JawaPos.com - Cara membantu kucing melahirkan adalah hal penting yang perlu dipelajari pemilik agar proses kelahiran berlangsung aman dan nyaman.
Meski kucing dikenal mampu melahirkan sendiri, bantuan dari pemilik bisa sangat berarti jika terjadi kondisi darurat.
Berikut ini ada beberapa langkah praktis yang bisa kamu lakukan dalam mempersiapkan dan mendampingi proses persalinan kucing kesayanganmu.
Merangkum dari laman cats.org.uk, The Spruce Pets, The People's Dispensary for Sick Animals, dan Royal Canin, ini dia caranya:
1. Sediakan Tempat Melahirkan yang Nyaman
Mempersiapkan kucing melahirkan dimulai dengan menyediakan area khusus seperti kotak kardus atau keranjang laundry yang dilapisi handuk bersih dan hangat.
Pastikan tempat tersebut tenang, jauh dari gangguan, dan memiliki suhu ruangan sekitar 22-23 derajat Celsius dengan kelembapan 65-70%.
2. Siapkan Perlengkapan Kelahiran
Sebelum hari H, siapkan berbagai perlengkapan, seperti handuk bersih, botol susu atau pipet, dan susu pengganti anak kucing (bukan susu sapi).
Perlengkapan lainnya yang perlu disiapkan, yaitu pemanas atau heating pad (dibungkus handuk), gunting steril, dan benang gigi.
Baca Juga: 15 Cara Mengatasi Kucing Tidak Mau Makan agar Nafsu Makannya Kembali, Dijamin Aman dan Efektif
Ini akan membantumu jika induk kucing tidak merespons atau tidak bisa memotong tali pusar.
3. Perhatikan Tanda-Tanda Melahirkan
Kenali tanda-tanda ketika kucing hendak melahirkan. Tanda-tanda ini menunjukkan waktu melahirkan sudah dekat.
Kucing biasanya akan menjadi gelisah dan menyendiri, menggaruk-garuk tempat tidur, menjilati area genital, berhenti makan, hingga mengeluarkan cairan kemerahan dari vulva.
4. Amati dari Jarak Aman
Kucing lebih suka privasi saat melahirkan. Amatilah dari kejauhan dan jangan terlalu sering menyentuhnya agar ia tidak stres. Namun, tetap siaga jika ia membutuhkan pertolongan.
5. Bantu Bila Kucing Tidak Memecah Kantung Ketuban
Jika anak kucing lahir masih dalam kantung ketuban dan induknya tidak merobeknya, kamu harus segera membuka kantung itu.
Baca Juga: Ini Dia 10 Manfaat Susu Kedelai untuk Wanita: Atasi Menopause, Jaga Hormon, dan Cegah Anemia
Kemudian, langsung gosok hidung serta mulut anak kucing dengan handuk kering agar ia bisa bernapas.
6. Potong Tali Pusar Jika Perlu
Jika induk tidak memotong tali pusar, kamu bisa mengikat tali pusar dengan benang gigi sekitar 2,5 cm dari tubuh anak kucing lalu potong bagian yang lebih dekat ke induk.
7. Hitung Jumlah Plasenta
Setiap anak kucing seharusnya lahir dengan satu plasenta. Jika ada plasenta yang tidak keluar, segera konsultasikan ke dokter hewan karena bisa menimbulkan infeksi.
8. Waspadai Tanda Darurat
Hubungi dokter hewan jika kucing mengejan lebih dari 30 menit tanpa hasil, kesakitan, atau lemah berlebihan.
Kalau dalam kasus ada jeda 4–6 jam antara kelahiran dan masih ada anak yang belum keluar, segera bawa ke dokter hewan.
9. Pastikan Kucing dan Anak-Anaknya Hangat
Setelah lahir, anak kucing harus segera menyusu dan tetap hangat. Pastikan mereka berada di dekat induknya, dengan suhu lingkungan tetap stabil.
10. Beri Waktu Istirahat dan Makanan
Setelah melahirkan, induk kucing akan sangat lelah dan lapar. Sediakan makanan bernutrisi tinggi dan air bersih di dekat tempat melahirkan.
11. Periksa ke Dokter Hewan Setelah Melahirkan
Meski semuanya terlihat baik, pemeriksaan usai melahirkan oleh dokter hewan sangat disarankan untuk memastikan tidak ada komplikasi tersembunyi.
Mengetahui cara membantu kucing melahirkan akan membuat proses persalinan berjalan lebih lancar.
Mempersiapkan kucing melahirkan dengan tempat yang nyaman, perlengkapan yang lengkap, dan pemantauan yang tenang sangat penting untuk keselamatan induk dan anak-anaknya.
Jangan ragu untuk meminta bantuan dokter hewan jika muncul tanda bahaya atau kamu merasa ragu.
Jika kamu sayang kucingmu, pastikan kamu siap mendampinginya dalam momen penting ini.
Dengan persiapan dan perhatian yang tepat, proses kelahiran akan menjadi pengalaman yang aman dan indah bagi si kucing dan pemiliknya.