JawaPos.com – Infeksi jamur pada kuku, mengintai lebih dari 50 persen pengguna kuku palsu.
Infeksi jamar, sebenarnya umum terjadi pada kuku palsu yang longgar atau tidak dipasang dengan benar.
Kondisi ini, menyebabkan air terperangkap di antara kuku palsu dan kuku asli, yang mengakibatkan jamur tumbuh subur di lingkungan yang lembab.
Diketahui, jamur dapat hidup serta berkembang biak di beberapa cat kuku, dan peralatan yang terkontaminasi di salon kuku juga dapat membuat terpapar jamur yang dapat menyebabkan infeksi.
Onikomikosis adalah infeksi jamur pada kuku yang dapat memengaruhi semua bagian kuku, termasuk pelat kuku, matriks kuku, dan alas kuku.
Infeksi jamur pada kuku dapat disebabkan oleh berbagai jenis jamur, seperti dermatofita, jamur non-dermatofita, atau yeast (ragi).
Biasanya, infeksi jamur pada kuku ditandai oleh perubahan warna kuku menjadi putih atau kuning kecokelatan.
Infeksi jamur pada kuku biasanya tidak menyebabkan gejala serius, kecuali pada onikomikosis yang disebabkan oleh yeast atau onikomikosis candida yang dapat menyebabkan nyeri dan bengkak pada jari di sekitar kuku.
Baca Juga: 7 Cara Merawat Kuku Agar Tetap Sehat dan Berkilau, Yuk Simak!
Infeksi jamur kuku yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa nyeri, perubahan bentuk kuku, kesulitan dalam pemakaian sepatu, dan hilangnya rasa percaya diri.
Infeksi kuku sering kali sembuh dengan sendirinya atau dengan pengobatan rumahan. Obat antijamur digunakan untuk infeksi yang lebih serius.
Dikutip dari Healthline pada Senin (11/12), langkah pertama dalam penanganan jamur kuku adalah cabut kuku palsu dan cuci kuku dengan sabun dan air. Hindari memakai kuku baru sampai infeksinya hilang.
Beberapa bahan berikut juga dapat mengurangi infeksi:
Cuka
Cuka mengandung asam yang dapat menghambat pertumbuhan jamur dan bakteri. Cobalah merendam jari dalam rasio 2:1 antara air hangat dan cuka.
Vicks VapoRub
Sebuah studi tahun 2011 menemukan Vicks VapoRub tampaknya memiliki efek klinis yang positif dalam membunuh jamur kuku. Coba mengoleskan sedikit ke jari sekali sehari.
Minyak pohon teh
Menurut National Center for Complementary and Integrative HealthTrusted Source, sebuah penelitian kecil menemukan bukti bahwa minyak pohon teh dapat membantu mengobati jamur kuku. Cobalah mengoleskan minyak ke kuku dua kali sehari.
Baca Juga: 6 Cara Menghentikan Kebiasaan Menggigit Kuku yang Bisa Dimulai Sejak Dini
Minyak oregano
Bahan kimia timol yang ditemukan dalam minyak oregano mungkin memiliki sifat antijamur. Coba oleskan minyak oregano ke kuku dua kali sehari dengan kapas.
Obat kumur Listerine
Listerine mengandung bahan-bahan yang memiliki sifat antijamur. Beberapa orang mengklaim bahwa merendam jari dalam Listerine selama 30 menit sehari dapat membantu membersihkan infeksi.
Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah infeksi jamur pada kuku palsu di kemudian hari.
- Lakukan perawatan kuku di salon terkemuka dengan kebersihan yang baik.
- Keringkan kuku dengan baik setelah mandi atau berenang.
- Jaga tangan tetap kering sebisa mungkin.
- Jika rentan terhadap infeksi jamur, pertimbangkan untuk menggunakan semprotan atau bedak antijamur pada kuku.
- Hindari meletakkan benda tajam di bawah kuku.
***