← Beranda

Kerap Mengantuk Pagi Hari Padahal Sudah Tidur Cukup? Ternyata Ini Penyebabnya

Hanny SuwindariSelasa, 18 Juni 2024 | 18.54 WIB
Ilustrasi zodiak paling malas dan selalu mengantuk. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Melakukan aktifitas di pagi hari, seperti bekerja atau belajar pastinya kerap menjadi rutinitas beberapa orang.

Namun terkadang, kerap kali rasa ngantuk membuat ingin memejamkan mata.

Meski telah tidur cukup, ada beberapa alasan yang dapat menyebabkan seseorang merasa mengantuk di pagi hari.

Berikut adalah beberapa penyebab yang umum:

1. Tidur cukup bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga kualitas. Gangguan tidur seperti sleep apnea, insomnia, atau lingkungan tidur yang tidak nyaman dapat mengganggu kualitas tidur.

2. Tidur pada jam yang berbeda-beda setiap hari dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh, yang mengatur siklus tidur-bangun.

3. Kurangnya asupan cairan dapat menyebabkan dehidrasi, yang seringkali membuat seseorang merasa lelah dan mengantuk.

4. Diet yang kurang seimbang, terutama kurangnya asupan protein dan karbohidrat kompleks, dapat mempengaruhi tingkat energi.

5. Aktivitas fisik yang minim dapat menyebabkan tubuh merasa lesu. Olahraga membantu meningkatkan aliran darah dan energi.

6. Stres dan kecemasan dapat mempengaruhi kualitas tidur dan menyebabkan kelelahan mental dan fisik yang berujung pada rasa kantuk.

7. Beberapa kondisi medis seperti anemia, hipotiroidisme, dan diabetes dapat menyebabkan rasa lelah berlebihan.

8. Paparan cahaya biru dari layar gadget dapat mengganggu produksi melatonin, hormon yang mengatur tidur, sehingga mengganggu kualitas tidur.

9. Kafein yang dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur dapat mengganggu tidur, begitu pula dengan alkohol yang dapat mengganggu siklus tidur.

Untuk mengatasi masalah ini, seseorang dapat mencoba beberapa langkah berikut:

- Menjaga rutinitas tidur yang konsisten.

- Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.

- Menghindari penggunaan gadget sebelum tidur.

- Mengonsumsi makanan seimbang dan cukup cairan.

- Berolahraga secara teratur.

- Mengelola stres dengan teknik relaksasi.

Jika rasa kantuk berlebihan terus berlanjut, sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

EDITOR: Hanny Suwindari