← Beranda

Inilah Makna Kedutan di Tubuh Menurut Primbon Jawa: Dari Pertanda Baik, Buruk, hingga Jodoh yang Segera Datang, Simak Artinya!

Mellyna Putri DiniarSabtu, 9 Agustus 2025 | 01.18 WIB
Ilustrasi primbon Jawa yang menyimpan tafsir dan makna soal kedutan di berbagai tubuh menurut kepercayaan Jawa kuno. (Freepik)

 

 

JawaPos.com – Fenomena kedutan pada bagian tubuh sering kali dianggap biasa dan tak lebih dari reaksi saraf. Namun, dalam tradisi Jawa kuno, setiap kedutan justru diyakini membawa makna khusus. 

Sebagian masyarakat bahkan menganggapnya sebagai isyarat alam atas peristiwa yang akan terjadi, baik berupa kabar gembira, peringatan, hingga tanda akan bertemu jodoh.

Keyakinan ini tercatat dalam sejumlah naskah kuno seperti Primbon Jawa Serbaguna, yang sejak dahulu menjadi rujukan masyarakat untuk menafsirkan berbagai tanda-tanda kehidupan. 

Bagi masyarakat Jawa tradisional, kedutan bukan sekadar gejala biologis, tetapi juga simbol pesan yang perlu dimaknai secara spiritual dan budaya. Dalam konteks ini, bagian tubuh yang mengalami kedutan menentukan tafsir atau firasat yang menyertainya. 

Dilansir dari YouTube Ilmu Kejawen, Jumat (8/8), penafsiran kedutan ini bersumber dari berbagai literatur kejawen seperti kitab primbon karya R. Guna Sasmita dan Romo RDS Ranu Wijojo. Berikut adalah arti-arti kedutan di berbagai bagian tubuh menurut kepercayaan Jawa kuno:

1. Kedutan di Kepala dan Wajah: Rezeki, Kekuasaan, atau Kesedihan

Kedutan di bagian kepala, terutama ubun-ubun, menandakan datangnya kemuliaan dan kekuasaan. Sementara kedutan di dahi kanan menunjukkan rezeki melimpah, dan dahi kiri melambangkan kebahagiaan. 

Sebaliknya, kedutan di kelopak mata bawah, terutama sisi kiri, sering dikaitkan dengan pertanda kesedihan atau kemalangan.

2. Kedutan di Pipi, Hidung, dan Bibir: Antara Kabar Baik hingga Gunjingan

Kedutan di pipi kanan dianggap sebagai peringatan akan gangguan dari orang yang tidak menyukai kita, sedangkan di pipi kiri berkaitan dengan kesehatan yang harus dijaga. 

Hidung kanan menandakan kemudahan mencari rezeki halal, dan kedutan di bibir tengah bisa menjadi pertanda konflik atau pertengkaran.

3. Kedutan di Dagu, Leher, dan Telinga: Karier, Rezeki, dan Pengakuan Sosial

Jika dagu sebelah kanan berkedut, itu menandakan kemuliaan dalam masyarakat, sementara sisi kiri berkaitan dengan kemudahan pekerjaan. 

Leher kanan bisa menandakan datangnya penyakit, dan leher kiri sering diartikan sebagai sakit ringan yang segera sembuh. 

Telinga kiri, menariknya, diartikan sebagai pertanda bahwa seseorang sedang dibicarakan karena kebaikannya.

4. Kedutan di Tangan dan Lengan: Uang, Rezeki, dan Tanda Romantis

Kedutan di telapak tangan kanan diyakini sebagai pertanda akan menerima sesuatu, sementara di tangan kiri berarti seseorang akan bertindak atau melakukan sesuatu. 

Kedutan di jari manis kiri sering dianggap sebagai isyarat akan bertemu jodoh. Bahkan, jari kelingking kanan pun dipercaya sebagai tanda seseorang akan dianggap anak sendiri oleh orang lain.

5. Kedutan di Kaki dan Sekujur Tubuh: Perjalanan, Jodoh, hingga Kekayaan

Jika kedutan terjadi di betis kanan, hati-hati, karena ini dianggap sebagai pertanda perkelahian. Namun, di sela-sela jari kaki kanan, dipercaya sebagai pertanda akan bertemu jodoh. 

Bahkan kedutan di seluruh tubuh dipercaya menandakan kebahagiaan dan kemakmuran akan datang menghampiri.

Meskipun tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, makna kedutan menurut primbon Jawa masih diyakini oleh sebagian masyarakat sebagai bagian dari warisan budaya dan spiritual. 

Tafsir ini mencerminkan cara orang Jawa membaca tanda-tanda kehidupan dengan kearifan lokal. Percaya atau tidak, semua kembali kepada keyakinan masing-masing—namun memahami pesan leluhur bisa menjadi cara menarik untuk lebih peka terhadap diri dan alam sekitar.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti