JawaPos.com – Mencukur atau memangkas bulu kemaluan bisa dibilang gampang sekaligus susah, megingat area tersebut cukup sensitif.
Ya, hampir setiap orang memiliki bulu kemaluan, dan beberapa orang mungkin akan mencukur bulu tersebut dengan berbagai alasan.
Oleh karena itu, berbagai metode yang baik dan aman harus diterapkan untuk mencukur bulu kemaluan.
Tips umum dalam menckur bulu kemaluan yakni, pahami bagian tubuh manusia yang memiliki segitiga bulu di area kemaluan.
Pertimbangkan hal itu sebagai panduan tentang cara mencukur bulu kemaluan dengan aman tanpa memberikan luka.
Jika ingin melakukan pencukuran bulu kemaluan, penting untuk melakukan sedikit persiapan sebelum mulai menggunakan benda tajam karena area kemaluan bersifat sensitif.
Dilansir melalui laman Healthline, Sabtu (17/2), berikut ini panduan tentang mempersiapkan cara mencukur area kemaluan yang perlu dipahami.
Baca Juga: 4 Cara Mencukur Bulu Kemaluan Saat Hamil, Perhatikan Tips Ini Agar Tidak Melukai Kulit
- Membersihkan alat-alat yang akan digunakan dan memastikan bahwa pisau atau gunting memiliki mata pisau yang tajam,
- Pangkas bulu yang berlebihan sebelum mencukur atau memangkas dengan menggunakan pisau cukur atau trimmer,
- Mandi dahulu sebelum melakukan pemangkasan untuk memastikan kulit bersih dan lembab, serta eksfoliasi untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan kotoran yang mungkin menyumbat folikel bulu,
- Oleskan krim atau gel sebelum mencukur untuk mengurangi gesekan dan meminimalkan iritasi,
- Pangkas bulu searah dengan arah pertumbuhan bulu untuk menghindari iritasi.
Teknik Mencukur Bulu Kemaluan
- Penggunaan gunting dan sisir
Metode ini menggunakan gunting dan sisir untuk memotong dan membentuk bulu kemaluan sesuai dengan keinginan. Langkah-langkahnya meliputi penggunaan sisir sebagai panduan untuk memastikan potongan bulu merata dan menggunting hanya bagian yang menonjol di atas gigi sisir.
Cara melakukan metode ini gunakan gunting yang biasa digunakan untuk mencukur bulu wajah, yang memiliki ujung yang melengkung dan melindungi. Hal ini membantu menghindari luka atau iritasi pada kulit sensitif.
Langkah pertama adalah memulai pemotongan dari titik tertinggi di daerah kemaluan yang ingin dipangkas. Gunakan sisir bergigi halus dan tempatkan di akar bulu sejajar dengan kulit. Hal itu memberikan penghalang perlindungan antara kulit dan gunting.
Potong bulu yang menonjol di atas gigi sisir. Lakukan pemotongan dengan satu bagian kecil pada satu waktu dan arahkan ke bawah. Fokuslah pada satu sisi area pangkal paha terlebih dahulu, lalu lanjutkan ke sisi lainnya.
Baca Juga: Heboh, Dukun Palsu Doyan Bulu Kemaluan Perempuan, Begini Modusnya
- Penggunaan pangkas
Penggunaan pangkas untuk mendapatkan potongan yang lebih rapi. Perlu diingat bahwa pemangkas berbeda dengan gunting. Gunting biasanya digunakan untuk hal yang lebih besar, seperti memotong bulu kepala.
Namun, pemangkas menangani detail yang lebih halus seperti cambang dan bulu halus di leher. Ketepatan dan pelindung keamanan membuat pemangkas paling baik untuk mencukur bulu kemaluan.
Metode ini dimulai dengan pengaturan bulu yang lebih panjang terlebih dahulu. Atur dengan yang lebih pendek untuk mendapatkan tampilan yang diinginkan. Oleskan krim atau gel tipis-tipis terlebih dahulu.
Jangan gunakan busa atau mandi dengan pemangkas kering. Cukur searah dengan arah serat bulu terlebih dahulu, kemudian cukurlah dengan melawan arah serat bulu pada putaran kedua. Selalu gunakan sentuhan yang ringan.
- Penggunaan pisau cukur
Penggunaan pisau cukur dijelaskan sebagai metode yang populer. Tekstur kulit dan arah potong yang tepat diuraikan untuk berbagai bagian tubuh, termasuk area kemaluan.
Cara mencukur rambut kemaluan dengan pisau cukur, dengan merendam kulit dengan mandi selama lima hingga sepuluh menit.
Gunakan krim pencukur, gel, minyak, atau mentega. Pilih produk yang dirancang untuk kulit sensitif dan hindari mengaplikasikannya secara langsung ke area kemaluan. Bilas pisau cukur Anda setelah setiap kali menyapu.
***