← Beranda

Mengenal Para INFP, Karakter sang Mediator yang Idealis dan Kreatif dalam 16 Kepribadian MBTI

Dayinta Kadya PalupiJumat, 24 November 2023 | 01.32 WIB
Kepribadian INFP sang Mediator. (Sumber: 16 personalities)

JawaPos.com – Di dalam MBTI, salah satu karakter yang memiliki sisi idealis sekaligus kreatif adalah para INFP.

Di dalam website resmi Myers and Briggs, sama seperti yang lainnya, kepribadian INFP adalah gabungan dari empat karakteristik sifat yang berbeda.

Karakter sifat yang menjadi gabungan kepribadian INFP adalah (I) Introversion, (N) Intuition, (F) Feeling, (P) perceiving.

INFP adalah tipe orang yang idealis, dan setia kepada nilai-nilai yang dianggap benar, juga setia pada orang-orang yang ada di sekitarnya.

Para INFP adalah orang yang suka bekerja dan hidup selaras dengan nilai-nilai yang mereka yakini benar.

Selain itu, mereka juga orang yang memiliki rasa keingintahuan yang cukup tinggi dan cepat dalam melihat kesempatan.

Pemilik kepribadian INFP juga seseorang yang punya energi lebih untuk membantu mengembangkan potensi orang lain.

Serta memiliki kemampuan beradaptasi dan fleksibel terhadap suatu keadaan, kecuali jika dalam keadaan tertentu seperti terancam.

Dalam website 16 kepribadian MTBI, sang INFP disebut juga sebagai sang mediator yang mempunyai empati tinggi terhadap orang lain.

Sisi idealistis yang dimiliki sang mediator mungkin bisa menjadi salah satu kelemahan yang dimiliki oleh para INFP.

Namun, di sisi lain kekuatan sang mediator bisa terletak pada sifatnya yang sensitif kepada orang yang ada di sekitarnya.

Mengintip sisi kelemahan dan kekuatan dari INFP, berikut ini ada beberapa sifat yang menyebabkan kelemahan dan kekuatan sang mediator.

Kekuatan para INFP

Kekuatan yang dimiliki oleh para INFP adalah mereka yang penuh empati, dermawan, berfikiran terbuka, kreatif, penuh semangat dan idealis.

Sifat INFP yang idealis bisa menjadi kekuatan dan kelemahan para mediator, namun dari segi positifnya, mereka mempunyai keinginan yang kuat.

Mereka meyakini hal yang benar bisa ditegakan dengan pemikirannya sendiri, walaupun itu memang tidak mudah.

Selain itu, para INFP adalah orang yang jarang mengorbankan orang lain untuk meraih kesuksesannya, justru mereka yang selalu membantu.

Sang mediator juga memiliki sifat yang tidak menghakimi atau selalu toleran terhadap keyakinan, gaya hidup bahkan keputusan orang lain.

Kelemahan para INFP

Namun, sayangnya kelemahan sang INTP ada pada sifatnya yang tidak realistis, suka mengisolasi diri, tidak fokus, rentan secara emosional, dan terlalu mengkritik dirinya sendiri.

Contohnya, sang mediator ini adalah tipe orang yang terlalu memiliki ekpektasi tinggi terhadap dirinya sendiri.

Sehingga, ketika realitas tidak mengakuinya, dia akan banyak mengkritisi dirinya sendiri dan itu bisa membuatnya menjadi semakin tumbang.

Sifat sang mediator yang memiliki keratifitas dan sifat terbuka kadang membuatnya selalu sibuk dengan pikirannya. Tidak bisa bertindak dan memutuskan ide mana yang akan dieksekusi, dan itu semua membuat para INFP menjadi kelelahan sendiri dalam pikirannya.

EDITOR: Nicolaus