← Beranda

Tak Hanya Hidrasi, Simak 7 Cara Menghadapi Cuaca Panas

Rabbany WanadrianiRabu, 15 Oktober 2025 | 01.53 WIB
ilustrasi orang yang kepanasan. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Saat suhu cuaca panas melonjak, menjaga tubuh tetap terhidrasi sangatlah penting.

Namun, hidrasi saja tidak cukup untuk melindungi diri dari risiko panas ekstrem.

Tubuh membutuhkan kombinasi kebiasaan cerdas, penyesuaian gaya hidup, dan nutrisi untuk benar-benar mengatasi panas dan menghindari penyakit terkait panas.

Misalnya pakaian yang ringan, longgar, dan berwarna terang memungkinkan tubuh Anda bernapas dan memantulkan panas, alih-alih menyerapnya.

Baca Juga: Masih Percaya Harus Minum 8 Gelas Air Sehari? Ini Mitos dan Fakta Hidrasi yang Bikin Kaget!

Dilansir English jagran, mari simak tujuh cara menghadapi cuaca panas yang perlu Anda ketahui.

  1. Atur waktu aktivitas luar ruangan

Hindari keluar rumah selama jam-jam puncak panas, biasanya antara pukul 11 pagi hingga pukul 4 sore.

Rencanakan aktivitas fisik pada pagi hari atau sore hari saat suhu lebih dingin.

Baca Juga: Manfaat Bengkoang untuk Kesehatan Pencernaan, Imunitas, Hidrasi Tubuh, Jantung, dan Berat Badan

  1. Prioritaskan naungan dan ventilasi

Saat berada di luar ruangan, carilah area yang teduh. Di dalam ruangan, gunakan kipas angin, pendingin ruangan, atau AC untuk menjaga kenyamanan.

Ventilasi yang baik mengurangi risiko penumpukan panas, terutama di ruangan yang ramai.

  1. Konsumsi makanan ringan dan bergizi

Makanan berat dan berminyak dapat meningkatkan suhu tubuh.

Fokuslah pada salad, sayuran, dan buah-buahan kaya air seperti semangka, mentimun, dan jeruk untuk menjaga tubuh tetap dingin secara alami.

  1. Lindungi kulit

Kulit terbakar dapat mempersulit tubuh Anda untuk mendingin.

Selalu gunakan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi, kenakan topi, dan gunakan payung saat keluar rumah.

  1. Dengarkan tubuh

Gejala seperti keringat berlebih, pusing, kram otot, atau mual dapat menandakan awal kelelahan akibat panas.

Pendinginan, istirahat, dan penggantian cairan segera sangat penting. Cari pertolongan medis jika gejalanya menetap.

  1. Tetap waspada terhadap kelompok rentan

Bayi, lansia, dan pengidap penyakit kronis sangat sensitif terhadap panas.

Perhatian ekstra, asupan cairan teratur, dan lingkungan yang sejuk sangat penting untuk keselamatan mereka.

  1. Keseimbangan elektrolit

Meskipun perlu minum air putih, keringat berlebih dapat menguras garam-garam penting.

Mengonsumsi air kelapa atau minuman kaya elektrolit dapat membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho