← Beranda

Kelezatan Kepala Kambing yang Lumer di Lidah: Warung Mbak Resti di Bantul Jadi Incaran Pecinta Kuliner Ekstrem

Zulfa Putri HardiyatiJumat, 7 November 2025 | 14.00 WIB
Kelezatan Kepala Kambing yang Lumer di Lidah: Warung Mbak Resti di Bantul Jadi Incaran Pecinta Kuliner Ekstrem (YOUTUBE KENDRIA CAHAYA GANTARI)

JawaPos.com - Di antara hamparan sawah hijau yang menyejukkan mata di Bantul, Yogyakarta, berdiri sebuah warung sederhana yang kini ramai diperbincangkan para pecinta kuliner ekstrem.

Bukan karena tampilannya yang mewah, tetapi karena sajian andalannya yang unik dan menggugah selera: kepala kambing utuh yang empuk dan berbumbu medok.

Menurut kanal YouTube Kendria Cahaya Gantari, warung ini dikelola oleh Mbak Resti dan berlokasi di Jl. Pramuka, Area Sawah, Trirenggo, Kec. Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Setiap harinya, aroma gurih bumbu tongseng dan gule menyatu dengan angin semilir sawah, mengundang siapa pun yang lewat untuk mampir dan mencicipi kenikmatan kuliner khas Bantul ini.

Kepala Kambing Utuh dan Kaki Empat Biji dalam Satu Porsi

Warung Mbak Resti buka mulai pukul 10 siang sampai habis, dan setiap harinya mampu mengolah 20 hingga 30 kepala kambing. Menu utamanya adalah kepala kambing utuh yang disajikan satu set lengkap dengan empat kaki kambing.

Harga bervariasi tergantung ukuran, mulai dari Rp180.000 hingga Rp300.000 per set — harga yang sebanding dengan porsinya yang besar, bisa disantap 4 hingga 5 orang.

Daging kepala kambing direbus selama dua jam tanpa presto, lalu dibakar untuk menghilangkan bulu halus dan menambah aroma smokey yang khas.

Setelah itu, barulah dimasak dengan bumbu tongseng atau gule yang kental, manis, gurih, dan sedikit pedas. Hasilnya adalah daging yang lembut, lumer di lidah, dan nyaris tanpa perlawanan saat digigit.

Menu Lain: Sate Goreng, Tongseng, dan Tengkleng

Selain kepala kambing, warung ini juga menawarkan beragam menu olahan kambing seperti sate goreng, tongseng daging, hingga tengkleng tulang muda.

Baca Juga: 3 Shio yang Saat Ini Diam-Diam Berjuang, Tapi Ditakdirkan untuk Meraih Kesuksesan Besar pada Akhir 2025

·       Tongseng dibanderol sekitar Rp35.000 per porsi, dengan bumbu rempah yang meresap hingga ke serat daging.

·       Tengkleng, yang kaya tulang dan sumsum, dihargai sekitar Rp50.000, cocok bagi pencinta cita rasa gurih yang kuat.

·       Sate goreng, unik karena sebelum digoreng dibakar setengah matang terlebih dahulu, menciptakan perpaduan tekstur renyah dan lembut.

Suasana Pedesaan yang Menenangkan

Keistimewaan lain dari warung ini adalah suasananya. Terletak di pinggir persawahan dengan tempat parkir luas untuk mobil dan motor, pengunjung bisa menikmati hidangan sambil merasakan angin semriwing pedesaan yang menenangkan.

Pemilik warung, Mbak Resti, dikenal ramah dan murah senyum, membuat suasana makan terasa seperti di rumah sendiri.

Menariknya, nasi di warung ini bisa diambil sepuasnya secara prasmanan, memberikan kebebasan bagi pelanggan untuk menyesuaikan porsi sesuai selera.

Rasa yang Bikin Ketagihan

Dari hasil liputan kanal Kendria Cahaya Gantari, rasa kepala kambing di warung Mbak Resti digambarkan “manis, gurih, dan pedas, dengan daging yang begitu empuk hingga tidak ada perlawanan sama sekali.”

Setiap suapan terasa memadukan kehangatan rempah Jawa dan sentuhan pedas yang membangkitkan selera.

Tak heran banyak pelanggan datang dari luar kota — bahkan ada yang sengaja menempuh perjalanan jauh hanya untuk menikmati sajian kepala kambing yang legendaris ini.

Di tengah kesederhanaannya, Warung Mbak Resti membuktikan bahwa kenikmatan sejati tak selalu lahir dari tempat megah, tetapi dari ketulusan rasa, kesabaran memasak, dan keramahan pemiliknya.

 Jika Anda pecinta kuliner sejati dan ingin merasakan sensasi makan kepala kambing utuh yang lembut serta berbumbu medok, warung di pinggir sawah Bantul ini layak masuk daftar kunjungan Anda berikutnya.

EDITOR: Hanny Suwindari