← Beranda

Bukan Manja, 6 Karakteristik Perempuan Ini yang Dominan dengan Feminine Energy: Apakah Kamu Termasuk?

Sharah SalsabilaSelasa, 4 Juni 2024 | 17.20 WIB
Ilustrasi perempuan introvert yang pandai bersosialisasi. (Freepik)

JawaPos.com - Istilah feminine energy, akhir-akhir ini banyak diperbincangkan di media sosial khususnya oleh para perempuan Indonesia.

Karakteristik feminine energy disandingkan dengan masculin energy, perbedaannya mulai dari tingkah laku hingga cara berpikir dalam mengambil suatu tindakan.

Feminine Energy sering dikaitkan dengan perempuan, sementara masculin energy disangkutkan dengan laki-laki. Padahal kedua karakter itu tidak terpaut oleh gender seseorang.

Pada tubuh manusia, sebetulnya terdapat dari kedua energi tersebut. Hanya saja ada salah satu energi yang mendominasi karakter energi tersebut. Ada yang didominasi oleh feminine energy dan masculin energy.

Ada banyak perbincangan tentang feminine energy pada perempuan di media sosial, mari kenali 6 karakteristiknya. Di antaranya sebagai berikut:

1. Memiliki rasa empati yang tinggi

Setiap kali mendengar atau melihat orang yang sedang masa kesulitan, perempuan dengan karakter feminine energy akan langsung bergerak dalam memberikan pertolongan. Perasaan itu spontan muncul dalam dirinya, sehingga tak hanya iba melalui perasaan melainkan sekaligus dengan tindakan.

2. Terbuka dan mampu membuat penilaian di luar rasionalitas

Perempuan dengan karakteristik feminine energy tak sungkan-sungkan untuk mengemukakan penilaian dan pendapatnya terhadap suatu hal menurut pandangan mereka masing-masing.

3. Memiliki kemampuan komunikasi yang baik

Komunikasi yang baik dan tersusun menjadi suatu karakteristik feminine energy yang melekat. Hal itu membuat lawan bicaranya dapat lebih mudah memahami setiap perkataan yang diungkapkan, bahkan merasa nyaman ketika mendengarkannya bicara.

4. Mengetahui cara menenangkan dan mencintai diri sendiri dengan baik

Energi positif yang muncul dari perempuan dengan feminine energy yaitu ketika mereka sudah selesai dengan diri sendiri. Sebab, manusia mana pun pasti pernah merasakan luka di masa lalu yang berdampak pada masa depannya.

Namun, ketika seorang perempuan mampu berdamai dengan keadaannya, maka akan mudah menemukan cara menenangkan dan dan mencintai diri sendiri dengan baik. Tentunya energi tersebut bisa mempengaruhi orang sekitarnya seperti pasangan, keluarga bahkan teman terdekatnya.

5. Lebih mengutamakan intuisi/perasaan dalam mengambil keputusan

Seperti alaminya perempuan yang dikenal dengan mendahulukan perasaan dalam setiap tindakannya. Menurut penelitian bahwa adanya perbedaan struktur otak perempuan dan laki-laki yang menyebabkan adanya kepekaan dan ketidakpekaan atas perasaan.

Maka, perempuan lebih mengutamakan perasaan dalam mengambil keputusan ketimbang lelaki yang mendahulukan logika.

6. Memiliki kreativitas yang tinggi

Perempuan yang didominasi karakteristik Feminine Energy ini akan banyak cara dan akal dalam melakukan suatu tindakan, ia memiliki jiwa kreativitas yang tinggi sehingga lingkungan sekitarnya dapat menjunjung tinggi keberadaannya.

Dari ke-6 karakteristik perempuan yang didominasi Feminine Energy ini bisa dilihat bahwa perilakunya bukan manja dan tidak mandiri atau sering mengandalkan orang lain, kenyataannya energi yang ia pancarkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan.

Dilansir dari laman Vixen Gathering, Feminine Energy juga bermanfaat bagi manajemen waktu seperti menyadarkan intuisi atau perasaan dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dalam menentukan skala prioritas tugas.

Serta Feminine Energy mampu mendorong untuk lebih fleksibilitas dan tidak kaku dalam menyusun jadwal tugas atau pekerjaan, contohnya berlaku bagi para perempuann yang berkarir diluar maupun menjadi Ibu Rumah Tangga.

Perempuan yang cerdas, mandiri, dan memiliki banyak kemampuan tetapi tak melupakan kodrat perasaan lemah lembutnya. Karakteristik ini tentunya sangat berpengaruh juga dalam hubungannya dengan pasangan, keluarga, bahkan lingkungan pekerjaannya. Apakah kamu termasuk di dalamnya?

EDITOR: Ilham Safutra