← Beranda

7 Kebiasaan yang Membuat Orang di Sekitar Tidak Menjadi Dekat Secara Emosional dan Menjauh dari Anda

Vindi Rayinda AyudyaMinggu, 28 September 2025 | 01.59 WIB
Ilustrasi orang yang dijauhi. (Freepik)

 

JawaPos.Com - Setiap orang tentu ingin memiliki hubungan yang hangat, penuh kepercayaan, dan dekat secara emosional dengan orang-orang di sekitarnya. 

Baik itu dengan keluarga, pasangan, teman, maupun rekan kerja, ikatan emosional yang kuat dapat menciptakan kehidupan sosial yang lebih sehat dan membahagiakan.

Namun, tanpa disadari, ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang justru menjadi penghalang dalam membangun kedekatan tersebut. 

Seperti yang dilansir Jawa Pos dari Geediting.com, setidaknya ada 7 kebiasaan yang sering dilakukan tanpa sadar, tetapi membuat orang lain merasa tidak nyaman, menjauh, atau enggan untuk membuka diri lebih jauh.

Lalu, apa saja kebiasaan yang perlu dihindari agar hubungan kita dengan orang lain tidak renggang? Berikut penjelasan lengkapnya.

1. Tidak Mendengarkan Secara Aktif

Mendengarkan bukan hanya soal membiarkan orang lain berbicara, tetapi juga soal memberi perhatian penuh, merespons dengan tulus, dan memahami apa yang mereka maksudkan.

Jika Anda sering terlihat tidak fokus atau hanya mendengarkan setengah hati, orang lain akan merasa diremehkan. Mereka bisa merasa bahwa pendapat atau perasaan mereka tidak penting bagi Anda.

Padahal, mendengarkan secara aktif adalah salah satu bentuk penghargaan tertinggi yang bisa diberikan dalam sebuah hubungan.

Dengan melatih keterampilan mendengar, Anda akan lebih mudah membangun kepercayaan dan kedekatan emosional dengan orang lain.

2. Terlalu Sering Menggunakan Ponsel

Di era digital ini, ponsel memang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan yang berlebihan, terutama saat sedang bersama orang lain, dapat menimbulkan jarak emosional.

Bayangkan ketika seseorang sedang bercerita kepada Anda, tetapi perhatian Anda lebih banyak tertuju pada layar ponsel.

Hal ini dapat membuat mereka merasa tidak dihargai dan akhirnya enggan untuk terbuka.

Mengurangi distraksi dari ponsel ketika bersama orang lain adalah salah satu langkah sederhana untuk menunjukkan bahwa Anda benar-benar hadir dalam momen tersebut.

3. Tidak Membagikan Kerentanan Diri

Kedekatan emosional terbentuk ketika kedua belah pihak saling membuka diri.

Jika Anda selalu berusaha terlihat kuat, sempurna, atau tidak pernah mau mengakui kelemahan, orang lain akan kesulitan untuk merasa dekat dengan Anda.

Kerentanan bukanlah tanda kelemahan, melainkan bentuk kejujuran. Dengan berbagi pengalaman pribadi, rasa takut, atau kesalahan yang pernah dibuat, Anda justru menunjukkan sisi manusiawi yang membuat orang lain merasa terhubung.

Tanpa adanya kerentanan, hubungan cenderung terasa dangkal dan penuh jarak.

4. Kurang Berempati

Empati adalah kemampuan untuk memahami dan merasakan apa yang dirasakan orang lain.

Jika Anda sering kali hanya fokus pada diri sendiri tanpa mencoba memahami sudut pandang orang lain, maka hubungan emosional sulit terbentuk.

Orang yang tidak berempati biasanya terlihat dingin, acuh, atau bahkan egois. Hal ini membuat orang lain merasa tidak dipedulikan, sehingga lambat laun mereka memilih untuk menjauh.

