← Beranda
5 Ciri Kepribadian Weton Pemimpin Milik Presiden Soekarno, Dikenal Sebagai Sosok yang Percaya Diri dan Bercita-Cita Tinggi
Rofia Ismania SartiJumat, 7 Juni 2024 | 13.40 WIB
Ilustrasi weton. (Freepik/pikisuperstar)

JawaPos.com - Sebagian masyarakat jawa masih membawa budaya dari nenek moyangnya di dunia modern ini. Salah satunya budaya tentang weton.

Weton diyakini sebagai primbon ramalan jawa ilmu titen (mengingat) untuk mengetahui watak, karakter, kepribadian, hingga perjodohan seseorang.

Kali ini JawaPos.com akan mengulas tentang kepribadian weton pemimpin yang dimiliki oleh Presiden Republik Indonesia (RI) yang pertama yakni Soekarno.

Berdasarkan informasi yang dikutip oleh JawaPos.com, Jumat (7/6), di kanal YouTube Weton Jawa Official, bahwa Soekarno lahir di Surabaya 6 Juni 1901.

Dari tanggal lahir Soekarno dapat diketahui bahwa presiden RI yang pertama ini memiliki weton Kamis Pon.

Weton Kamis Pon tersebut memiliki jumlah Neptu 15 yakni Kamis 8 dan Pon 7.

Berikut 5 kepribadian paling menonjol milik Soekarno, sang pemimpin pemilik weton Kamis Pon:

1. Memiliki cita-cita yang tinggi

Kelahiran weton ini biasanya memiliki cita-cita tinggi. Mereka juga punya tujuan mulia yang diwujudkan sekuat tenaganya.

2. Cerdas

Weton ini cerdas dan punya rasa ingin tahu yang tinggi. Mereka juga suka dengan hal-hal baru, karena itu weton ini punya wawasan yang luas.

Baca Juga: Mulai Bawang Hingga Rutabaga, Inilah 13 Umbi-umbian Tersehat yang Sangat Disarankan untuk Dikonsumsi

3. Percaya diri

Sosok yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi. Baik itu kepercayaan diri terhadap materi, ataupun kepandaian. Tak heran jika weton ini dinobatkan sebagai weton pemimpin.

4. Mudah bergaul

Weton ini dikenal mudah bergaul, tak heran jika mereka pandai dalam melakukan negosiasi dan perjanjian-perjanjian dengan orang lain.

Baca Juga: Intuitif dan Sensitif, 3 Zodiak Ini Mampu Mencapai Kenaikan Spiritual di Tahun Ini, Sosoknya Bisa Melepaskan Pola Negatif

5. Tidak tertarik dengan urusan orang lain

Meski suka bergaul, tampaknya weton ini tidak tertarik dengan urusan orang lain. Apalagi tentang privasi orang lain. Mereka hanya fokus pada tujuannya.

Selain itu mereka cukup puas jika hanya mengandalkan kemampuan pribadi untuk memahami situasi dan menghindarkan diri dari pengaruh orang lain.

EDITOR: Hanny Suwindari