← Beranda

Kenali 7 Tanda Seseorang Sedang Berjuang Keras dalam Hidupnya, Menurut Psikologi

Elista Ita YustikaRabu, 10 Juli 2024 | 02.51 WIB
lustrasi selalu pusing hingga stres masalah pekerjaan menjadi tanda lingkungan kerjamu toxic. /Sumber Foto : Karolina Grabowska/Pexels.com

JawaPos.com – Kita semua pasti pernah mengalami kesulitan di beberapa titik dalam hidup. Tetapi tidak semua dari kita akan selalu terbuka tentang hal itu.

Banyak orang cenderung memendam perasaan dan emosinya, membiarkan hal-hal perlahan menggerogoti mereka, alih-alih mengambil langkah untuk memperbaikinya.

Hal ini tentu tidak baik. Jadi, jika Anda curiga ada orang dekat Anda yang sedang kesulitan menjalani hari, sebaiknya beri tahu mereka bahwa Anda ada untuk mereka, dan bahwa mereka tidak sendirian.

Namun sebelum itu semua, Anda harus mengenali tanda-tandanya, yang sering diabaikan kebanyakan orang.

Dalam artikel yang dikutip dari ideapod.com, Selasa (9/7) ini, kita akan mengupas tuntas tanda-tanda halus seseorang tengah berjuang dalam hidup namun tidak mau mengakuinya.

1. Kebiasaan makan mereka berubah

Orang yang menyembunyikan tekanan emosionalnya dalam hidup mungkin berkata mereka masih baik-baik saja. Jadi, penting untuk memperhatikan hal-hal kecil dari kebiasaan mereka.

Apakah mereka hampir tidak makan? Atau apakah mereka terlalu memanjakan diri dan bergantung pada makanan untuk memuaskan diri?

Hal-hal seperti penurunan atau penambahan berat badan yang signifikan, pola makan yang tidak teratur, atau minat tiba-tiba terhadap junk food seringkali mengarah pada masalah yang lebih mendalam.

Hubungan seseorang dengan makanan dapat memberikan banyak makna. Bagi sebagian orang, makanan dapat mengalihkan perhatian dan memberikan rasa nyaman.

Sehingga, makanan dapat mengisi kekosongan emosional untuk sementara waktu ketika sebagian orang sedang merasa sedih dan tertekan.

2. Pola tidur mereka tidak menentu

Seperti makanan, pola tidur seseorang dapat menunjukkan suatu dengan jelas, jadi mulailah memperhatikannya dengan seksama.

Kesulitan untuk tidur, sering terbangun di malam hari, tidur terlalu lama, atau tampak selalu lelah, dan mudah tersinggung, semua hal ini menunjukkan adanya masalah yang mendasarinya.

3. Mereka mulai menarik diri secara sosial

Saat Anda sedang berjuang dalam hidup, kecenderungannya adalah Anda seringkali menghindari orang lain.

Ini terjadi karena bagi sebagian orang, berurusan dengan orang lain biasanya membutuhkan usaha dan investasi lebih secara emosional.

Ini adalah hal-hal yang tidak menarik ketika Anda sedang merasa sedih dan mengalami kurangnya motivasi.

Jadi, jika seseorang yang tadinya merupakan sosok yang sangat pandai bersenang-senang, namun tiba-tiba menarik diri, sering menolak undangan, atau tampak sangat pendiam, hal ini berpotensi menjadi penyebab timbulnya kekhawatiran.

4. Mereka mulai mengabaikan tanggung jawab mereka

Ketidakpedulian dan depresi seringkali digunakan secara sinonim. Dalam kasus ini, Anda mungkin akan menjadi begitu terpaku pada pergumulan batin Anda, hingga Anda berhenti peduli.

Mungkin Anda mulai sering melewatkan tenggat waktu pekerjaan meskipun pekerjaan Anda sedang dipertaruhkan karena Anda terlalu terganggu, dan kesulitan untuk fokus.

Mungkin Anda mulai mengabaikan kebersihan dan penampilan pribadi Anda, tidak peduli dengan bagaimana Anda tampil di mata orang lain.

Mungkin Anda berhenti mengerjakan tugas-tugas rumah, membiarkan rumah dan/atau tempat kerja Anda kembali menjadi kotor.

Tiba-tiba, tanggung jawab Anda dalam hidup menjadi tidak penting, dan akhirnya, Anda mengabaikannya hal tersebut.

5. Mereka menjadi mudah tersinggung dan mengalami perubahan suasana hati

Bila Anda tidak bahagia atau stres dalam jangka waktu lama, Anda mungkin akan menjadi rewel. Anda mudah marah secara tiba-tiba, membentak orang-orang terdekat, membentak pelayan toko yang tidak tahu malu, dan meluapkan amarah di jalan.

Anda mungkin lebih sering berselisih dengan teman-teman Anda. Orang-orang bersikap hati-hati dalam berurusan dengan Anda, dan itu wajar saja.

6. Mereka sering memiliki penyakit fisik yang tidak dapat dijelaskan

Saat Anda stres atau banyak pikiran, hal ini seringkali terwujud sebagai penyakit fisik ringan namun sering terjadi.

Jika orang yang Anda curigai sedang berjuang harus menghadapi migrain yang berulang, sakit perut, nyeri otot, sakit tenggorokan, atau keluhan fisik biasa lainnya tanpa penyebab yang jelas, hal ini kemungkinan terkait dengan beberapa tingkat gejolak emosional.

7. Mereka mulai menyalahgunakan alkohol dan/atau narkoba

Meminum alkohol dan mengonsumsi narkoba merupakan salah satu bentuk pelarian tertua yang diketahui manusia.

Anda lihat, rata-rata orang dapat mengendalikan diri dalam hal mengonsumsi zat-zat terlarang. Rata-rata orang mampu melestarikan moderasi, disiplin, dan keseimbangan.

Ketika menuruti hawa nafsu berubah menjadi penyalahgunaan yang tidak baik, ini mungkin saatnya Anda harus mulai merasa khawatir.

Bila seseorang secara rutin mabuk-mabukan; atau bila mereka mulai terbiasa dengan narkoba ilegal yang bermasalah, atau terlalu bergantung pada pil resep dokter, kemungkinan besar ada sesuatu yang lebih mendalam yang terjadi.

***

EDITOR: Setyo Adi Nugroho