← Beranda

8 Kebiasaan Unik Gen Z di Transportasi Publik yang Diam-diam Mengganggu Penumpang Lain

Aunur RahmanRabu, 1 Oktober 2025 | 02.15 WIB
Ilustrasi seorang remaja berdiri di transportasi umum dengan tas ransel. (Freepik)

JawaPos.com - Generasi Z sering membawa kebiasaan unik mereka dari dunia digital ke ruang publik, dan transportasi umum tidak menjadi pengecualian.

Meskipun niatnya mungkin hanya mencari kenyamanan pribadi, perilaku mereka seringkali mengusik ketenangan penumpang lainnya.

Kebiasaan ini menciptakan ketidaknyamanan yang dirasakan banyak orang, meskipun jarang disampaikan secara terbuka.

Melansir dari Geediting.com Selasa (30/9), ada delapan kebiasaan yang dilakukan Generasi Z saat bepergian dan kerap dianggap mengganggu.

Kebiasaan ini sering muncul karena mereka terlalu tenggelam dalam dunia pribadi mereka. Mari kita cermati delapan perilaku tersebut agar kita semua bisa lebih peka.

1. Teater TikTok (Audio Tanpa Headphone)

Satu di antara perilaku yang paling mengganggu, mereka sering memutar video atau audio keras tanpa menggunakan headphone. Suara video dari platform TikTok atau lainnya memaksa seluruh gerbong untuk ikut mendengarkannya. Sikap ini menunjukkan kurangnya kesadaran akan ruang bersama.

2. Berkemah di Pintu Masuk

Pria dan wanita muda ini sering kali berdiri persis di ambang pintu masuk dan keluar, seolah itu adalah tempat strategis terbaik. Hal ini membuat orang lain kesulitan keluar masuk, menciptakan kerumitan seperti bermain game Tetris. Pintu masuk haruslah lancar, karena itu adalah paru-paru pergerakan kereta.

3. Medan Kekuatan Ransel

Saat jam sibuk, ransel berukuran besar yang mereka kenakan menjadi seperti perusak yang tidak disengaja. Ransel itu bergerak belakangan, menabrak tiga tulang kering penumpang yang lain. Seolah mereka mengklaim radius ruang tertentu hanya untuk diri sendiri.

4. Mengubah Kursi Menjadi Unit Penyimpanan

Mereka sering menggunakan kursi kosong di sebelah mereka untuk menyimpan tas, hasil belanja, atau perlengkapan gym. Barang-barang pribadi ini seolah menjajah ruang yang seharusnya tersedia untuk diduduki penumpang lain. Sebaiknya letakkan tas di pangkuan atau di antara kedua kaki Anda.

5. Prioritas Konten daripada Komuter

Gen Z sering kali lebih mengutamakan pembuatan konten, seperti merekam video GRWM di kereta atau bus. Mereka membiarkan keyboard dan pratinjau gawai mengeluarkan suara keras, yang mengganggu ketenangan. Ganti gawai ke mode senyap dan matikan suara keyboard selama perjalanan.

6. Volume Berlebihan dari Earbud

Meskipun menggunakan earbud, volume musik mereka sering bocor dan terdengar oleh penumpang di sebelahnya. Kebocoran suara ini seperti parfum, jika Anda bisa menciumnya, seluruh gerbong juga akan merasakannya. Sebaiknya atur volume headphone Anda pada tingkat normal manusia.

7. Membawa Makanan Berbau Kuat

Mereka cenderung membawa makanan berbau tajam atau berpotensi kotor, seperti burrito atau makanan bersaus ke dalam kendaraan. Ini mengganggu kenyamanan indra penciuman orang lain. Makanan ringan yang tidak berbau atau berceceran adalah pilihan yang jauh lebih baik.

8. AirDrop atau Meme Spam Tak Diundang

Mereka sering mengirim meme atau gambar yang tidak diminta melalui AirDrop ke gawai orang asing di dekatnya. Perilaku ini membuat gawai orang lain terus berbunyi notifikasi persetujuan yang mengganggu. Anda sama sekali tidak wajib ikut serta dalam plot yang tidak diminta.

Kebiasaan-kebiasaan ini muncul ketika seseorang terlalu fokus pada kenyamanan pribadinya tanpa mempertimbangkan lingkungan sekitar. Mereka menjadi sangat tenggelam dalam ruang digital masing-masing dan melupakan norma ruang bersama. Perlu ada kesadaran kolektif untuk menciptakan perjalanan yang lebih nyaman.

Transportasi umum harus dipandang sebagai proyek kelompok tanpa nilai kurva yang harus dijaga bersama-sama. Tindakan kecil, seperti mengecilkan volume atau memindahkan ransel, dapat menciptakan suasana beradab.

EDITOR: Novia Tri Astuti