JawaPos.com - Siapa sangka, urutan kelahiran dalam keluarga bisa memengaruhi kepribadian seseorang ketika dewasa?
Hal ini sering dibahas dalam psikologi, terutama terkait bagaimana pola asuh orang tua terhadap setiap anak berbeda. Salah satu urutan kelahiran yang menarik perhatian adalah anak bungsu.
Sebagai “si kecil” dalam keluarga, anak bungsu sering dianggap manja dan lebih dilindungi. Namun, jangan salah, mereka punya banyak keunikan yang membuat mereka menonjol, terutama ketika tumbuh dewasa.
Dilansir dari laman Geediting.com pada Selasa (28/1) mulai dari sikap santai hingga kemampuan bersosialisasi, berikut tujuh ciri kepribadian anak bungsu yang sering terlihat.
1. Ahli Bernegosiasi
Sebagai anggota termuda dalam keluarga, anak bungsu sering berada dalam situasi di mana mereka harus meyakinkan kakak atau orang tua untuk mendapatkan apa yang mereka mau. Hal ini membuat mereka terlatih dalam bernegosiasi sejak kecil.
Ketika dewasa, kemampuan ini berkembang menjadi keahlian dalam membangun relasi yang baik, baik di lingkungan kerja maupun pertemanan. Mereka tahu bagaimana cara berbicara dengan orang lain tanpa membuat suasana menjadi tegang. Tidak heran kalau banyak anak bungsu yang dikenal sebagai mediator dalam konflik.
2. Berjiwa Bebas
Anak bungsu cenderung tumbuh dengan kebebasan lebih besar dibandingkan kakak-kakaknya. Orang tua yang lebih santai dalam pola asuh karena pengalaman sebelumnya memungkinkan si bungsu untuk bereksperimen dengan berbagai hal.
Hal ini membuat mereka berjiwa bebas, kreatif, dan tidak takut mencoba sesuatu yang baru. Mereka tidak terlalu memusingkan aturan ketat seperti yang mungkin dialami oleh anak sulung atau tengah. Jiwa bebas ini sering menjadi keunggulan yang membantu mereka menghadapi tantangan dengan cara yang unik.
3. Sikap Lebih Santai dan Ramah
Karena terbiasa dengan dinamika keluarga yang beragam, anak bungsu cenderung memiliki sikap santai. Mereka juga lebih mudah bergaul karena sudah terbiasa berada di tengah berbagai karakter dalam keluarganya.
Anak bungsu juga terkenal ramah dan humoris. Mereka pandai mencairkan suasana dan membawa energi positif di mana pun mereka berada. Tidak jarang, sikap ini membuat mereka disukai dalam lingkungan sosial, baik di pekerjaan maupun dalam lingkaran pertemanan.
4. Egois dan Suka Caper
Di sisi lain, anak bungsu juga dikenal memiliki sifat egois. Sebagai “si kecil” dalam keluarga, mereka mungkin terbiasa mendapatkan perhatian lebih. Hal ini membuat mereka kadang terlalu fokus pada kebutuhan sendiri tanpa memikirkan orang lain.
Sikap suka mencari perhatian (caper) ini juga sering muncul karena mereka terbiasa menjadi pusat perhatian di rumah. Namun, sisi positifnya, mereka tahu bagaimana cara menarik perhatian orang lain dengan cara yang menyenangkan.
5. Kecenderungan Manipulatif
Salah satu ciri kepribadian anak bungsu yang cukup sering dibahas dalam psikologi adalah kecenderungan manipulatif. Karena mereka sering harus “berjuang” melawan kakak-kakaknya untuk mendapatkan apa yang diinginkan, mereka belajar bagaimana memanfaatkan situasi untuk keuntungan mereka.
Tentu saja, manipulasi ini tidak selalu berarti buruk. Dalam dunia kerja, misalnya, mereka bisa menggunakan keahlian ini untuk memahami dinamika tim dan mencapai tujuan dengan cara yang efektif.
6. Sikap Manja
Tidak bisa dipungkiri, anak bungsu sering kali diasosiasikan dengan sifat manja. Mereka tumbuh dalam lingkungan di mana mereka sering mendapatkan perlakuan khusus, baik dari orang tua maupun kakak-kakaknya.
Namun, sikap manja ini tidak selalu buruk. Banyak anak bungsu yang tetap mampu bersikap mandiri ketika dibutuhkan. Mereka hanya tahu kapan harus meminta bantuan dan kapan harus mengambil tindakan sendiri.
7. Jago Bergaul
Salah satu kelebihan terbesar anak bungsu adalah kemampuan mereka untuk bergaul dengan siapa saja. Mereka tumbuh dalam lingkungan yang dinamis, sehingga terbiasa membaca situasi dan menyesuaikan diri dengan orang-orang di sekitar mereka.
Dalam dunia kerja atau kehidupan sosial, anak bungsu sering kali menjadi pusat perhatian karena sikap ramah, humoris, dan mudah beradaptasi. Tidak heran kalau banyak orang menyukai kepribadian mereka yang menyenangkan ini.
Meski sering dicap manja, ciri kepribadian anak bungsu sebenarnya sangat beragam. Dari ahli bernegosiasi hingga jago bergaul, mereka memiliki kepribadian unik yang membuat mereka menonjol di berbagai situasi. Jadi, jangan anggap remeh anak bungsu hanya karena stereotip yang melekat pada mereka!