Melatih empati bisa dimulai dengan hal-hal sederhana, seperti menanyakan kabar dengan tulus, mendengarkan keluh kesah tanpa menghakimi, atau sekadar hadir ketika orang lain membutuhkan dukungan.

5. Selalu Terburu-buru

Dalam hubungan manusia, waktu dan perhatian adalah dua hal berharga. Jika Anda selalu terburu-buru saat berinteraksi, orang lain akan merasa bahwa mereka hanya menjadi “gangguan” dalam hidup Anda.

Kebiasaan ini sering terlihat ketika seseorang sering memotong pembicaraan, memberikan jawaban singkat, atau tidak mau meluangkan waktu untuk benar-benar hadir.

Untuk membangun kedekatan, penting untuk memberi ruang dan waktu yang cukup kepada orang lain.

Bahkan beberapa menit interaksi yang penuh perhatian bisa jauh lebih berarti dibandingkan berjam-jam tetapi dilakukan dengan tergesa-gesa.

6. Tidak Mempraktikkan Pengampunan

Setiap hubungan pasti pernah mengalami konflik atau kesalahpahaman yang membuat suasana menjadi kurang harmonis.

Namun, jika Anda menyimpan dendam, terus mengungkit kesalahan lama, atau sulit memaafkan, maka hubungan emosional akan sulit berkembang.

Orang lain akan merasa selalu dihakimi dan tidak diberi kesempatan untuk berubah. Akibatnya, mereka akan menjaga jarak agar tidak terluka lebih jauh.

Pengampunan bukan berarti melupakan kesalahan begitu saja, tetapi memberikan ruang bagi diri sendiri dan orang lain untuk tumbuh.

Dengan memaafkan, Anda membuka jalan untuk hubungan yang lebih sehat dan penuh kepercayaan.

7. Tidak Menunjukkan Diri yang Sebenarnya

Keterbukaan adalah kunci dalam membangun kedekatan emosional dengan pasangan atau orang terdekat.

Jika Anda selalu berusaha menampilkan versi diri yang “sempurna” atau berbeda dari diri asli, orang lain akan merasa ada jarak.

Hubungan yang sehat hanya bisa terbentuk ketika kedua belah pihak berinteraksi dengan kejujuran.

Menyembunyikan jati diri hanya akan membuat hubungan terasa dangkal dan penuh kepura-puraan.

Ketika Anda berani menunjukkan siapa diri Anda sebenarnya, dengan segala kelebihan dan kekurangannya, orang lain justru akan merasa lebih nyaman untuk mendekat.

Ketujuh kebiasaan di atas terlihat sepele, tetapi memiliki dampak besar. Tanpa disadari, kebiasaan tersebut membuat orang-orang di sekitar merasa tidak aman, tidak dihargai, atau tidak dipedulikan. Akibatnya, mereka memilih menjaga jarak atau bahkan menjauh sama sekali.

Padahal, hubungan emosional yang sehat sangat penting bagi kesejahteraan psikologis.

Kedekatan dengan orang lain membantu mengurangi stres, meningkatkan rasa bahagia, dan memberi dukungan sosial yang dibutuhkan dalam menghadapi tantangan hidup.

Membangun kedekatan emosional bukanlah sesuatu yang instan. Dibutuhkan perhatian, kejujuran, dan empati agar hubungan bisa bertumbuh dengan sehat.

Itu mengapa 7 kebiasaan yang tanpa disadari tersebut, membuat orang menjauh: tidak mendengarkan secara aktif, terlalu sibuk dengan ponsel, enggan berbagi kerentanan, kurang empati, selalu terburu-buru, sulit memaafkan, dan tidak menunjukkan diri yang sebenarnya.

Jika Anda merasa hubungan dengan orang di sekitar mulai renggang, cobalah evaluasi diri.

Apakah salah satu kebiasaan di atas masih sering Anda lakukan? Dengan memperbaikinya, Anda bisa membangun hubungan yang lebih hangat, tulus, dan penuh kedekatan emosional.

***

 
EDITOR: Novia Tri Astuti