JawaPos.com - Menikah adalah salah satu fase terpanjang dalam hidup, bahkan hampir setengah umur kita dihabiskan dalam pernikahan.
Menikah juga merupakan hal yang kompleks jika kita tidak mampu mengelola hubungan dengan baik melalui komunikasi serta saling pengertian satu sama lain.
Seperti halnya seorang pria yang dipaksa harus kuat oleh dunia ketika mengemban tugas menjadi suami, dilansir dari laman Your Tango pada Kamis (20/02) inilah 9 hal yang sebenarnya dibutuhkan mereka ketika sudah menikah.
1. Merasa ingin dihormati
Pertama dan terutama, suami pasti ingin dihormati. Para istri sering kali hilang rasa hormat karena melihat beberapa kesalahan suami, seperti tidak menepati janji makan malam atau lebih fokus pada hobi.
Namun terlepas dari sikap mereka, rasa hormat itu harus tetap diberikan. Ingatlah bahwa semuanya butuh proses, dan mungkin lambat laun mereka akan melihat usaha pasangannya.
2. Ingin bahwa istrinya benar-benar menginginkannya
Semua perempuan tahu bahwa pria memiliki hasrat yang kuat. Mereka sering mendambakan keintiman dan bisa merasa frustrasi ketika terasa di luar jangkauan.
Mereka ingin istrinya secara aktif menunjukkan minat untuk dekat, memulai saat-saat keintiman, serta hal romantis lainnya yang mempererat hubungan.
3. Ingin merasa bahwa dirinya membuat perbedaan dalam hidup istrinya
Pria benar-benar ingin membuat perbedaan dalam hidup. Entah itu melakukan pekerjaan rumah tangga, menghabiskan waktu bersama, atau membawakan hadiah kecil, dia melakukan hal-hal itu untuk istrinya.
Seorang pria akan tahu bahwa istrinya sudah melewati hari yang sulit, sehingga berharap perilaku tersebut berdampak positif pada kehidupan istrinya.
Sayangnya, hal ini jarang dimengerti para perempuan. Mereka kerap mengabaikan hal kecil dan mendambakan hal besar dalam pernikahan.
4. Ingin membuat istrinya tertawa
Masa pernikahan tentunya beda dengan pacaran, disaat semuanya terasa indah dan humor pasangan akan terasa segar. Tapi begitu menikah, semuanya bisa terlalu bosan.
Padahal lelucon receh apapun itu maksud dari suami adalah ingin membuat istrinya tertawa, apalagi ketika dia sedang marah dan sedih. Maka hargailah usaha mereka meskipun itu terdengar receh.
5. Ingin nonton pertandingan sepak bola bareng istri
Suamimu mungkin tidak secara aktif ingin kamu menonton pertandingan sepak bola bersamanya, tetapi dia ingin berbagi beberapa minatnya.
Bahkan jika hanya duduk di sofa beberapa jam seminggu untuk menonton sepak bola, kamu sudah menunjukkan minat yang tinggi terhadap hal yang disukainya.
6. Ingin diperlakukan layaknya “pria”
Mereka ingin kamu menghargai hasil dari berbagai usaha yang dilakukan, ingin menjaga pasangan, serta melindungi dari segala macam bahaya.
Itulah harga diri pria sejati, mereka tidak akan membiarkan istrinya terlalu mandiri sehingga sosok dirinya sudah tidak dibutuhkan lagi.
7. Perlu diberi beberapa keuntungan dari keraguan
Setelah bertahun-tahun pernikahan yang mengecewakan, terkadang sulit untuk mempercayai pasangan 100%. Oleh karena itu, ketika ada yang tidak beres, sulit untuk tidak pergi ke tempat terburuk.
Misalnya, jika suami pulang terlambat dari kantor lagi dan dia muncul dengan alasan yang tampaknya lemah, mungkin saja dia ditahan oleh rekan kerja untuk nongkrong dulu sebelum kamu mengira dia makan malam dengan perempuan lain.
Ini semua tentang kepercayaan diri pada pasangan, untuk pertama kalinya kamu perlu berpikir positif dulu agar tidak menimbulkan konflik yang besar.
8. Tidak ingin mengambil hal-hal yang bersifat pribadi
Cobalah untuk tidak menafsirkan tindakan suami sebagai cerminan betapa dia mencintaimu, misalnya ketika dia lupa membelikanmu camilan favorit berarti bahwa dia tidak mencintaimu, itu salah besar.
Pisahkan antara rasa cinta dan tindakan sehari-hari yang mungkin dia sedikit lupa karena banyaknya beban di kepala, bersyukur dengan apapun yang ada menjadi kunci keberhasilan hubungan.
9. Perlu dipahami bahwa dia tidak bisa memenuhi semua keinginan pasangannya
Perspektif modern tentang pernikahan sering kali mencakup keyakinan bahwa pasangan harus memberikan segalanya. Mereka harus menjadi sahabat dan belahan jiwa, serta mengantisipasi setiap keinginan satu sama lain.
Namun sayangnya, kita tidak bisa menjadikan satu orang itu segalanya. Ingatlah bahwa pria juga manusia dan mereka bukan makhluk perkasa yang mampu menaklukkan dunia.
Mengutip dari laman Halodoc pada Kamis (20/02) pada dasarnya menikah itu banyak memberikan dampak positif pada pria, karena tidak perlu lagi memikirkan menu makanan yang akan disantap, anti kesepian, memiliki ikatan emosional dari hubungan yang dijalin, hingga seputar seksualitas.
Tapi kembali lagi bahwa semua ini butuh stabilitas dan perempuan juga harus mengerti sesuatu yang dibutuhkan para suami. Sehingga tidak ada lagi masalah kecil yang dibesar-besarkan.