← Beranda
Warga Surabaya Merapat! Jelajahi Kuliner Tahu Campur Terenak dan Paling Laris di Kota Pahlawan, Ini 3 Rekomendasinya
Ajilan Fauza FathayanieRabu, 5 November 2025 | 17.14 WIB
rekomendasi tahu campur terenak dan paling laris di Kota Pahlawan Surabaya./ Pinterest/ roe roe

JawaPos.com - Surabaya memang tidak pernah kehabisan pilihan kuliner yang menggoda lidah, dan salah satu yang selalu berhasil mencuri perhatian adalah tahu campur.

Hidangan khas Jawa Timur ini terkenal dengan perpaduan rasa yang gurih, kuah berkaldu yang hangat, dan isian lengkap mulai dari mie kuning, tahu, sayuran segar, hingga koyor yang empuk.

Setiap suapan selalu menghadirkan sensasi rasa yang memanjakan lidah, hingga membuat siapa pun ingin menambah porsi lagi dan lagi.

Bagi warga Surabaya maupun pengunjung yang ingin mencicipi kuliner khas kota ini, ada beberapa tempat yang sudah dikenal luas karena kualitas dan cita rasanya yang luar biasa.

Berikut 3 rekomendasi tahu campur terenak dan paling laris di Kota Pahlawan yang wajib kamu cicipi satu per satu.

1. Tahu Campur Pak Sadak

Baca Juga: Ramalan Zodiak Kamis, 6 November 2025 untuk Aquarius dan Pisces: Mulai dari Karier, Cinta, Keuangan, dan Kesehatan

Tahu Campur Pak Sadak sudah lama dikenal sebagai salah satu kuliner legendaris di Surabaya yang wajib dicoba bagi pencinta makanan berkuah gurih.

Lokasinya berada di Jalan Mayjen Sungkono No. 106, Pakis, Kecamatan Sawahan, Surabaya.

Warung ini mulai buka sore hari pukul 17.00 hingga 22.00 malam, sehingga sangat cocok dijadikan pilihan makan malam yang menghangatkan.

Cita rasa tahu campur di sini terkenal istimewa karena isinya lengkap dan bumbunya sangat pas di lidah.

Dilansir dari akun Tiktok @inginkurrus15, dalam satu porsi, kamu akan mendapatkan mie kuning, tahu, sayuran segar, koyor dan otot muda yang lembut, serta lentho singkong khas tahu campur yang gurih.

Semua itu kemudian disiram dengan kuah berkaldu yang gurih, hangat, dan wangi. Saat disantap bersama sambal dan kerupuk, rasanya semakin sempurna.

Baca Juga: Begini 7 Karakter Unik Para Perintis Usaha Sukses di Awal Karier Mereka Kata Psikologi

Koyornya juga terkenal empuk, tidak alot sama sekali, dan membuat setiap suapan terasa nikmat. Inilah yang menjadikan tahu campur ini sering disebut-sebut sebagai salah satu yang terenak di Surabaya.

2. Tahu Campur Pak Sugeng

Bagi warga Surabaya, nama Tahu Campur Pak Sugeng tentu sudah tidak asing lagi. Warung ini berlokasi di Jalan Pandegiling No. 280, Wonorejo, Kecamatan Tegalsari, Surabaya.

Melansir dari akun Tiktok @kobuncit, Tahu Campur Pak Sugeng sudah beroperasi cukup lama dan kini dikelola oleh generasi kedua, yang tetap mempertahankan cita rasa khas turun-temurun.

Satu porsi tahu campur di sini dibanderol dengan harga sekitar Rp20.000, dengan isian yang sangat lengkap dan menggugah selera.

Di dalamnya terdapat mie kuning, tahu goreng, tauge segar, selada, koyor, lentho singkong, serta kerupuk renyah sebagai pelengkap.

Kuahnya pun terasa gurih dan berkaldu, dengan aroma yang menggoda begitu disajikan. Tekstur koyornya juga empuk dan mudah dikunyah, di mana inu semakin menambah kenikmatan dalam setiap suapan.

3. Tahu Campur H. Abd. Mahfud Asli Kalasan

Kalau berbicara tentang tahu campur legendaris di Surabaya, nama Tahu Campur H. Abd. Mahfud Asli Kalasan hampir selalu masuk daftar teratas.

Warung ini sudah berdiri sejak tahun 1993 dan kini dikelola oleh generasi kedua dari keluarga pendirinya.

Lokasinya ada di Jalan Kalasan, Surabaya, dan buka mulai pukul 10.30 hingga 22.30 setiap hari.

Dilansir dari akun Tiktok @dolanyok.sub, seporsi tahu campur di sini dibanderol sekitar Rp25.000. Meski cenderung lebih mahal, namun harga yang dibayarkan akan sebanding dengan rasa dan kualitasnya.

Isiannya pun sangat melimpah dan lengkap, mulai dari mie kuning, tahu, selada segar, tauge, lentho singkong, hingga pilihan topping berupa kikil atau koyor yang porsinya besar-besar.

Menariknya, meskipun potongannya besar, tekstur kikil dan koyornya sama sekali tidak alot, justru lembut dan mudah digigit.

Kuahnya gurih, sedap, dan beraroma khas kaldu yang kuat, sehingga banyak pelanggan setia yang selalu kembali ke sini.

Bagi yang lebih suka versi tanpa kikil atau koyor, pembeli juga bisa meminta hanya daging saja sesuai selera.

Saat disantap bersama kerupuk, rasa gurih kuah dan empuknya topping berpadu sempurna, hingga menciptakan sensasi makan tahu campur yang benar-benar memanjakan lidah.

EDITOR: Hanny Suwindari