JawaPos.com - Menurut psikologi, selera makan seseorang dapat menunjukkan kepribadian seseorang, termasuk orang-orang yang menyukai rasa pedas.
Cita rasa pedas menjadi salah satu rasa yang paling banyak disukai orang, sensasinya yang lebih dari sekadar rasa seperti asin, manis, atau asam.
Rasa pedas timbul ketika paparan zat-zat kimia tertentu, seperti capsaicin dalam cabai, merangsang reseptor rasa pedas pada lidah dan sel-sel saraf di tubuh.
Meskipun terasa menyiksa di lidah, masih banyak orang yang sangat menyukai makanan yang memiliki rasa pedas. Mungkin banyak orang mendapatkan sensasi khusus dari rasanya.
Dikutip dari laman The List pada (22/6), orang yang menyukai rasa pedas biasanya suka mencari sensasi.
Orang-orang yang menyukai rasa pedas mungkin adalah pencari sensasi. Nadia Byrnes, doktoral di Pennsylvania State University memiliki penelitian yang menarik.
Nadia mensurvei sekelompok peserta yang terdiri dari 184 orang, yang semuanya diberi 25 mikrometer capsaicin (bahan kimia yang ditemukan dalam cabai).
Baca Juga: Dibalik Kepribadian Orang yang Suka Makanan Pedas, Benarkah Cenderung Menyukai Tantangan?
Intensitas makanan pedas ditingkatkan secara bertahap dan responsnya didokumentasikan. penelitian ini mengungkapkan motivasi yang berbeda pada pria dan wanita.
Pria menikmati makanan pedas karena makanan tersebut membuat mereka dinilai oleh orang lain, sedangkan wanita menikmati rasa pedas untuk tujuan mencari sensasi rasa pedas.
Selain suka mencari sensasi, orang yang menyukai rasa pedas juga dikenal memiliki kepribadian yang berani, dikutip dari laman Spoon University pada (22/6).
Menurut sebuah penelitian di Penn State, orang-orang yang berani mengambil risiko tampaknya lebih menyukai makanan pedas.
Penelitian lain di Prancis mengambil sampel pria berusia 14 hingga 44 tahun, dan menemukan bahwa penggunaan saus pedas yang lebih tinggi berkorelasi dengan kadar testosteron yang lebih tinggi dalam air liur.
Mereka menyimpulkan bahwa konsumsi cabai dikaitkan dengan perilaku dominasi, agresi, dan keberanian.
Meskipun masih diperlukan lebih banyak penelitian, tampaknya ada korelasi yang pasti antara selera pedas dan keberanian.
Baca Juga: Bikin Nagih, Tapi Ternyata Makanan Pedas Miliki 6 Bahaya Negatif Bagi Kesehatan Lho
Makan Makanan Pedas Mempengaruhi Kepekaan Lidah
TRPV1, sebuah reseptor dalam tubuh manusia, diaktifkan setiap kali memakan makanan yang mengandung capsaicin.
Peneliti mengatakan bahwa TRPV1 memberi tahu tubuh manusia saat suhu tubuh memanas. Jadi ketika kita makan sesuatu yang pedas, TRPV1 memberi tahu otak bahwa suhunya meningkat.
Mungkin inilah sebabnya mengapa tetesan keringat terbentuk di sekitar pelipis atau mulut Anda ketika Anda menggigit cabai.
Berkaitan dengan hal itu, mengonsumsi makanan pedas dalam jumlah yang lebih tinggi sebenarnya membuat langit-langit mulut tidak peka terhadap rasa pedas.
Toleransi pedas beberapa orang jauh lebih tinggi daripada yang lain. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor seperti budaya, geografis, dan kekeluargaan untuk memilih makanan pedas daripada yang lain.
Namun, makan banyak capsaicin sebenarnya membuat seseorang tidak peka terhadap makanan pedas dari waktu ke waktu.
***