← Beranda

12 Makanan Tradisional Khas Belitung yang Wajib Dicoba Saat Berkunjung

M Shofyan Dwi KurniawanSenin, 22 Desember 2025 | 15.36 WIB
otak-otak belitung (pinterest)

 

JawaPos.com - Bangka Belitung nggak hanya punya banyak destinasi wisata, melainkan juga makanan tradisional yang wajib dicicipi ketika berkunjung. 

Mulai dari makanan berat seperti mie Belitung hingga camilan seperti kue yet yet, ada banyak aneka kuliner yang bisa banget kamu coba. Melansir berbagai sumber, berikut ini aneka makanan tradisional khas Belitung.

1. Mie Belitung

Nggak lengkap rasanya berkunjung ke Belitung tanpa nyobain kuliner khas satu ini. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, mie Belitung adalah mie kuning yang disiram kuah udang dan ditaburi bakwan udang, irisan timun, potongan kentang rebus, udang rebus, emping melinjo, dan taoge. Kuah mienya yang kental berbahan dasar udang giling inilah yang menjadi ciri khas utamanya.

2. Lempah Kuning

Melansir laman Exotic Bangka, lempah kuning adalah makanan berkuah dengan bahan utama ikan, meski juga bisa digantikan dengan ayam atau sapi. Yang bikin candu adalah kuah kuningnya yang kaya rempah dengan cita rasa kunyit yang kuat.

3. Lempah Darat

Kuliner tradisional khas Belitung selanjutnya adalah lempah darat. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, makanan ini merupakan masakan berkuah khas Bangka Belitung yang terdiri dari aneka sayuran seperti terong, pepaya muda, dan keladi yang dimasak dengan bumbu rempah.

4. Mangut Pari

Makanan tradisional yang satu ini merupakan masakan berkuah dengan cita rasa kaya rempah, pedas, asam, dan gurih. Melansir TikTok Galery Ummah, sesuai namanya, bahan utama dari masakan ini adalah ikan pari yang memiliki tekstur daging khas dan berbeda.

5. Gegodo Udang

Jika kamu ingin mencari makanan ringan, camilan yang satu ini bisa banget jadi pilihan. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, jajanan yang digoreng ini mirip dengan bakwan atau bala-bala, namun berisi potongan udang dan sayuran.

6. Rusip

Melansir situs resmi Pemkab Bangka Tengah, rusip terbuat dari olahan ikan-ikan kecil seperti teri atau bilis yang difermentasi. Dengan aroma asam yang khas, rusip sering diolah menjadi sambal segar yang menggugah selera.

7. Otak-Otak

Melansir laman Pemprov Bangka Belitung, kuliner ini terbuat dari daging ikan tenggiri yang dihaluskan dan dicampur dengan tepung sagu serta bumbu rempah. Cara memasaknya biasanya dipanggang atau direbus, lalu disajikan dengan cuka tauco atau cuka cabai khas.

8. Sambal Lingkung

Kuliner olahan ikan ini disebut-sebut selalu bikin nagih. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, sambal lingkung merupakan olahan ikan berbentuk abon yang cocok dijadikan lauk pendamping nasi.

9. Cincalok

Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, makanan tradisional khas Belitung ini berbahan dasar udang rebon kecil. Udang tersebut dicampur dengan garam, gula, dan nasi, lalu difermentasi hingga dua minggu. Hasilnya memiliki rasa asam dan gurih, cocok untuk campuran sambal maupun lauk.

10. Kue Yet Yet

Ingin jajanan yang cocok dinikmati pagi atau sore hari? Kue yet yet bisa jadi pilihan. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, kue ini terbuat dari tepung sagu atau tapioka yang dikukus. Teksturnya kenyal seperti kue talam dan biasanya disajikan dengan parutan kelapa.

11. Kemplang

Melansir laman Pemkab Bangka Tengah, kemplang adalah sejenis kerupuk berbahan dasar ikan, biasanya ikan tenggiri. Cita rasanya gurih dengan aroma ikan yang kuat, serta tahan lama, sehingga cocok dijadikan oleh-oleh.

12. Pantiaw

Olahan mi ini juga termasuk makanan tradisional khas Bangka Belitung. Melansir laman Perpustakaan Digital Budaya Indonesia, pantiaw berupa mi pipih yang kenyal dan disajikan dengan kuah kaldu ikan giling yang kaya rempah serta beragam pelengkap. Kuliner ini cocok disantap sebagai menu sarapan maupun makan siang.

Itulah beberapa makanan tradisional khas Belitung yang wajib dicoba saat berkunjung ke daerah ini. Mulai dari hidangan berat hingga camilan untuk oleh-oleh, semuanya tersedia dan siap memanjakan lidah.

EDITOR: Novia Tri Astuti