← Beranda
Cegah Brain Rot: 7 Latihan Otak Cepat untuk Menghentikan Kebiasaan Scrolling Ponsel Tanpa Berpikir
M Shofyan Dwi KurniawanKamis, 13 Februari 2025 | 05.16 WIB
Ilustrasi seseorang yang sedang scrolling ponsel.

JawaPos.com - Pernahkah kamu merasa tiba-tiba sudah menggulir layar ponsel selama 30 menit tanpa sadar? Atau, baru saja mau cek satu notifikasi, tapi malah berakhir di lubang kelinci media sosial?

Kalau iya, tenang, kamu tidak sendirian. Kebiasaan scrolling ponsel tanpa berpikir adalah hal yang umum terjadi di era digital ini, dan efeknya bisa bikin otak terasa "mati rasa" atau yang sering disebut brain rot.

Tapi, kabar baiknya adalah kamu bisa melatih otak untuk keluar dari pola ini dengan beberapa latihan otak cepat. Dilansir dari laman Blog Herald pada Rabu (12/2) yuk, coba 7 cara berikut untuk menghentikan kebiasaan scrolling ponsel yang bikin waktu terbuang sia-sia!

1. Terapkan Pola 5-5-5

Kadang kita tidak sadar kalau tangan otomatis meraih ponsel hanya karena kebiasaan. Untuk menghentikan kebiasaan scrolling ponsel tanpa berpikir, coba gunakan pola 5-5-5 sebagai "rem darurat":

  • Lima napas lambat: Tarik napas dalam, tahan sebentar, lalu hembuskan perlahan.
  • Lima pengamatan: Perhatikan lima hal di sekitar yang mungkin sebelumnya kamu abaikan.
  • Lima peregangan ringan: Putar bahu, regangkan leher, atau rentangkan tangan.

Latihan otak cepat ini membantu kamu kembali ke momen saat ini dan keluar dari mode autopilot. Menurut Daniel Goleman, membangun kesadaran diri adalah kunci untuk mengontrol kebiasaan yang tidak disadari.

2. Ubah Kebosanan Menjadi Rasa Ingin Tahu

Scrolling sering kali terjadi saat kita bosan seperti di antrean, saat menunggu seseorang, atau saat ingin menghindari tugas tertentu. Alih-alih langsung mengambil ponsel, ubah kebosanan jadi rasa ingin tahu!

Coba ajukan pertanyaan ke diri sendiri: Apa yang menarik dari lingkungan sekitarku? Seberapa banyak suara burung yang bisa kudengar? Bagaimana ekspresi orang-orang di sekelilingku?

Susan Cain, penulis Quiet, mengatakan bahwa orang yang peka terhadap detail kecil di sekitarnya cenderung lebih kreatif dan fokus. Jadi, alih-alih scrolling media sosial, manfaatkan momen ini untuk melatih otak!

3. Tetapkan Jeda "Tanpa Scrolling" yang Disengaja

Salah satu latihan otak cepat yang paling efektif adalah dengan menetapkan zona bebas scrolling dalam rutinitas harian. Misalnya: tidak menggulir media sosial di tempat tidur sebelum tidur, tidak menyentuh ponsel saat makan dan tidak membuka ponsel dalam 30 menit pertama setelah bangun tidur.

Seiring waktu, otak akan terbiasa dengan aturan ini, sehingga kebiasaan scrolling tidak lagi terasa seperti sesuatu yang otomatis dilakukan tanpa berpikir.

4. Gunakan Waktu Istirahat Digital untuk Belajar Sesuatu yang Baru

Daripada terjebak dalam doomscrolling yang bikin capek mental, coba ganti dengan sesuatu yang lebih berfaedah seperti: nonton tutorial singkat tentang hobi baru, berlatih bahasa asing lewat aplikasi, dan baca artikel singkat yang menambah wawasan.

Dengan cara ini, otak tetap terstimulasi secara positif tanpa perlu terus-menerus mendapat asupan konten yang bisa memperparah brain rot.

5. Visualisasikan Alternatif yang Positif

Kadang, scrolling terjadi karena kita tidak tahu harus ngapain. Sebelum tangan otomatis meraih ponsel, coba bayangkan diri kamu melakukan sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti: membaca buku sejenak, menyiram tanaman, dan melakukan peregangan ringan.

Atlet dan orang-orang sukses sering menggunakan visualisasi untuk meningkatkan fokus dan produktivitas. Dengan cara ini, kamu melatih otak untuk memilih aktivitas yang lebih bermanfaat daripada sekadar scrolling tanpa tujuan.

6. Berlatih "Aturan 15 Menit"

Sebelum scrolling, beri diri sendiri waktu 15 menit untuk melakukan aktivitas lain terlebih dahulu. Jika setelah 15 menit kamu masih ingin menggulir, silakan. Tapi kebanyakan orang akan merasa keinginan itu hilang.

Coba isi waktu 15 menit itu dengan hal-hal yang menyenangkan atau produktif seperti: merapikan meja kerja atau kamar, menari mengikuti lagu favorit, atau menyeduh teh atau kopi dan menikmatinya dengan penuh perhatian.

Otak cenderung mencari stimulasi yang cepat (seperti scrolling), tapi dengan membiasakan diri mencari alternatif lain, kamu bisa secara alami mengurangi ketergantungan pada ponsel.

7. Renungkan "Mengapa" Kamu Scrolling

Latihan otak cepat yang satu ini melibatkan kesadaran diri yang lebih dalam. Setiap kali kamu ingin scrolling, coba tanyakan apa yang sebenarnya aku cari?

Apakah aku sedang stres dan butuh pelarian? Apakah aku merasa kesepian dan mencari koneksi? Apakah aku menghindari tugas tertentu?

Setelah tahu alasannya, cari solusi yang lebih sehat. Kalau merasa kesepian, mungkin lebih baik menelepon teman daripada hanya melihat update orang lain di media sosial. Kalau stres, coba tarik napas dalam-dalam atau jalan sebentar.

Pada akhirnya, scrolling tanpa sadar adalah kebiasaan yang bisa melemahkan fokus, kreativitas, dan bahkan suasana hati kita. Tapi dengan latihan otak cepat seperti pola 5-5-5, aturan 15 menit, dan membangun kesadaran diri, kamu bisa menghentikan kebiasaan scrolling ponsel dan mengurangi efek brain rot.

Jadi, mulai sekarang, yuk coba salah satu teknik di atas! Siapa tahu, kamu bisa menemukan lebih banyak waktu untuk hal-hal yang benar-benar membuat hidup lebih bermakna.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho