JawaPos.com - Orang lebih tertarik dengan instagram story dibandingkan dengan posting feed di beranda mereka.
Mengapa demikian? Sebab Instagram story dapat menghilangkan setelah 24 jam, dan tidak akan bertahan lama. Hal ini berbeda dengan posting di feed instagram.
Screenshot story atau tangkapan layar cerita merupakan cara yang bagus untuk menyimpan konten seseorang yang diunggah ke Stories mereka.
Sebagai merek atau kreator konten, Anda mungkin sesekali melihat orang mengambil tangkapan layar Stories Anda untuk dilihat lagi nanti.
Hal ini khususnya berlaku jika Anda menghasilkan konten berharga yang cenderung dianggap sangat berguna oleh orang-orang dalam kehidupan mereka.
Mungkin Anda bahkan pernah melakukan hal serupa jika Anda menemukan konten merek atau kreator lain yang menurut Anda bermanfaat atau ingin Anda tiru.
Jadi, Anda mungkin bertanya-tanya, Apakah Instagram memberi tahu pengguna saat Anda mengambil tangkapan layar di Story mereka?
Atau apakah Anda mendapat pemberitahuan saat seseorang mengambil tangkapan layar di Story Anda?
Mari kita cari tahu jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut di postingan ini.
Berdasarkan penelusuran JawaPos.com, Rabu (4/9) di laman influencermarketinghub.com, Anda tidak usah cemas dan khawatir sebab jawabannya tidak.
Instagram tidak memberi tahu pengguna saat seseorang mengambil tangkapan layar Story mereka.
Pada suatu saat, platform tersebut mulai bereksperimen dengan fitur ini dan memperkenalkan pemberitahuan untuk tangkapan layar Story pada bulan Februari 2018.
Untuk pengujian ini, ikon rana kamera muncul di sebelah pengguna yang mengambil tangkapan layar Story mereka. Informasi ini dapat diakses dengan melihat daftar pemirsa Story.
Namun, Instagram segera menghentikan eksperimen tersebut setelah mendapat respons negatif dari pengguna.
Berbeda dengan dengan Snapchat. Platform tersebut telah menjual dirinya sebagai tempat untuk menjaga kerahasiaan, mempelopori konsep pesan dan Stories yang menghilang di antara platform media sosial populer.
Jadi, masuk akal untuk memberi pengguna notifikasi saat seseorang mengambil tangkapan layar Stories atau pesan mereka.
Di sisi lain, Instagram Stories memiliki tujuan yang sama sekali berbeda. Cerita-cerita ini sebagian besar merupakan cara bagi orang untuk berbagi konten baru tanpa harus mengacaukan Feed mereka.
Dengan begitu, mereka dapat mengunggah sesuatu yang sama sekali acak tanpa mengorbankan konsistensi atau estetika kisi Feed mereka.
Dengan demikian, kekhawatiran utama pengguna Instagram bukanlah orang-orang yang mengambil tangkapan layar dari stories mereka.
Banyak pengguna menyatakan ketidaksukaan mereka terhadap fitur baru tersebut, yang akhirnya menyebabkan Instagram menghapusnya pada bulan Juni tahun yang sama.