JawaPos.com - Bunga Anggrek atau dalam bahasa latin disebut Orchidaceae merupakan tumbuhan berbunga khas Indonesia.
Bunga Anggrek, masih satu keluarga dengan tumbuhan besar di dunia dengan anggota dan jenis terbanyak.
Ya, saat ini bunga anggrek masih banyak ditemui diberbagai tempat dengan berbagai macam warna yang memiliki makna tertentu.
Salah satu jenis anggrek khas Indonesia yang sering ditemui adalah bunga anggrek berwarna putih memiliki makna keanggunan dan keindahan.
Selain itu, ada juga jenis bunga anggrek bulan khas Indonesia, berwarna ungu yang memiliki makna rasa hormat dan kekaguman.
Dan satu lagi, bunga anggrek dengan warna pink (merah muda) dipercayai memlambangkan makna kepolosan, feminitas, anugerah, sukacita, dan kebahagiaan, yang biasanya diberikan sebagai hadiah pernikahan.
Baca Juga: Memelihara Orchid Mantis, Belalang Sembah Serupa Bunga Anggrek
Dilansir dari Balai Karantina Pertanian Kelas I Pekanbaru, Selasa (26/9), ragam jenis bunga anggrek tersebar luas di daerah iklim tropis basah hingga wilayah sirkumpolar (daerah yang dekat dengan kutub), meskipun sebagian besar ditemukan di daerah tropis.
Tak hanya di Indonesia, di beberapa negara bunga yang satu ini memiliki simbol tertentu di berbagai negara, misalnya: Singapura dan Thailand yang menganggap bunga anggrek sebagai bunga kebangsaan.
Bentuk bunga anggrek sendiri berbeda dari tumbuhan lainnya, yaitu memiliki lima bagian utama yaitu sepal (daun kelopak), petal (daun mahkota), stamen (benang sari), pistil (putik) dan ovari (bakal buah).
Bunga anggrek memiliki sepal (daun kelopak) berjumlah tiga buah dan memiliki tiga buah petal (daun mahkota).
Warna labellum anggrek pada umumnya lebih cerah dari warna sepal dan petal, dimana pada labellum terdapat gumpalan-gumpalan seperti massa sel (callus) yang mengandung protein, minyak dan zat pewangi yang berfungsi untuk menarik serangga hinggap pada bunga untuk melakukan penyerbukan.
Bunga anggrek tersusun dalam karangan bunga, yang jumlah kuntum
bunga pada satu karangan terdiri dari satu sampai banyak kuntum.
Baca Juga: Kado Sederhana JK untuk Jokowi, Bunga Anggrek Bulan dari Kebun Mufidah
Beberapa bunga anggrek memiliki bau yang wangi nya menyegarkan.
Pada dasarnya semua bunga anggrek memiliki bau wangi yang khas masing-masing, tetapi pada beberapa bunga ada yang harus dirasakan bau nya dari dekat ada yang memang wangi nya sudah semerbak dengan sendirinya.
Dikutip dari INDONESIA.GO.ID, (25/9), Indonesia memiliki anggrek kurang lebih 5.000 spesies, diantara jumlah tersebut diketahui merupakan spesies asli Indonesia, baik yang tumbuh di hutan belantara maupun telah dibudidayakan oleh masyarakat.
Dari jumlah itu, 986 spesies tersebar di Pulau Jawa; 971 spesies berada di Pulau Sumatra; 113 spesies tumbuh di Kepulauan Maluku; dan sisanya bisa ditemukan di Sulawesi, Irian Jaya, Nusa Tenggara, dan Kalimantan.
7 Jenis Bunga Anggrek dan Maknanya :
- Bunga Anggrek Bulan/Moon Orchid(Phalaenopsis amabilis)
Jenis bunga anggrek asli Indonesia dan sangat populer di dunia internasional, Anggrek Bulan atau puspa pesona adalah salah satu bunga nasional Indonesia.
Di Indonesia, anggrek bulan pertama kali ditemukan di tanah Maluku, bunga ini memiliki ciri khas kelopak-kelopak bunga yang lebar dan berwarna putih yang memiliki makna kerendahan hati dan penghormatan, kemurnian, kepolosan, keanggunan dan keindahan.
Bunga ini dinamakan anggrek bulan karena warnanya putih seperti rembulan di malam hari.
Daerah sebaran : Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua.
Baca Juga: Bunga Anggrek Merah di Jogja Diberi Nama Dendrobium Ganjar Pranowo
- Bunga Anggrek Hitam (Coelogyne pandurata)
Dari semua jenis anggrek, salah satu jenis yang khas dari Indonesia yang sangat sulit ditemukan dan unik karena anggrek hitam yang mana sebenarnya tidak didominasi oleh warna hitam yang memiliki makna misteri, kecanggihan dan kekuatan.
