← Beranda

Masih Jadi teka-teki? Ini Penjelasan Ending Film Siksa Kubur (2024), Simak Teori Lengkapnya!

Mellyna Putri DiniarRabu, 17 April 2024 | 23.10 WIB
Poster dan salah satu adegan di film Siksa Kubur (2024) karya Joko Anwar. / Sumber Foto: (X/@WatchmenID)

 

JawaPos.com – Film horor psikologi dan religi Siksa Kubur (2024) telah menarik perhatian penonton dengan ending yang membingungkan dan penuh teka-teki bagi beberapa penonton.

Di akhir cerita, kita melihat Adil (diperankan oleh Reza Rahardian) berusaha menolong Sita (Faradina Mufti) keluar dari kuburan Pak Wahyu (Slamet Rahardjo) setelah mengalami siksaan yang mengerikan. 

Keduanya terlihat tertatih-tatih, dengan mata dan leher Adil yang bengkak, mencoba menyelamatkan diri. Namun, tiba-tiba terdengar suara misterius, “Manrobbuka,” yang menambah ketegangan.

Pertanyaan yang muncul adalah: apa yang sebenarnya terjadi? Berikut adalah penjelasan yang mungkin bisa menjawab rasa penasaran Anda.

Baca Juga: Intip Profil Pemeran Siksa Kubur Afrian Arisandy, dari Guru Agama SMK di Sidoarjo hingga ke Layar Lebar

Teori Kematian dan Halusinasi

Menurut interpretasi yang populer, salah satunya interpretasi akun TikTok seorang penikmat film, @hendrabudy, Rabu (17/4), Sita dan Adil sebenarnya telah meninggal sejak awal Sita memasuki kuburan Pak Wahyu. 

Bukti yang mendukung teori ini adalah saat Sita pertama kali terjebak, lubang pipa tempat dia berada sudah tertutup tanah, dan teriakannya tidak terdengar oleh Adil. 

Selanjutnya, dari kehadiran ular yang melewati Adil di salah satu adegan, sebenarnya Adil juga diduga telah meninggal setelah dipatok ular di mata kiri  dan lehernya.

Adegan-adegan horor yang terjadi di panti jompo dan flashback masa kecil Sita kemudian diinterpretasikan sebagai halusinasi Sita yang sedang kekurangan oksigen sebelum meninggal. 

Ini didasarkan pada gagasan yang terus ditekankan melalui video yang dilihat Sita di paruh pertama film, bahwa otak manusia masih aktif dan mengingat momen-momen penting atau penyesalan dari kehidupan seseorang sebelum kematian. 

Dengan demikian, semua adegan tersebut merupakan proyeksi khayalan Sita, termasuk semua adegan horror yang terjadi di panti jompo tak terkecuali adegan mesin cuci, dan semua adegan setelahnya.

Teori halusinasi Sita ini juga didasari oleh adegan terakhir di mana Bu Nani (yang diperankan oleh Christine Hakim) ternyata masih hidup dan sedang mengobrol dengan suaminya.

Baca Juga: 5 Fakta Film Siksa Kubur, Mulai dari Menggunakan Kuburan Asli hingga Kejadian Aneh saat Syuting

Siapa itu Ismail yang terus menghantui Sita

Ismail diceritakan sebagai anak lelaki yang juga tinggal di pesantren di mana Adil dan Sita sempat tinggal. Ismail merupakan korban perilaku bejat Pak Ilham yang telah berganti nama menjadi Pak Wahyu.

Apa hubungan Sita dan Ismail yang terus menghantuinya? Hal ini bisa dijelaskan melalui makam ‘I Masbeth’ yang terkubur di samping makam Pak Wahyu.

I Masbeth diduga sebagai Ismail yang berhasil kabur dari pesantren dan sempat melanjutkan hidup hingga ia dewasa dan memiliki keluarga. 

Namun, karena trauma yang disebabkan oleh pelecehan seksual yang dilakukan oleh Pak Wahyu, Ismail tumbuh menjadi I Masbeth, seorang pembunuh berantai semasa hidupnya. 

Hal ini didasari oleh film pendek karya Joko Anwar yang berhubungan erat dengan film Siksa Kubur (2024) dengan judul ‘Grave Torture’ yang dirilis delapan tahun lalu.

Jika dihubungkan dengan narasi yang dibangung di film, bagaimana siksa kubur yang dialami seseorang akan berbeda tergantung ketakutan terbesar tiap individu, dapat diartikan bahwa ketakutan terbesar I Masbeth adalah pada saat masa kecilnya di mana ia meminta tolong, tetapi tidak ada yang menolong.

Karena Sita masuk ke kuburan Pak Wahyu yang juga bersebelahan dengan kuburan I Masbeth ini, Sita ikut merasakan ketakutan yang dialami Ismail, bagaimana ia meminta tolong namun tidak ada yang dapat menolongnya, termasuk Sita.

Baca Juga: Sinopsis Siksa Kubur Karya Joko Anwar, Film Horor Menegangkan yang Akan Tayang di Lebaran 2024 Ini

Ketakutan Terbesar Sita

Ketakutan terbesar Sita adalah kebenaran tentang siksa kubur yang sering diceritakan orang-orang. Di akhir film, dia melihat Pak Wahyu disiksa, yang menegaskan ketakutannya itu. 

Pertanyaan ‘Manrobbuka’ yang berarti ‘Siapa Tuhanmu?’ yang muncul saat Sita dan Adil tertatih-tatih dan terkejut bisa diartikan sebagai panggilan dari alam baka, menanyakan pertanyaan malaikat di alam kubur setelah kematian.

Hal ini pun didukung dengan dialog Adil di adegan tersebut di mana Adil mengatakan pada Sita bahwa mereka tidak bisa lari dan kabur bersama-sama dan harus mengurus diri mereka masing-masing.

Dialog tersebut mengindikasikan bahwa, apa yang terjadi setelah adegan itu, akan menjadi tanggung jawab mereka masing-masing di alam kubur. Visualisasi siksaan yang mereka alami pun akan berbeda tergantung kehidupan mereka di dunia.

Kesimpulannya, ending film Siksa Kubur mungkin sengaja dibuat ambigu untuk memungkinkan berbagai interpretasi. 

Apakah yang kita lihat adalah realitas atau hanya halusinasi Sita, itu terserah penonton untuk memutuskan. Yang jelas, film ini berhasil memainkan emosi penonton dan meninggalkan kesan yang mendalam.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti