JawaPos.com – Seringkali pasangan kekasih tampak memiliki kemiripan, entah dari segi wajah maupun kebiasaan. Ada yang mengatakan, kemiripan ini dapat diartikan sebagai tanda bahwa dua sejoli adalah jodoh sejati, apakah itu benar?
Marriage.com mengatakan, sebenarnya perubahan psikologis dan fisik yang terjadi dalam hubungan banyak mempengaruhi kemiripan.
Pada mulanya tidak terdapat kemiripan antara pasangan, namun seiring menjalani hari dan tumbuh bersama, dua individu pun tampak serupa. Supaya lebih jelas lagi, perhatikan sembilan alasan pasangan bisa terlihat mirip.
1. Meniru Perilaku Pasangan
Perilaku pasangan cenderung mirip karena mereka melewati fenomena behavior mimicry. Ini terjadi ketika meniru orang yang dicintai, mulai dari ekspresi wajah, gerakan tangan, dan lain-lain.
Bukan hanya hubungan percintaan, fenomena ini pun dapat ditemukan pada jalinan persahabatan maupun keluarga.
2. Tertarik Karena Memiliki Kesamaan
Menurut laman Marriage, penelitian mengungkap umumnya seseorang akan tertarik pada sosok yang memiliki kesamaan. Entah itu berkaitan dengan minat, penampilan, maupun gaya hidup. Ini lah salah satu alasan mengapa pasangan jadi terlihat mirip satu sama lain.
3. Bicara Dengan Cara yang Sama
Pasangan yang sudah lama bersama, biasanya bakal mengadopsi pola bicara satu sama lain. Ada penekanan kata ataupun ritme yang diucapkan dengan cara yang sama sehingga terdengar mirip.
Perilaku ini tanpa sadar dilakukan karena seringkali menghabiskan waktu berdua.
4. Gen yang Mirip
Ada ketertarikan satu sama lain karena memiliki fitur genetik yang mirip, Secara naluriah, manusia ingin mempertahankan gen mereka.
Apabila nantinya berjodoh dengan pasangan dengan gen mirip, keturunan yang dihasilkan pun memiliki gen tersebut.
5. Mencerminkan Emosi Satu Sama Lain
Selama menjalin hubungan, pasangan pasti akan berbagi perasaan suka maupun duka. Stres dan bahagia dilewati bersama, pada akhirnya tampak perubahan dari segi fitur wajah.
Garis senyum hingga kerutan muncul di tempat yang sama dan ini membuat ekspresi wajah mereka terlihat sama.
6. Lingkungan dan Budaya yang Sama
Alasan pasangan terlihat mirip selanjutnya yaitu, keduanya tumbuh dalam lingkungan atau budaya serupa. Lantaran berasal dari etnis yang sama, bukan tidak mungkin jika memiliki kemiripan fitur wajah.
7. Pengalaman Bersama
Pengalaman hidup yang dilalui berdua membuat fitur wajah berubah mirip. Seperti misalnya antar individu punya garis senyum yang mengembang karena sering berbagi kebahagiaan atau bisa juga sama-sama memiliki ekspresi serius lantaran terus menghadapi tantangan.
Selain itu, jika pasangan melalui trauma bersama, fitur wajah mereka juga turut mengalami perubahan seperti cekungan mata dan pipi.
8. Perubahan Gaya Hidup
Pasangan umumnya bakal mengadopsi kebiasaan satu sama lain. Hal ini dapat berupa pola makan, gaya berpakaian, dan hobi berolahraga.
Semua kebiasaan ini pun menjadikan mereka semakin mirip dalam berperilaku sehari-hari.
9. Waktu
Lamanya waktu yang dihabiskan bersama memungkinkan pasangan terlihat semakin mirip. Mungkin pada awalnya hanya sebatas mirip karena ada kesamaan genetik, tapi seiring waktu berjalan, terjadi perubahan fisik maupun psikologis. Faktor ini semakin menonjolkan kemiripan di antara mereka.
Kemiripan antara pasangan bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari kebiasaan, pengalaman, dan ikatan emosional yang terjalin seiring waktu. Entah itu karena faktor genetik, lingkungan, atau perubahan gaya hidup, kemiripan ini mencerminkan kedekatan dan keselarasan dalam hubungan. Namun, yang terpenting bukan seberapa mirip, melainkan seberapa baik pasangan bisa saling melengkapi dan memahami satu sama lain.