JawaPos.com – Pada dasarnya berbicara dengan anak-anak memang hal sulit sebab semuanya tentang keseimbangan.
Pernahkan Anda bertanya-tanya apakah mereka benar-benar mendengarkan atau apakah kata-kata Anda diabaikan begitu saja?
Psikolog mengatakan ada tanda-tanda yang jelas bahwa Anda tidak terhubung dengan mereka karena komunikasinya kurang baik sebagaimana dilansir dari laman The Expert Editor, Senin (19/8) sebagai berikut:
- Percakapan satu arah
Percakapan adalah jalan dua arah terutama jika menyangkut anak-anak. Anak-anak perlu merasa didengarkan dan dihargai. Jika tidak, mereka akan menutup diri dan berhenti berkomunikasi sama sekali.
Jadi mulai sekarang ketika Anda mengobrol, maka Anda bisa mencoba untuk lebih melibatkan mereka. Mulai dari meminta pendapat mereka, mendorong mereka untuk berbagi pikiran dan perasaan mereka. Hal ini bukan tentang memimpin percakapan tetapi menjadi bagian aktif dari percakapan.
- Sering terjadi kesalahpahaman
Tanda lain kurangnya komunikasi antara Anda dan anak adalah sering terjadi kesalahpahaman. Pasalnya anak-anak sering mengartikan situasi secara berbeda dari orang dewasa. Dan tugas kita sebagai orang tua adalah menjembatani kesenjangan itu.
Sebab hal ini bisa memastikan kita memahami sudut pandang mereka dengan benar.
- Menghindari topik serius
Pada dasarnya anak-anak sering kali meniru perilaku dan sikap orang tua mereka. Jika Anda menghindari topik yang serius maka anak Anda akan melakukan hal yang sama.
Sebuah penelitian menunjukkan anak-anak usia lima tahun dapat memahami dan terlibat dalam percakapan tentang kematian, penyakit dan topik sulit lainnya.
Menghindari topik yang serius dapat mengirimkan pesan bahwa hal itu seperti tabu atau menakutkan. Jadi, mulai sekarang Anda bisa mencoba untuk menciptakan ruang aman dimana mereka dapat mengajukan pertanyaan dan mengungkapkan perasaan mereka tentang hal-hal ini.
Hal ini juga penting untuk perkembangan emosional mereka dan dapat membantu menumbuhkan komunikasi terbuka.
Baca Juga: Patut Dicontoh! 5 Zodiak Ini Selalu Berperilaku Santun dengan Orang Tua
- Kurangnya koneksi emosional
Emosi merupakan komponen penting dalam komunikasi dan sangat krusial saat berinteraksi dengan anak kecil Anda.
Jika Anda hanya fokus pada fakta jadwal, aturan dan tidak meluangkan waktu untuk terhubung secara emosional dengan anak Anda maka itu tanda komunikasi Anda kurang.
Anak-anak perlu merasa bahwa perasaan mereka penting. Mereka perlu tahu bahwa boleh saja mengekspresikan sedih, bahagia, takut atau gembira. Ini bukan sekadar kata-kata namun tentang memahami dan memvalidasi emosi mereka.
- Mereka tidak terbuka
Tidak selalu mudah bagi anak untuk mengekspresikan emosi atau mengutarakan masalah mereka. Namun jika Anda sabar, pengertian dan mudah didekati maka mereka akan lebih mungkin untuk terbuka. Kuncinya menciptakan lingkungan yang saling percaya.
Anda bisa memberi tahu mereka bahwa apa pun yang mereka alami, Anda ada untuk mereka. Bukan untuk menghakimi atau memarahi tetapi untuk mendengarkan, berempati dan membimbing.
- Terlalu bergantung pada komunikasi digital
Komunikasi digital memang terbilang sangat praktis dan efisien tetapi tidak seharusnya menggantikan interaksi tatap muka terutama dengan anak-anak Anda.
Ketika Anda berkomunikasi secara digital maka Anda kehilangan kehangatan senyuman hingga sentuhan yang meyakinkan. Intinya bagi anak-anak, isyarat non verbal sangat penting untuk perkembangan emosional mereka.
- Kurangnya mendengarkan secara aktif
Mendengarkan bukan hanya sekadar mendengar kata-kata namun memahami emosi di balik kata-kata dan perasaan yang tidak terucapkan. Ini juga tentang memberi mereka perhatian penuh, menunjukkan empati dan mengakui sudut pandang mereka.
Jika Anda tidak mendengarkan secara aktif berarti Anda tidak berkomunikasi secara efektif dan anak Anda tentu dapat merasakannya juga.***