco.
Miguel berusaha untuk kembali ke dunia nyata guna mengingatkan kakek canggahnya kepada mama coco dan kepada semua anggota keluarganya agar kakek canggahnya dapat bertahan di dunia kematian.
2. Toy Story 3
Toy Story 3 dirilis pada tahun 2010, Film ini merupakan film ketiga dalam film Toy Story.
Film ini bercerita tentang seorang anak bernama Andy yang suka bermain dan sangat menyukai mainannya.
Dalam film ini diceritakan bahwa para mainan itu hidup sekaligus memiliki perasaan serta akal layaknya manusia.
Suatu ketika setalah Andy beranjak dewasa, Andy akan pergi kuliah dan tinggal di Asrama kampus.
Hal ini menjadikan para mainannya cemas akan kehidupan mereka kelak setelah kepergian Andy untuk berkuliah.
Banyak lika-liku yang dilakukan mainan Andy untuk dapat bertahan dan bersama-sama.
Hingga akhirnya mainan Andy memutuskan untuk meninggalkan Andy dan memilih tuan baru.
Hal ini memicu kesedihan dikarenakan diakhir cerita ditampilkan, Saat Andy akan pergi dan meninggalkan mainannya, Andy mengucapkan terima kasih atas masa-masa indah bersama dengan mainannya diwaktu kecil.
3. Up
Film Up dirilis pada tahun 2010, Diproduksi oleh disney serta pixar animation.
Menceritakan tentang kehidupan seorang bernama Carl Fredrickson yang baru saja ditinggalkan istrinya Ellie meninggal dunia.
Carl sudah menyukai istrinya sejak masih kecil, yang menjadikan dia mencintai Ellie dikarenakan visi misi mereka sama.
Sejak masih kecil mereka berjanji bahwa akan pergi bersama ke Paradise Falls.
Setelah Carl dan Ellie menikah banyak lika-liku kehidupan yang menghambat cita-cita mereka bisa terwujud.
Mulai dari Ellie mengalami keguguran kesedihan tidak dapat memiliki anak hingga krisis ekonomi yang menjadikan mimpi mereka untuk pergi ke Paradise Falls jadi tertunda..
Hingga suatu ketika saat Carl pensiun dia menggunakan dana pensiunnya untuk membeli tiket ke Paradise Falls.
Namun, Sebelum hal itu terwujud Ellie jatuh sakit dan meninggal dunia.
Yang membuat sedih dari film ini ialah, Saat istri Carl meninggal dunia Carl berjanji akan tetap memenuhi keinginan istrinya dengan pergi ke Paradise Falls walaupun banyak rintangan yang dihadapinya.
4. The Lion King
The Lion King menceritakan kisah anak mahkota hutan bernama Simba, Yang merupakan anak pasangan dari raja hutan bernama Mufasa dan ratu hutan bernama Sarabi.
Kelahiran Simba memunculkan kebencian dari adik Mufasa bernama Scar.
Menurut Scar kelahiran Simba membuatnya tidak dapat mewarisi tahta kakaknya Mufasa.
Hingga akhirnya Scar bersekongkol dengan kawanan Hyena jahat dan membuat rencana untuk melawan Mufasa dan Simba guna bisa menjadi raja hutan selanjutnya.
Upaya Scar untuk menghabisi Simba dan Mufasa kurang beruntung dikarenakan Simba berhasil bertahan tetapi Mufasa tewas karena berusaha melindungi anaknya.
Yang menyayat hati pada film ini ialah merupakan perjuangan Mufasa sebagai ayah guna melindungi anaknya Simba penuh dengan banyak pengorbanan.
5. Finding Nemo
Finding Nemo menceritakan kisah seekor ikan badut bernama Marlin dan anak satu-satunya bernama Nemo.
Nemo dan ayahnya hanya hidup berdua setalah tragedi yang menimpa ibu bersama saudara-saudaranya karena serangan hiu.
Suatu ketika saat Nemo masuk sekolah ayahnya terlalu over protektif terhadap Nemo.
Hingga akhirnya membuat Nemo muak akan sikap ayahnya yang melarangnya melakukan apapun.
Nemo menantang ayahnya dengan berenang mendekati kapal dan menyentuh kapal tersebut.
Setelah mendekati kapal itu, Nemo berenang kembali menuju ayahnya. Namun, sebelum nyampek Nemo ditangkap oleh seorang penyelam serta dibawa dan dimasukkan ke dalam aquarium.
Melihat anaknya dibawa oleh penyelam membuat Marlin ayah Nemo untuk terus mencari anaknya walau bermil-mil jauhnya.
Dalam sebuah perjalanan Marlin bertemu seekor ikan berwarna biru bernama Dory.
Dalam perjalanannya mencari Nemo, Marlin harus menghadapi bahayanya berenang dilaut lepas, serangan ikan-ikan besar, ubur-ubur dan dimakan ikan paus.
Namun, Marlin tetap yakin untuk terus dapat menemukan dan membawa Nemo pulang.
Sosok Marlin sangat menyentuh hati karena perjuangannya untuk menemukan anaknya akan dilakukan walau nyawa taruhannya
***