Hanya saja, bagian gelapnya hanya ada sedikit di tengahnya, tapi sayangnya, anggrek hitam ini sudah termasuk ke dalam jenis anggrek yang sudah langka karena semakin menyusutnya hutan yang ada di Kalimantan.
Jenis anggrek ini berasal dari Kalimantan, Sumatera, dan juga Semenanjung Malaya.
Daerah sebaran : Sumatera dan Kalimantan.
- Bunga Anggrek Mutiara (Coelogyne asperata)
Anggrek mutiara ini tumbuh dengan cara menumpang di batang pohon yang lebih besar, pada bagian bunganya berwarna cream dengan bagian coklat pada bagian bibir bunga (labellum).
Makna warna tersebut adalah memiliki kesan yang nyaman, tenang dan damai.
Daerah sebaran : Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.
- Bunga Anggrek Kebutan (Ascocentrum miniatum)
Anggrek yang memiliki keunikan di dalam satu tangkainya tumbuh lebih banyak dibandingkan dengan bunga anggrek lainnya.
Banyak ditemukan di Pulau Jawa, anggrek yang termasuk yang dilindungi karena keberadaannya yang langka dan terancam punah.
Anggrek ini memiliki warna yang sangat mencolok dan mencuri perhatian, yaitu warna orange, yang memiliki makna kebanggan, antusiasme dan keberanian.
Daerah sebaran : Jawa dan Sumatera.
- Bunga Anggrek Larat/Cooktown Orchid(Dendrobium bigibbum)
Anggrek ini merupakan jenis anggrek asli dari Pulau Larat di Kepulauan Tanimbar, Maluku yang dilindungi dan langka, dimana masyarakat setempat menyebutnya Lelemuku.
Bunga anggrek larat berwarna variasi ungu, putih, atau kombinasi, yang tumbuh bergerombol dan tersusun rapi membuat bunga ini memiliki daya tariknya tersendiri.
Makna ungu sendiri yaitu mewakili rasa hormat, keagungan, kekaguman pada seseorang, dan martabat seseorang.
Baca Juga: Percantik Ruangan dengan Miniatur Taman Tanaman Hias di Botarium
- Bunga Anggrek Hartinah/Tien Soeharto (Cymbidium hartinahianum)
Anggrek ini merupakan salah satu jenis anggrek endemik yang bisa tumbuh di daerah tertentu saja, yang berasal dari Kabupaten Samosir, Sumatera Utara.
Nama latin bunga ini diambil dari nama istri presiden Soeharto, Hartinah Soeharto yang juga akrab disapa Ibu Tien.
Bentuk bunganya sendiri seperti pita yang meruncing dan bisa tumbuh mencapai 50 hingga 60 cm, dimana penamaan tanaman ini merupakan salah satu penghargaan atas jasa Tien Soeharto di dunia peranggrekan Tanah Air sebagai tokoh nasional.
Bibir bunga anggrek ini berwarna putih dengan corak total merah, column (tugu). berwarna violet gelap dengan panjang 1,2 cm dengan daun kelopak dan daun mahkotanya sama besar, permukaan atasnya berwarna kecoklatan dengan warna kuning pada bagian tepinya.
- Bunga Anggrek Jamrud (Dendrobium macrophyllum)
Anggrek ini diberikan nama jamrud karena memiliki warna yang sangat menarik dan menjadi salah satu anggrek yang sangat populer di masyarakat Indonesia, juga anggrek ini masih termasuk jenis bunga anggrek yang langka,
Bentuk bunga anggrek ini sebenarnya mirip seperti kupu-kupu terbalik hanya saja ada kelopak bunga yang bertumpuk, sedangkan kelopak bunga bagian bawah lebih lebar daripada bagian atas dan jenis anggrek ini memiliki diameter 2 sampai 5 sentimeter.
Anggrek ini memiliki warna hijau atau hijau muda yang memiliki makna kesehatan, alam, kehidupan, dan umur panjang, biasanya juga dianggap mewakili keberuntungan dan berkah kebahagiaan.
Anggrek ini mungkin akan sangat mudah Anda jumpai, terutama ketika berkunjung ke toko bunga. Biasanya anggrek jamrud diletakan di dalam pot besar supaya terlihat lebih menarik. Bahkan anggrek satu ini memiliki harga yang relatif lebih tinggi ketimbang jenis anggrek lain.
Daerah sebaran : Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua.
Berikut adalah jenis-jenis bunga anggrek khas Indonesia yang memiliki makna tersendiri, apakah kamu tertarik untuk memelihara salah satunya? Semoga informasi diatas bermanfaat.***