JawaPos.com – Memulai hidup baru setelah perceraian dapat menjadi kesempatan untuk pertumbuhan pribadi dan menemukan kebahagiaan lagi.
Banyak perempuan yang menemukan bahwa mereka dapat membangun kembali kehidupan mereka dengan cara yang memuaskan dan menyenangkan setelah pernikahan mereka berakhir.
Namun, tentunya perubahan ini tidak terjadi sekaligus. Artinya melibatkan penerapan sejumlah kebiasaan positif yang membantu perempuan pulih secara emosional dan tumbuh secara pribadi.
Artikel ini bukan hanya tentang perbaikan cepat tetapi tentang perjalanan menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih bahagia.
Berikut beberapa kebiasaan perempuan yang mampu menemukan kedamaian dan kebahagiaan setelah perceraian sebagaimana dilansir dari laman Hack Spirit, Sabtu (24/8) :
1. Mencintai diri sendiri
Setelah bercerai, kita mudah terjebak dengan perasaan bersalah, menyalahkan diri sendiri atau menyesal.
Namun perempuan yang menemukan kedamaian setelah bercerai sering kali berfokus pada mencintai diri sendiri.
Ini bukan menjadi egois atau narsis namun tentang mengakui harga diri Anda dan memperlakukan diri sendiri dengan kebaikan dan rasa hormat yang sama Anda berikan kepada orang lain.
Mencintai diri sendiri bisa terwujud dalam hal sederhana mulai dari menjaga kesehatan fisik, memelihara kesejahteraan mental dan menetapkan batasan untuk memastikan kebahagiaan Anda sendiri.
Intinya dengan mencintai diri sendiri, mereka mampu membentuk kembali sudut pandang mereka dan membuka diri terhadap hal baru berupa kegembiraan dan kedamaian setelah perceraian.
2. Menemukan kembali semangat pribadi
Ada banyak perempuan-perempuan yang dalam pernikahannya, mereka kehilangan kontak dengan hal yang mereka sukai seperti melukis, mendaki gunung dan bahkan sekadar menghabiskan pagi yang tenang sambil membaca buku bagus.
Namun, setelah perceraian mereka justru mampu membuat keputusan sadar untuk menyambung kembali hobinya yang hilang tersebut.
Mereka mulai menghadiri kelas melukis di akhir pekan, merencanakan perjalanan hiking dengan teman-temannya dan menyisihkan waktu di pagi hari hanya untuk membaca.
3. Melatih kesadaran penuh
Perhatian penuh adalah praktik umum yang hadir sepenuhnya dan terlibat di saat ini sehingga mampu menyadari pikiran dan perasaan kita tanpa gangguan dan penilaian.
Kesadaran penuh sebenarnya dapat dipraktikkan dalam banyak cara mulai dari meditasi, makan dengan kesadaran penuh hingga berjalan dengan kesadaran penuh.
Menurut penelitian, melatih perhatian dapat secara signifikan mengurangi gejala depresi dan stres dimana perasaan ini sangat umum dialami setelah perceraian.
Perempuan yang berhasil menemukan kedamaian setelah perceraian sering memasukkan perhatian penuh ke dalam rutinitas mereka sehingga membantu mereka tetap fokus pada saat ini dan tidak tersesat dalam penyesalan masa lalu.
4. Menumbuhkan rasa syukur
Setelah perceraian, terkadang kita merasa tidak ada lagi yang bisa disyukuri. Namun perempuan yang bisa menemukan kebahagiaan setelah perceraian sering kali menumbuhkan rasa syukur bahkan dalam hal-hal kecil.
Rasa syukur bukan berarti mengabaikan rasa sakit atau berpura-pura semuanya baik-baik saja.
Namun tentang menemukan sisi positif, kegembiraan kecil di tengah kekacauan. Hal ini juga tentang menyadari bahwa meskipun hidup sulit saat ini namun masih ada hal-hal yang patut disyukuri.
5. Merangkul perubahan
Perubahan memang tampak menakutkan. Ketika pernikahan telah berakhir terkadang kita merasa hidup kita telah hilang mulai dari masa depan yang tiba-tiba hilang arah hingga segalanya terasa tidak pasti.
Pada dasarnya perubahan dapat menjadi peluang untuk berkembang, untuk mendapatkan pengalaman baru dan untuk menemukan bagian-bagian diri Anda yang tidak pernah Anda ketahui sebelumnya.
Intinya mereka tidak melawan perubahan namun mereka justru belajar dan mengikuti arus kehidupan dan menggunakan perubahan sebagai batu loncatan menuju masa depan baru mereka.
6. Memprioritaskan perawatan diri
Inti dari menemukan kedamaian dan kegembiraan setelah perceraian adalah praktik perawatan diri. Ini tentang menjaga kesehatan fisik, emosional dan mental.
Perawatan diri dapat dilakukan dalam berbagai bentuk mulai dari mandi santai, olahraga teratur, meluangkan waktu untuk hobi atau sekadar memastikan kita cukup tidur.