← Beranda

9 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Imlek, Mitos atau Fakta?

Diki SetiawanJumat, 2 Februari 2024 | 04.23 WIB
Perayaan imlek.

 

JawaPos.com - Tahun baru Tiongkok alias Imlek, merupakan salah satu perayaan besar yang memberi kesan tersendiri bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya bagi masyarakat etnis Tionghoa.

Tak hanya dekorasi dan busana serba merah yang meriah, namun kuliner legendaris atau makanan khas Imlek ini pun selalu menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu setiap tahunnya.

Di Tiongkok, lentera merah yang meriah, petasan yang memekakkan telinga, dekorasi pintu yang membawa keberuntungan, serta pakaian baru dan potongan rambut adalah bagian dari perayaan saat keluarga berkumpul pada malam sebelumnya untuk merayakan tahun lama dan menyambut tahun baru.

Mulai dari kudapan manis, camilan gurih, hingga menu utama yang bikin lidah bergoyang, semua tersedia lengkap di meja makan.

Bahkan ada beberapa kepercayaan yang tidak boleh dilakukan saat imlek karena dapat mempengaruhi keberuntungan hidup selama setahun penuh.

Dilansir dari China Highlight (1/2), berikut ini adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan saat merayakan Imlek.

Baca Juga: Dikenal Sebagai Festival Musim Semi di Tiongkok, Begini Tradisi dan Perayaan Tahun Baru Imlek di Tahun Naga Kayu 2024

1. Minum obat

Menurut kepercayaan Tionghoa, seseorang dilarang meminum obat pada hari pertama tahun baru imlek. Jika tetap melanggar maka diyakini minum obat akan sakit selama setahun penuh.

2. Tidak boleh menyapu dan membuang sampah

Tindakan ini dikaitkan dengan akan hilangnya kekayaan atau menyapu bersih kekayaan yang kita miliki.

Membuang sampah dikaitkan dengan membuang rejeki atau nasib baik yang kita miliki dari dalam rumah.

3. Dilarang berbicara sial

Menurut keyakinan Tionghoa pada saat perayaan imlek, seseorang dilarang mengatakan yang berhubungan dengan sakit, kematian, kemiskinan dan hantu.

4. Dilarang makan daging dan bubur di pagi hari

Bubur tidak boleh dimakan, karena dianggap hanya orang miskin yang sarapan buburnya, dan masyarakat tidak ingin memulai tahun dengan "miskin" karena ini pertanda buruk.

Selain itu, daging tidak boleh dimakan saat sarapan ini untuk menghormati para dewa (Buddha) (yang diyakini menentang pembunuhan hewan), karena semua dewa diharapkan keluar untuk bertemu dan mengucapkan selamat Tahun Baru kepada satu sama lain.

Baca Juga: Mengenal Kuliner Khas Imlek 'Yu Sheng' Simbol Kelezatan dan  Kesejahteraan di Tahun Baru Imlek

5. Mencuci rambut dan memotong rambut

Menurut kepercayaan Tionghoa, pada saat tahun baru imlek dilarang mencuci dan memotong rambut karena akan menghapus rezeki dan membawa sial.

6. Mencuci pakaian

Masyarakat tidak mencuci pakaian pada hari pertama dan kedua tahun baru, karena kedua hari tersebut diperingati sebagai hari lahir dewa air. Mencuci pakaian dianggap tidak menghormati dewa air.

Orang dahulu percaya bahwa air melambangkan kekayaan. Dipercayai bahwa menuangkan air setelah mencuci pakaian akan menyebabkan tercurahnya kekayaan.

7. Menjahit baju

Dahulu banyak sekali pekerjaan menjahit yang dilakukan oleh wanita. Namun mereka tidak menjahit apa pun, bahkan menjahit kancing, dari hari pertama hingga hari kelima bulan lunar pertama. Jika tidak, mereka mengira tahun yang akan datang akan menjadi "tahun yang sulit" (dengan banyak penjahitan).

8. Uang ganjil

Jangan memberikan uang dalam jumlah ganjil dalam amplop merah. Orang Tiongkok menyukai angka genap, dengan kepercayaan tradisional bahwa hal baik selalu datang berlipat ganda. Namun hindari juga angka sial seperti 4 dan 40, karena 4 dalam bahasa Cina terdengar seperti kematian.

Baca Juga: Mengapa Jeruk Tak Boleh Dilewatkan Saat Tahun Baru Imlek? Intip 5 Rahasianya!

9. Hindari memecahkan alat makan

Melanggar melambangkan ketidaklengkapan dan nasib buruk. Memecahkan mangkok, piring, gelas, vas, atau cermin selama Festival Musim Semi dianggap membawa nasib buruk, kerugian finansial, atau perpecahan keluarga.

***

EDITOR: Novia Tri Astuti