← Beranda

Salah Satunya Masih Berkomunikasi, Berikut 9 Tanda Mantan Ingin Balikan Tapi Ragu karena Luka Masa Lalu

Achmad AsroriSelasa, 30 April 2024 | 23.29 WIB
Ilustrasi- Menjaga komunikasi dengan mantan. (odua-freepik)

JawaPos.com - Seringkali dikatakan bahwa akhir dari sebuah hubungan tidak selalu berarti akhir dari perasaan. Kadang kala ada terbesit dalam pikiran Anda dan Mantan Anda untuk Balikan Berikut.

Ketika ingin merajut kembali hubungan, penting untuk memahami bagaimana perasaan mantan pasangan Anda. “Apakah mantanku sudah menutup diri atau ingin kembali meskipun masih ragu karena luka masa lalu?” Pertanyaan ini mungkin pernah terbesit dalam pikiran Anda.

Untuk mencari jawaban dari pertanyan ini, penting untuk menganalisis gerak-gerik mantan pasangan Anda pasca putus cinta. Melansir Hack Spirit, berikut 9 tanda mantan pasangan Anda ingin kembali merajut hubungan dengan Anda:

1. Mereka Tetap Berhubungan

Salah satu indikator terbesar bahwa mantan Anda mungkin ingin Anda kembali tetapi merasa khawatir adalah usaha terus-menerus mereka untuk tetap berhubungan. Meskipun putus, mereka tetap terbuka untuk berkomunikasi, menunjukkan minat pada kehidupan dan kesejahteraan Anda.

Baik itu merespons pesan teks, memeriksa kabar Anda sesekali, atau memulai percakapan, keraguan mereka untuk memutuskan hubungan menunjukkan adanya perasaan mereka yang belum sepenuhnya dilepaskan.

2. Mereka Ingin Menghabiskan Waktu Bersama

Meskipun dinamika hubungan Anda mungkin telah berubah setelah putus, keinginan mantan Anda untuk bertemu dan melakukan kegiatan bersama adalah sebuah petunjuk mereka ingin balikan dengan Anda.

Bahkan jika mereka mengaku puas dengan menjaga persahabatan, keinginan mereka untuk menginvestasikan waktu dan usaha pada hubungan Anda menunjukkan adanya ikatan yang masih tersisa yang melebihi sekadar niat platonis (berteman dan bersahabat).

3. Perilaku Media Sosial

Di era digital saat ini, media sosial menawarkan wawasan berharga tentang pikiran dan perasaan seseorang, termasuk mantan Anda. Jika mereka membuka blokir Anda atau menggunakan cara lain untuk mengikuti keberadaan akun online Anda, kemungkinan mereka masih terlibat secara emosional dalam hidup Anda.

Baik itu dengan menyukai kiriman Anda, melihat cerita Anda, atau secara tidak langsung memantau aktivitas Anda melalui teman-teman bersama, kehadiran virtual mereka yang terus-menerus bisa jadi indikator yang menunjukkan adanya emosi yang belum terselesaikan.

4. Posting Mengenai Masalah Hubungan

Perhatikan konten yang dibagikan mantan Anda di media sosial atau dibahas secara publik. Jika mereka sering memposting tentang tantangan hubungan, pemulihan setelah putus, atau perjuangan emosional, bisa jadi itu cara mereka untuk memproses perasaan yang belum terselesaikan dan mencari penutup konflik batin.

Dengan mengatasi topik-topik ini, mereka mungkin secara tidak langsung mencoba mencapai Anda, berharap memulai percakapan tentang kemungkinan balikan dan merajut ulang hubungan cinta.

5. Menanyakan Melalui Teman Bersama

Rasa ingin tahu mantan Anda tentang kehidupan Anda setelah putus mungkin juga terpancar dalam interaksi mereka dengan teman atau kenalan bersama.

Jika mereka sering bertanya tentang Anda atau mengekspresikan minat pada kondisi Anda melalui kontak bersama, hal tersebut menunjukkan investasi yang berkelanjutan dalam hidup Anda dan ketidaknyamanan dalam memutuskan hubungan sepenuhnya.

Meskipun pertanyaan mereka mungkin terlihat santai, seringkali mereka mengkhianati perasaan kerinduan dan ketidakpastian mereka yang terselubung.

6. Memblokir dan Membuka Blokir

Siklus memblokir dan membuka blokir di media sosial adalah tanda pasti dari konflik internal dan ketidakpastian mantan Anda. Tindakan mereka mencerminkan perjuangan yang konstan antara keinginan mereka untuk menjaga hubungan dengan Anda dan ketakutan akan terluka lagi.

Baik itu karena dorongan atau untuk mengurangi keraguan mereka, sikap semacam ini menggambarkan kekacauan emosional mereka yang terus-menerus dan perasaan yang belum terselesaikan.

7. Menjaga Hubungan dengan Keluarga Anda

Meskipun putus, mantan Anda mungkin terus menjalin hubungan dengan anggota keluarga Anda, hal ini menunjukkan keinginan untuk mempertahankan hubungan tidak langsung dengan Anda.

Baik itu dengan mencari kabar dari kerabat Anda atau menghadiri acara keluarga, tindakan mereka menunjukkan ketidaknyamanan untuk memutuskan hubungan sepenuhnya dan ikatan yang masih terjalin dengan aspek masa lalu yang Anda bagi.

8. Meminta Maaf atas Putus

Perhatikan bagaimana mantan Anda merefleksikan alasan untuk putus. Jika mereka mengekspresikan penyesalan, mengambil sebagian tanggung jawab, atau mengungkapkan keinginan untuk mempertimbangkan kembali keputusan masa lalu, sikap itu menunjukkan perasaan yang belum terselesaikan dan ketidaknyamanan untuk sepenuhnya melepaskan Anda.

Permintaan maaf mereka mungkin berfungsi sebagai validasi emosional, menandakan keinginan untuk balikan dan kesiapan untuk mengatasi kesalahan masa lalu.

9. Bercanda Tentang Balikan

Humor seringkali berfungsi sebagai mekanisme pertahanan untuk menyembunyikan perasaan rentan yang mendasar. Jika mantan Anda membuat lelucon atau komentar yang bermain-main tentang balikan, mungkin itu cara mereka untuk menguji dan mengukur reaksi Anda.

Meskipun mereka mungkin mengalihkan ucapannya sebagai candaan yang ringan, kebenaran yang mendasari kata-kata mereka bisa jadi indikator keinginan yang tulus untuk mengeksplorasi kemungkinan kembali bersama

EDITOR: Nicolaus Ade