JawaPos.com - Banyak di antara kita sering merasa kehabisan energi, bahkan sulit dalam mengimbangi semua aktivitas sehari-hari. Sebuah survei Gallup menunjukkan bahwa sekitar 14% orang Amerika merasa mereka tidak mempunyai cukup energi guna menyelesaikan semua yang harus dilakukan.
Kabar baiknya adalah ada berbagai cara yang bisa kita coba untuk meningkatkan kadar energi alami dalam tubuh kita, membantu kita lebih produktif dan merasa lebih bertenaga sepanjang hari.
Merangkum Health Harvard, berikut ini berbagai cara meningkatkan energi dalam tubuh secara alami supaya tidak mudah merasa kelelahan ketika beraktivitas.
1. Kendalikan Stres
Stres mampu menguras banyak energi kita, terutama ketika emosi kita terpicu oleh tekanan atau kekhawatiran. Akan tetapi, ada banyak cara yang dapat kita lakukan guna meredakan stres dan memulihkan energi. Berbicara dengan teman dekat atau keluarga bisa sangat membantu melepaskan beban pikiran.
Selain itu, bergabung dengan kelompok pendukung atau mencari bantuan dari seorang psikoterapis juga memberi dukungan emosional yang sangat dibutuhkan. Tak kalah penting, teknik relaksasi seperti meditasi, hipnosis diri, yoga, dan tai chi menjadi cara yang sangat efektif dalam menenangkan pikiran dan tubuh, membantu kita mengurangi stres, dan mengembalikan keseimbangan energi pada diri kita.
2. Ringankan Beban
Kelelahan sering disebabkan oleh terlalu banyaknya pekerjaan yang harus kita tangani, baik itu yang berkaitan dengan pekerjaan, kewajiban keluarga, maupun tanggung jawab sosial. Ketika kita merasa dibebani oleh berbagai tugas yang harus diselesaikan, maka tubuh dan pikiran kita bisa menjadi sangat lelah.
Dalam mengatasi kelelahan, coba sederhanakan daftar tugasmu dengan memprioritaskan yang paling penting. Tugas yang kurang mendesak bisa ditunda atau diabaikan. Jangan ragu untuk meminta bantuan di rumah atau tempat kerja. Berbagi tanggung jawab dapat meringankan beban dan menjaga keseimbangan hidup.
3. Olahraga
Melakukan olahraga secara teratur hampir selalu memberikan manfaat besar bagi kualitas tidurmu. Selain membantumu tidur lebih nyenyak, aktivitas fisik juga memberikan dorongan energi bagi tubuh sebab memperlancar aliran oksigen dan memberi sel-selmu lebih banyak bahan bakar untuk digunakan.
Selain itu, olahraga dapat meningkatkan kadar dopamin di otak yang berperan penting dalam memperbaiki suasana hati dan membuatmu merasa lebih bahagia. Kamu bisa meningkatkan intensitas olahraga, misalnya dengan mempercepat langkah saat berjalan secara berkala, karena ini tidak hanya memberi manfaat tambahan bagi kesehatan fisikmu, namun juga berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik.
4. Hindari Merokok
Merokok bisa sangat menguras energimu, terutama karena dampaknya terhadap tidur. Nikotin, zat adiktif yang terkandung dalam tembakau, berfungsi sebagai stimulan yang mempercepat denyut jantung, meningkatkan tekanan darah, dan merangsang aktivitas gelombang otak yang berkaitan dengan kewaspadaan.
Hal ini membuatmu lebih sulit untuk tidur nyenyak. Bahkan setelah kamu tertidur, efek adiktif nikotin bisa menimbulkan dirimu terbangun di tengah malam dengan keinginan merokok, mengganggu kualitas tidurmu lebih lanjut. Keterbatasan tidur yang berkualitas hanya akan memperburuk rasa lelah dan menguras energi tubuh.
5. Batasi Waktu Tidur
Apabila kamu merasa kurang tidur, maka cobalah untuk mengevaluasi kembali berapa banyak waktu tidur yang sebenarnya kamu butuhkan. Walaupun terdengar agak tidak biasa, tetapi mengurangi waktu tidur yang berlebihan justru bisa membantumu tidur lebih baik.
Ini karena menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat tidur tanpa tidur yang cukup mampu membuatmu terjaga lebih lama, meningkatkan rasa frustasi, dan mengganggu pola tidurmu. Dengan menetapkan waktu tidur yang lebih terkontrol, kamu memberi tubuh sinyal agar tidur lebih cepat dan memperbaiki kualitas tidurmu dalam jangka panjang. Fokus pada tidur yang berkualitas, bukan hanya kuantitasnya.
6. Makan
Mengonsumsi makanan dengan indeks glikemik rendah dapat menjadi langkah cerdas dalam menjaga energi tetap stabil sepanjang hari. Makanan ini memiliki gula yang diserap secara perlahan, sehingga menghindari lonjakan gula darah yang cepat dan penurunan energi yang sering terjadi usai mengonsumsi makanan manis atau pati olahan.
Makanan dengan indeks glikemik rendah, seperti biji-bijian utuh, sayuran berserat tinggi, kacang-kacangan, dan minyak zaitun bisa membantu menjaga energi stabil. Umumnya, makanan tinggi karbohidrat olahan memiliki indeks glikemik tinggi, sementara protein dan lemak cenderung tidak mempengaruhi kadar gula darah. Dengan memilih makanan seperti ini, kamu dapat menjaga energi tetap konsisten tanpa fluktuasi yang mengganggu.
7. Minum Kopi
Kafein memang dikenal dengan kemampuan meningkatkan kewaspadaan yang menjadikannya pilihan populer guna membantumu merasa lebih terjaga dan fokus. Sebuah secangkir kopi di pagi hari bisa menjadi cara yang efektif menajamkan pikiranmu dan memberi dorongan energi. Namun, penting untuk mengonsumsi kafein secara bijaksana supaya manfaatnya tetap optimal.
Konsumsi kafein berlebihan atau terlalu dekat dengan waktu tidur, terutama setelah pukul 2 siang, bisa mengganggu tidur dan mengakibatkan insomnia, sehingga menurunkan energi keesokan harinya. Menggunakan kafein dengan bijak membantumu tetap waspada tanpa mengorbankan kualitas tidur.
8. Minum Air Putih
Saat kita berbicara tentang meningkatkan performa untuk berbagai jenis aktivitas ketahanan, banyak yang mungkin berpikir tentang minuman olahraga mahal atau suplemen khusus. Kenyataannya, rahasia utama dalam menjaga daya tahan tubuh tidaklah serumit itu. Air merupakan kunci yang sering terabaikan.
Tubuh kita membutuhkan cairan yang cukup agar dapat berfungsi secara optimal, dan salah satu tanda paling awal dehidrasi adalah rasa lelah yang datang tiba-tiba. Jadi, daripada bergantung pada minuman olahraga, pastikan tubuhmu terhidrasi dengan baik ini adalah langkah sederhana yang memiliki dampak besar pada energi dan performamu sepanjang aktivitas.