JawaPos.com - Ada banyak alasan mengapa kamu merindukan seseorang yang telah pergi dari hidupmu, baik secara fisik maupun emosional. Mungkin hubungan tersebut sudah berakhir, namun dirimu belum bisa merasakan ketenangan. Atau bisa juga kamu masih terhubung dalam hubungan yang sedang menuju akhir dan merasakan kehilangan emosional yang mendalam.
Merindukan seseorang adalah perasaan yang wajar dan bisa dimengerti. Ada berbagai cara untuk menghadapinya, seperti berbicara dengan teman dekat, menulis di jurnal, berbicara dengan seorang terapis, atau bermeditasi. Semua ini bisa membantumu untuk memproses dan mengatasi rasa sakit tersebut.
Kamu perlu memahami bahwa orang yang mengalami ini bukam dirimu saja, tetapi orang lain juga pernah mengalaminya. Merangkum betterhelp.com, berikut beberapa tips supaya tidak merindukan seseorang yang tak bisa dimiliki secara mudah.
1. Hindari berharap berhenti merindukan seseorang
Ketika seseorang yang dicintai pergi, kamu mungkin mengalami masa penyesuaian yang sulit. Perasaan usai kehilangan atau berpisah melibatkan faktor perilaku, biokimia, dan fisiologis yang kompleks. Bahkan jika kamu yang mengakhiri hubungan, perasaan rindu tetap bisa muncul, sebab orang tersebut pernah menjadi bagian penting dalam hidupmu.
Awalnya, kamu mungkin sering merindukan mereka, namun seiring berjalannya waktu, rasa rindu itu akan berkurang. Proses untuk mengatasi perasaan ini bisa memakan waktu, tergantung pada hubungan dan caramu menghadapinya. Akan tetapi, kamu pasti mampu dalam melanjutkan hidup walau kadang terganggu kondisi ini hingga merasa biasa saja.
2. Terima apa yang dirasakan
Saat kamu sangat merindukan seseorang, ada kalanya dirimu merasa ingin hanya berbaring di tempat tidur dan menangis. Menerima rasa sakit tersebut merupakan langkah yang penting untuk melanjutkan hidup, karena menekan perasaan justru dapat berdampak buruk pada kesehatanmu.
Apabila kamu merasa kesulitan menghadapinya sendiri, maka berbicara tentang perasaanmu dengan teman dekat atau seorang profesional dapat membantu dirmu dalam memahami perasaan tersebut secara lebih baik.
Sebaliknya, apabila perasaan itu ditekan, maka kemungkinan akan muncul lagi di masa depan dalam bentuk yang berbeda, bahkan dapat memengaruhi kesehatan mental atau hubunganmu. Mengakui dan menghadapi perasaanmu adalah langkah tepat untuk bisa maju dan melanjutkan hidup.
3. Rangkul energi positif
Cobalah fokus pada alasan positif untuk melangkah maju. Misalnya, berakhirnya hubungan bisa memberimu kesempatan agat lebih banyak waktu bersama teman, menikmati acara TV baru, mengejar hobi yang tertunda, atau membuat perubahan positif dalam hidup. Ingat alasan di balik perpisahan tersebut.
Jika hubungan berakhir karena putus cinta, mungkin ada alasan yang sah di baliknya. Walaupun kamu merindukannya, melanjutkan hidup dan bergerak maju menjadi langkah yang paling sehat demi kesejahteraanmu, sebab fokus pada pemulihan dan pertumbuhan diri bisa membuka peluang kebahagiaan yang lebih besar di masa depan.
4. Buang semua kenangan tentangnya
Jika kamu merasa sangat merindukan seseorang, pertimbangkan guna memberi jarak dengan tidak terus-menerus mengingat mereka, setidaknya untuk sementara waktu. Salah satu langkah yang dapat diambil, yakni dengan menghapus nomor telepon dan foto mereka dari ponselmu, serta menonaktifkan atau menghapus mereka dari akun media sosial.
Akan tetapi, apabila kamu masih punya barang-barang milik mereka, simpanlah barang-barang tersebut di dalam kotak dan jauhkan dari pandanganmu sampai benar-benar siap untuk melupakan mereka secara emosional. Dengan mengurangi paparan terhadap kenangan tersebut, kamu bisa mengurangi rasa nostalgia dan keinginan untuk terus mengenang masa lalu.
5. Lakukan aktivitas positif
Saat perasaan rindu muncul, cobalah melakukan aktivitas positif yang bisa mengalihkan perhatian, seperti bergabung dengan klub, mencoba hobi baru, atau menghabiskan waktu dengan teman dan keluarga. Cara-cara ini bisa membantumu mengatasi rasa rindu dan tetap fokus pada hal-hal yang memberikan kebahagiaan.
6. Cobalah bersosialisasi
Menghabiskan waktu untuk galau sendiri bisa menjadi cara yang menyehatkan ketika kamu merindukan seseorang. Namun, kamu juga perlu memulai bersosialisasi lagi. Terlalu banyak waktu sendirian justru bisa memperburuk suasana hati dan memperkuat keinginan untuk kembali terhubung dengan orang yang dirindukan.
Cobalah keluar, berbicara dengan teman-teman atau keluarga, atau bahkan pergi ke toko atau mal. Apapun pilihanmu, pastikan meninggalkan rumah dan menghabiskan waktu bersama orang lain. Dengan menikmati momen saat ini, kamu bisa mulai menciptakan kenangan baru yang akan membantumu merasa lebih baik.
7. Terus melangkah ke depan
Pada akhirnya, kamu mungkin mulai menyadari bahwa perasaan rindu itu semakin berkurang, dan proses dalam menerima perpisahan menjadi lebih mudah. Kamu juga bisa menemukan seseorang yang baru untuk disayangi, meski hubungan itu belum tentu mampu menggantikan hubungan sebelumnya.
Kamu berhak untuk melanjutkan hidup dan menjalani hidup sesuai dengan cara yang diharapakan. Tidak ada waktu yang pasti kapan kamu bisa mulai membangun hubungan baru atau menciptakan kenangan baru, tetapi kamu harus yang menemukan cara yang sehat dalam menjalani proses tersebut.
***