← Beranda

12 Makanan Terbaik untuk Membantu Pertumbuhan Rambut yang Sehat Menurut Ahli Diet, Apa Saja?

Malinda IndrianaKamis, 24 Oktober 2024 | 02.44 WIB
Ilustrasi rambut sehat. (Freepik)

JawaPos.com – Selain perawatan dari luar, kondisi rambut yang kita miliki sepenuhnya juga bergantung dari apa yang kita makan. Karena itu penting bagi kita untuk memilih makanan yang baik demi menjaga kesehatan rambut.

Organ yang tumbuh di kulit kita ini, memiliki struktur yang kompleks. Tumbuh dari folikel rambut dengan kecepatan rata-rata 0,05 inci per bulan yang bergantung pada nutrisi tertentu untuk tetap sehat dan terjaga.

Kekurangan nutrisi dapat menyebabkan pertumbuhan rambut yang buruk, atau bahkan bisa kehilangan rambut, dan mengalami kebotakan. Sebaliknya, memperhatikan pola makan yang seimbang akan membantu meningkatkan peluang kita untuk memiliki rambut yang kuat dan sehat.

Berikut adalah 12 makanan terbaik untuk membantu pertumbuhan rambut yang sehat, seperti dilansir dari laman Health pada Rabu (23/10).

1. Alpukat

Buah alpukat kaya akan nutrisi esensial yang mendukung kesehatan rambut, seperti folat, magnesium, serta vitamin E dan C. Anda bisa mengonsumsi alpukat sebagai bagian dari pola makan sehat, karena buah ini memiliki segudang manfaat untuk rambut, termasuk dapat memberikan nutrisi serta menguatkan rambut.

2. Blackberry

Buah blackberry kaya akan senyawa anti-inflamasi dan antioksidan, termasuk: anthocyanins, asam ellagic, dan quercetin. Buah ini dapat membantu mengurangi kerontokan rambut, termasuk kondisi seperti alopecia areata.

Blackberry merupakan salah satu sumber antioksidan terbaik, yang berfungsi untuk mengurangi stres oksidatif dan melindungi sel-sel folikel rambut dari kerusakan, sehingga mendorong pertumbuhan rambut yang sehat.

3. Collagen powder

Serbuk kolagen adalah tambahan yang mudah untuk diet Anda yang dapat mendorong pertumbuhan rambut, dan memberikan asupan protein.

Beberapa bukti menunjukkan bahwa suplemen kolagen dapat membantu meningkatkan jumlah rambut dalam fase anagen (pertumbuhan) dan mengurangi jumlah dalam fase telogen (istirahat), serta berpotensi untuk meningkatkan kepadatan rambut.

Diet yang rendah protein dapat berdampak negatif pada pertumbuhan rambut. Menambahkan serbuk kolagen ke dalam makanan seperti kopi, smoothie, oatmeal, atau puding chia dapat membantu meningkatkan asupan protein Anda. Pastikan untuk berkonsultasi dengan penyedia layanan kesehatan atau apoteker sebelum mulai mengonsumsi suplemen kolagen.

4. Sayuran berdaun hijau gelap

Sayuran hijau gelap seperti bayam, kale, dan arugula mengandung vitamin B dan vitamin C, yang dapat meningkatkan pertumbuhan rambut dan melindungi folikel rambut dari kerusakan.

Penelitian menunjukkan bahwa diet yang kaya akan sayuran segar, termasuk sayuran berdaun gelap, dapat meningkatkan pertumbuhan rambut pada orang yang mengalami kerontokan rambut.

5. Jahe

Jahe mengandung senyawa fenolik yang disebut gingerol dan shogaol yang dapat mengurangi stres oksidatif, yang terkait dengan jenis kerontokan rambut tertentu.

Sebuah studi yang melibatkan 41 orang dengan diabetes tipe 2 menunjukkan bahwa mereka yang mengonsumsi dua gram serbuk jahe setiap hari selama 12 minggu mengalami penurunan signifikan dalam kadar malondialdehyde (penanda stres oksidatif) dibandingkan dengan kelompok kontrol.

6. Greek yoghurt

Tidak sama seperti yoghurt biasa, greek yoghurt lebih terkonsentrasi, dengan kandungan protein yang jauh lebih tinggi yang mendukung kesehatan rambut dan mencegah kerontokan.

Greek yoghurt juga kaya akan selenium, yang membantu melindungi folikel rambut dari kerusakan oksidatif, serta mengandung vitamin B12 yang sangat penting untuk kesehatan rambut. Kekurangan vitamin B12 dapat mengakibatkan kerontokan rambut, terutama pada individu dengan masalah malabsorpsi atau mereka yang mengikuti diet vegan.

7. Kacang lentil

Lentil adalah makanan bergizi yang menjadi salah satu sumber protein nabati terkaya, dengan satu cangkir lentil yang dimasak mengandung 17,9 gram protein.

Protein sangat penting untuk siklus pertumbuhan rambut, dan asupan protein yang rendah dapat menyebabkan telogen effluvium, yaitu jenis kerontokan rambut yang terkait dengan stres.

Lentil juga kaya akan asam amino esensial, seperti leucine, isoleucine, lysine, dan valine, yang sangat penting untuk pertumbuhan rambut yang sehat. Kekurangan asam amino, lebih umum terjadi pada orang dengan kerontokan rambut. Orang dengan androgenetic alopecia lebih mungkin mengalami kekurangan leucine dan valine.

8. Jeroan

Jeroan adalah makanan yang kaya nutrisi dan memainkan peran penting dalam kesehatan rambut. Mengandung sumber zat besi, selenium, dan zinc, yang penting untuk mengatur siklus pertumbuhan rambut.

Namun, perlu diingat bahwa meskipun daging jeroan tinggi vitamin A, yang penting untuk kesehatan secara keseluruhan, mengonsumsinya secara berlebihan dapat mengakibatkan kerontokan rambut, terutama akibat suplementasi dosis tinggi.

9. Tiram

Tiram adalah sumber zinc yang kaya, yang berperan penting untuk mengatur siklus pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Menurut penelitian, orang dengan kondisi seperti alopecia areata dan androgenetic alopecia memiliki kadar zinc yang lebih rendah dibandingkan yang lain.

Hanya dengan dua tiram, Anda dapat memenuhi lebih dari 100% kebutuhan zinc harian Anda. Selain itu, tiram juga menyediakan protein, selenium, dan vitamin B12, yang penting untuk menjaga kesehatan rambut.

10. Biji labu

Biji labu adalah sumber magnesium yang sangat baik, yang membantu mengelola tingkat stres yang dapat mempengaruhi kesehatan rambut. Kadar hormon stres kortisol yang tinggi telah ditemukan pada orang dengan berbagai jenis kerontokan rambut, seperti androgenetic alopecia.

11. Salmon

Salmon adalah makanan yang bergizi dengan kandungan tinggi protein dan asam lemak omega-3, yang dapat mendukung pertumbuhan dan kepadatan rambut. Jenis ikan ini, juga kaya akan vitamin D yang sangat penting untuk mempertahankan siklus rambut yang normal dan memulai fase pertumbuhan rambut.

12. Biji bunga matahari

Biji bunga matahari kaya akan vitamin E dan protein, yang keduanya diperlukan untuk pertumbuhan rambut yang sehat, bersama dengan selenium dan zinc. Satu ons biji bunga matahari mengandung 49% dari nilai harian vitamin E dan sekitar 5 g protein.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho