← Beranda

Manfaat Minyak Zaitun untuk Kulit, Benarkah Bikin Kulit Terasa Lebih Lembut dan Tampak Berseri? Simak!

Mega KhaeraniMinggu, 2 Maret 2025 | 19.26 WIB
Ilustrasi manfaat minyak zaitun untuk kulit. (Pexels/pixabay)

 

JawaPos.com - Diekstrak dari biji buah zaitun, minyak zaitun telah lama menjadi bagian dari pengobatan tradisional. Meskipun dikenal sebagai salah satu bahan masakan, minyak zaitun juga banyak digunakan dalam rutinitas perawatan kulit.

Minyak zaitun kaya akan vitamin dan mineral yang tidak hanya menutrisi kulit secara mendalam tetapi juga membantu menghidrasi, anti-penuaan, dan mencerahkan. Ada banyak manfaat menggunakan minyak zaitun untuk kulit.

Minyak zaitun menjadi bahan yang mujarab untuk kulit kusam dan tidak bernyawa. Dilansir dari Health Shots, inilah manfaat minyak zaitun untuk kulit agar tampak berseri dan terasa lembut.

1. Melembabkan kulit

Salah satu manfaat minyak zaitun untuk kulit adalah dapat membantu melembabkan kulit. Minyak zaitun berfungsi sebagai lapisan pelindung dengan membentuk lapisan pelindung sederhana yang mencegah hilangnya air transepidermal dan mengatasi kekeringan.

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, efek lapisan pelindung ini membantu kulit mempertahankan kelembaban alaminya, membuatnya tetap kenyal dan sehat.

Penambahan squalene, komponen alami sebum kulit, dapat meningkatkan sifat pelembabnya dengan meniru minyak kulit untuk penyerapan maksimal.

Ditambah lagi, kandungan vitamin E, antioksidan kuat, menjadi kombinasi yang menutrisi dan meremajakan, serta meningkatkan hidrasi secara keseluruhan dan meningkatkan kekenyalan kulit.

2. Mengurangi kerutan dan garis-garis halus

Profil antioksidan yang signifikan dari minyak ini melindungi dari efek berbahaya radikal bebas, yaitu zat tidak stabil yang mempercepat penuaan kulit.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Medicina, radikal bebas ini umumnya disebabkan oleh agresor lingkungan seperti paparan sinar matahari dan polusi yang merusak kolagen dan elastin.

Hal ini mengakibatkan gejala penuaan dini yang nyata seperti kerutan dan garis-garis halus. Minyak zaitun berperan dalam menjaga integritas struktural dan tampilan awet muda pada kulit dengan menetralkan zat kimia beracun ini.

Kandungan polifenol, vitamin E, dan antioksidan lainnya yang tinggi di dalamnya melawan stres oksidatif, sehingga mengurangi proses penuaan. Dengan demikian, penggunaan minyak zaitun pada kulit dapat membantu mengurangi kerutan dan garis-garis halus.

3. Sifat anti-inflamasi

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Current Pharmaceutical Design menunjukkan bahwa minyak zaitun mungkin memiliki sifat anti-peradangan. Hal ini menjadikannya sebagai sumber pengobatan yang memungkinkan bagi orang yang menderita penyakit seperti eksim dan psoriasis, di mana peradangan kulit merupakan masalah utama.

Menggunakan minyak zaitun untuk kulit dapat membantu mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan iritasi dengan menenangkan reaksi kulit yang disebabkan oleh iritasi.

Efek menenangkan ini disebabkan oleh adanya zat kimia seperti oleocanthal, yang memiliki sifat anti-peradangan yang sebanding dengan banyak obat anti-peradangan non-steroid. Zat kimia ini membantu mengendalikan jalur peradangan tubuh, sehingga mengurangi keparahan peradangan.

4. Membuat kulit bercahaya

Minyak zaitun dapat berkontribusi untuk memberikan kulit yang bercahaya dan sehat. Karakteristik emoliennya secara signifikan melembabkan kulit, membentuk penghalang yang menahan air dan mencegah kekeringan, menghasilkan kulit yang kenyal dan bercahaya.

Selain itu, kandungan antioksidan minyak zaitun yang tinggi, yang meliputi polifenol dan vitamin E, dapat melindungi kulit dari kerusakan radikal bebas, yang dapat menumpulkan kulit dan mempercepat penuaan.

Ini meningkatkan elastisitas dan kesegaran kulit dengan menetralkan bahan kimia yang merusak ini. Plus, efek anti-inflamasinya membantu menenangkan kulit sensitif, mengurangi kemerahan, dan mendorong warna kulit yang merata.

EDITOR: Novia Tri Astuti