← Beranda
Kenali 5 Tingkatan Parfum yang Memengaruhi Daya Tahan Aroma di Tubuh, Wajib Tahu Sebelum Beli
Rhea Febriani TritamiSenin, 12 Mei 2025 | 22.19 WIB
Ilustrasi parfum yang sesuai kepribadian. (Freepik)

JawaPos.com - Tak sedikit orang yang kebingungan ketika memilih parfum karena mendengar istilah-istilahnya yang asing. Berbagai istilah tersebut, ternyata berkaitan dengan tingkatan parfum berdasarkan konsentrasi minyak wanginya.

Jumlah konsentrat minyak wangi yang berbeda-beda, memengaruhi karakter, intensitas wangi, hingga seberapa lama aroma parfum akan bertahan di tubuh.

Oleh karena ini, parfum dijual dalam beberapa kategori berdasarkan jumlah konsentrasi minyak wanginya. Sebelum membeli, kamu sebaiknya tahu istilah-istilahnya supaya bisa memilih yang pas sesuai kebutuhan.

Jadi, apa saja tingkatan parfum berdasarkan jumlah konsentrat minyak wangi yang dapat memengaruhi daya tahannya di tubuh? Ini dia penjelasannya, seperti dikutip dari Memree:

Baca Juga: Panduan Lengkap Dzikir dan Doa Setelah Sholat Dhuha untuk Memperkuat Koneksi Spiritual dengan Allah

1. Pure Parfum (Extrait de Parfum)

Tingkatan parfum yang paling tinggi adalah Pure Parfum, atau dikenal juga sebagai Extrait de Parfum. Konsentrasi minyak wanginya sekitar 20-30% atau bahkan lebih. 

Dengan konsentrasi yang tinggi ini, aroma parfum menjadi sangat intens dan tahan lama, bahkan bisa bertahan hingga delapan jam di kulit hanya dengan beberapa tetes saja.

Jenis parfum ini sangat cocok digunakan untuk acara-acara formal atau acara spesial lainnya, ketika kamu ingin meninggalkan kesan mendalam.  

Karena kandungan minyaknya yang paling tinggi, harga Pure Parfum biasanya juga jadi yang paling mahal.

Baca Juga: Ruben Amorim Tenangkan Fans, Leny Yoro Hanya Alami Cedera Ringan saat Kalah 0-2 dari West Ham

2. Eau de Parfum (EDP)

Tingkatan selanjutnya, yaitu Eau de Parfum dengan konsentrasi minyak wangi sekitar 15-20%. EDP biasanya bertahan selama sekitar 4-5 jam.

Jenis ini menjadi favorit banyak orang karena menawarkan keseimbangan antara intensitas aroma dan kenyamanan pemakaian. 

Karena memiliki aroma yang lebih ringan ketimbang Pure Parfum tetapi cukup tahan lama, EDP cocok digunakan pada siang ataupun malam hari.

Soal namanya, mengutip dari Myer, nama “Eau de Parfum” berasal dari bahasa Prancis yang artinya "air parfum", karena konsentrasinya tidak sekuat Pure Parfum.

3. Eau de Toilette (EDT)

Eau de Toilette atau EDT memiliki konsentrasi minyak wangi yang lebih rendah lagi, yaitu sekitar 5-15%. Biasanya, aroma EDT bertahan selama 2-3 jam di kulit.

Jika disemprotkan ke tubuh, EDT akan menghasilkan aroma yang ringan dan segar. Produk dengan tingkatan parfum ini cocok untuk penggunaan sehari-hari yang tidak butuh aroma terlalu menyengat. 

Soal nama, “Eau de Toilette” juga berasal dari frasa Prancis, faire sa toilette, yang berarti “bersiap-siap” atau “menyegarkan diri”. 

Ini mencerminkan fungsi EDT sebagai wewangian ringan untuk aktivitas sehari-hari, terutama di cuaca hangat atau siapa pun yang menjalani gaya hidup aktif.

4. Eau de Cologne (EDC)

Tingkatan parfum selanjutnya, yaitu Eau de Cologne atau EDC. Komposisinya ringan, hanya mengandung 2-4% minyak wangi. 

Aromanya segar, tetapi kelemahannya cepat menguap, biasanya hanya bertahan sekitar 1-2 jam. Sisi positifnya, harga EDC lebih terjangkau dan biasanya dijual dalam botol lebih besar.

EDC sering kali ditemukan pada produk wewangian untuk pria. Cocok digunakan sebagai penyegar setelah mandi atau saat cuaca panas.

Nama "Eau de Cologne" berasal dari kota Cologne di Jerman, tempat asal-muasal jenis wewangian ini.

5. Eau Fraîche

Paling akhir di tingkatan parfum, yaitu Eau Fraîche dengan konsentrasi minyak wangi paling rendah, yaitu sekitar 1-3%. Aromanya hanya bertahan kurang dari satu jam.

Sebagian besar komposisi Eau Fraîche adalah air dan alkohol, sehingga menghasilkan aroma yang sangat ringan dan lembut. 

Tingkatan parfum ini cocok jika kamu menginginkan sentuhan aroma ringan atau sekadar ingin menyegarkan diri. Ini sesuai dengan namanya, “Eau Fraîche” yang artinya “air segar”.

Karena konsentrasi alkoholnya yang rendah, parfum ini cocok digunakan kalau kamu memiliki kulit sensitif. Eau Fraîche juga menjadi pilihan paling ekonomis.

Itulah tingkatan parfum yang memengaruhi daya tahan aromanya di tubuh. Dengan demikian, kamu bisa menyesuaikan penggunaan parfum berdasarkan kebutuhan.

Jika ingin menghadiri acara formal, bisa menggunakan Pure Parfum. Lalu jika ingin wewangian untuk kegiatan sehari-hari, mungkin Eau de Toilette atau Eau de Cologne bisa lebih cocok.

EDITOR: Hanny Suwindari