← Beranda

Rahasia Watak Tersembunyi di Balik 12 Bentuk Mata, Menurut Primbon Jawa: dari Mata Cekung hingga Mata Lebar, Simak!

Mellyna Putri DiniarKamis, 11 Juli 2024 | 02.08 WIB
Ilustrasi orang dengan weton pemilik ajian mata malaikat./ freepik/vwalakte

JawaPos.com – Pernahkah Anda mengamati mata seseorang dan merasa ada sesuatu yang tersirat di balik tatapannya? Ternyata, bukan hanya perasaan semata.

Primbon Jawa, kitab warisan leluhur yang sarat akan kearifan lokal, mengajarkan bahwa bentuk mata dapat menjadi jendela untuk memahami watak dan kepribadian seseorang.

Dalam budaya Jawa, mata dianggap sebagai cerminan jiwa. Setiap lekuk, garis, dan warna pada mata dipercaya memiliki makna tersendiri. Ilmu membaca karakter melalui mata ini dikenal sebagai ‘netra basa’ atau ‘ilmu titen’.

Dengan memahami ilmu ini, kita dapat lebih mudah mengenali karakter orang lain dan membangun hubungan yang lebih harmonis. Artikel ini akan membahas secara mendalam tentang ragam bentuk mata dan bagaimana primbon Jawa mengaitkannya dengan watak seseorang.

Mulai dari mata bendul yang menandakan kepribadian penakut hingga mata bulat yang mencerminkan keteguhan hati.

14 Bentuk Mata dan Watak Menurut Primbon Jawa

Dilansir dari saluran YouTube @SabdaningRatu, Rabu (10/7), berikut 12 bentuk mata dan kaitannya dengan watak dan kepribadian seseorang dalam primbon Jawa.

1. Netra Pentul (Mata Bendul)

Mata bendul adalah mata dengan kelopak tebal. Mata ini menunjukkan seseorang yang cenderung penakut, kurang percaya diri, dan mudah terpengaruh. Mereka memerlukan dukungan dan dorongan untuk berani mengambil keputusan.

2. Netra Legok (Mata Cekung)

Mata cekung menandakan ambisi dan keinginan yang besar. Mereka adalah pribadi yang bersemangat, pekerja keras, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar impian. Namun, mereka perlu belajar mengendalikan ambisinya agar tidak menjadi berlebihan.

3. Netra Legok Alise Medun (Mata Cekung dengan Alis Turun)

Orang dengan mata cekung dengan alis yang cenderung turun dan dekat dengan mata ini memiliki beban pikiran yang berat dan mudah khawatir. Mereka perlu belajar untuk lebih rileks dan menikmati hidup.

4. Netra Seret Kuning (Mata dengan Seret Kuning)

Seret kuning adalah garis kuning di sekitar iris mata. Orang dengan mata ini dikenal memiliki sifat baik, penyabar, dan penuh kasih sayang. Mereka adalah pendengar yang baik dan mudah berempati dengan orang lain.

5. Netra Lip Tajem (Mata Sendu)

Mata sendu menunjukkan seseorang yang memiliki hati dan iman yang kuat. Mereka adalah pribadi yang teguh pendirian, tidak mudah tergoda, dan selalu berusaha berbuat baik.

6. Netra Sedang (Mata Sedang)

Orang dengan mata sedang cenderung bijaksana dan adil dalam mengambil keputusan. Mereka adalah penengah yang baik dan mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang.

7. Netra Ciut (Mata Sipit)

Mata sipit dalam primbon Jawa dikaitkan dengan sifat kurang bisa menghargai kebaikan orang lain. Mereka cenderung egois dan hanya mementingkan diri sendiri.

8. Netra Kero/Keder (Mata Juling)

Mata juling menandakan keinginan yang menggebu-gebu dan sulit dikendalikan. Mereka perlu belajar untuk lebih sabar dan mengontrol emosi.

9. Netra Lonjong (Mata Lonjong)

Orang dengan mata lonjong cenderung mudah jatuh cinta dan tertarik pada lawan jenis. Mereka adalah pribadi yang romantis dan penuh kasih sayang.

10. Netra Bunder Ombo Putih (Mata Bulat Besar dengan Banyak Putih)

Mata ini menunjukkan seseorang yang mudah panik dan gugup, terutama saat berbicara di depan umum. Mereka perlu meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi.

11. Netra Bunder (Mata Bulat)

Mata bulat menandakan pemikiran yang mantap dan fokus. Mereka adalah pribadi yang pekerja keras, tekun, dan bertanggung jawab.

12. Netra Akehe Ireng (Mata dengan Banyak Hitam)

Orang dengan mata ini memiliki penglihatan yang tajam, namun cenderung sederhana dalam berpikir. Mereka perlu belajar untuk melihat masalah secara lebih luas dan mendalam.

Ilmu netra basa dalam primbon Jawa mengajarkan kita untuk tidak hanya melihat, tetapi juga mengamati dengan seksama. Dengan memahami makna di balik bentuk mata, kita dapat lebih peka terhadap karakter orang lain dan membangun hubungan yang lebih harmonis.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho