← Beranda

Antibakteri hingga Mencegah Stroke, 13 Manfaat Tak Terduga Bawang Merah untuk Kesehatan Tubuh yang Perlu Anda Ketahui

Alfi YudaSabtu, 1 November 2025 | 04.22 WIB
Ilustrasi bawang merah.

JawaPos.com - Bawang merah adalah bumbu wajib yang hampir selalu tersedia di dapur kita, berfungsi sebagai penguat rasa alami dalam berbagai jenis masakan.

Di balik kegunaannya sebagai penyedap, umbi-umbian dengan aroma tajam ini ternyata menyimpan segudang manfaat bawang merah yang luar biasa untuk kesehatan tubuh.

Berdasarkan laman puskesmasbanyumulek-dikes.lombokbaratkab.go.id, beberapa nutrisi yang terkandung di dalam bawang merah meliputi:

Baca Juga: Atasi Rambut Rontok Menggunakan Bawang Merah: Cara Alami yang Membuat Rambut Makin Sehat Walau Bau Menyengat

  • Karbohidrat dan Protein
  • Serat
  • Mineral (Zat besi, Kalsium, Magnesium, Kalium, Zinc atau Seng)
  • Folat

Tak hanya itu, Klikdokter.com juga menyatakan bahwa bawang merah mengandung senyawa sulfur organik dan berbagai macam antioksidan penting. Antioksidan ini termasuk flavonoid, polifenol, quercetin, dan saponin.

Bawang merah tidak hanya menambah sensasi rasa pada masakan, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan bagi kesehatan tubuh Anda secara menyeluruh. Berikut sederet manfaat bawang merah yang sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: 10 Manfaat Bawang Merah Mentah untuk Kesehatan: Rahasia Alami yang Jarang Diketahui

  1. Menstabilkan Kadar Gula Darah

Salah satu khasiat terbesar bawang merah adalah kemampuannya menurunkan kadar gula darah. Bawang merah mengandung quercetin dan senyawa sulfur organik yang berperan penting dalam meningkatkan produksi insulin. Ini menjadikan bawang merah aman dikonsumsi dan bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2, terbukti mampu memicu penurunan kadar gula darah yang signifikan.

  1. Menguatkan dan Menjaga Kesehatan Tulang

Osteoporosis, yang sering menyerang wanita pascamenopause, bisa dicegah dengan konsumsi bawang merah. Manfaat bawang merah mentah dapat melindungi tubuh dari kerusakan tulang dan secara optimal meningkatkan massa tulang. Penelitian menunjukkan, wanita berusia 50 tahun ke atas yang rutin makan bawang merah memiliki kepadatan tulang yang lebih baik.

  1. Mengurangi Risiko Kanker

Bawang merah sangat bermanfaat dalam upaya mengurangi risiko beberapa jenis kanker. Studi mengaitkan konsumsi bawang yang meningkat dengan penurunan risiko kanker lambung, usus besar, prostat, bahkan dipercaya bermanfaat untuk mencegah kanker payudara. Senyawa pelindung di dalamnya bekerja melawan perkembangan sel abnormal.

  1. Menurunkan Risiko Penyakit Alzheimer

Bawang merah kaya akan flavonoid yang sangat mendukung fungsi kognitif otak. Konsumsi rutin dapat menurunkan risiko penyakit Alzheimer, kondisi penurunan fungsi otak yang progresif dalam mengingat, belajar, dan berpikir.

  1. Melawan Bakteri Berbahaya (Antibakteri)

Bawang merah berfungsi sebagai agen antibakteri alami, mampu melawan berbagai bakteri berbahaya seperti E. Coli, S. aureus, dan Bacillus cereus. Bahkan, ekstrak bawang merah dapat menghambat pertumbuhan bakteri Helicobacter pylori yang sering memicu tukak lambung dan kanker pencernaan.

  1. Menjaga Jantung dan Mencegah Stroke

Bawang merah tinggi antioksidan dan kaya akan senyawa sulfur organik. Kandungan ini sangat penting untuk mengurangi kadar kolesterol dan membantu memecah gumpalan darah, sehingga dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

  1. Meningkatkan Kesehatan Pencernaan dan Usus

Bawang merah adalah sumber serat dan prebiotik yang luar biasa. Prebiotik adalah makanan bagi bakteri baik di usus. Dengan mengonsumsi bawang merah, peradangan di usus berkurang, jumlah bakteri baik meningkat, dan secara keseluruhan fungsi kekebalan tubuh pun ikut membaik.

  1. Meredakan Gejala Asma

Senyawa kimia dalam bawang merah dipercaya mampu mengurangi pembengkakan dan sesak pada paru-paru yang berkaitan dengan gejala asma. Selain menjadi bumbu, ekstrak umbi bawang sering digunakan dalam pengobatan tradisional untuk masalah pernapasan.

  1. Meningkatkan Daya Ingat (Memori)

Bawang merah mengandung inulin, sejenis serat prebiotik larut yang bermanfaat untuk bakteri usus sehat. Kesehatan usus yang baik ternyata berdampak positif pada suasana hati dan kinerja otak, termasuk meningkatkan memori dan kemampuan berpikir.

  1. Mengatasi Masalah Rambut Rontok

Jus atau sari bawang merah sering dijadikan pengobatan rumahan untuk mengatasi rambut rontok, ketombe, dan kulit kepala gatal. Penelitian kecil menunjukkan bahwa mengoleskan sari bawang merah dapat merangsang pertumbuhan rambut, bahkan pada kasus alopecia areata (gangguan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kerontokan rambut).

  1. Menjaga Kesehatan Mulut

Senyawa belerang yang bersifat antibakteri dalam bawang merah membantu melawan bakteri penyebab bau mulut, kerusakan gigi, dan masalah gusi. Selain itu, konsumsi bawang merah juga dapat membantu mengurangi risiko terkena kanker mulut.

  1. Bermanfaat untuk Kecantikan Kulit (Anti-Penuaan dan Jerawat)

Kandungan antioksidan (terutama Vitamin C dan E) dan fitokimia pada bawang merah dapat melawan radikal bebas yang memicu penuaan dini, garis halus, dan flek hitam.

  • Mengobati Jerawat: Sifat antimikroba dan anti-inflamasi membantu mengeringkan dan mencegah infeksi jerawat.
  • Mencerahkan Kulit: Antioksidan dan vitaminnya membantu meregenerasi sel kulit, sehingga wajah kusam bisa terlihat lebih cerah.
  1. Menurunkan Kadar Kolesterol Total

Meskipun tidak banyak mengurangi trigliserida, bawang merah terbukti memperbaiki profil lipid darah secara keseluruhan. Ia membantu memperbaiki rasio kolesterol baik (HDL) dan mengurangi kolesterol jahat (LDL) serta kolesterol total.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho