JawaPos.com – Saat malam menjelang, jalanan Surabaya tak lantas sepi. Justru kota ini menyimpan banyak spot kuliner legendaris yang baru hidup setelah matahari terbenam.
Deretan warung dan depot yang sudah puluhan tahun berdiri hingga kedai sederhana pinggir jalan, selalu jadi incaran warga lokal maupun pelancong yang mencari pengganjal perut di tengah malam.
Tak perlu bingung harus ke mana saat lapar menyerang di luar jam normal makan, apalagi saat tengah malam.
Berikut ini adalah 10 tempat kuliner malam legendaris di Surabaya yang selalu ramai, dan tentu saja wajib masuk daftar kulineran kamu.
1. Rawon Kalkulator – Taman Bungkul
Disebut “kalkulator” karena kecepatan sang penjual menghitung total belanja. Warung rawon ini terkenal dengan kuah rawonnya yang hitam pekat dan daging empuk.
Berlokasi di Sentra PKL Taman Bungkul, warung ini buka hingga pukul 03.00 dini hari dan hampir selalu dipadati pengunjung.
2. Sego Sambel Mak Yeye – Jagir Wonokromo
Kalau bicara kuliner malam di Surabaya, nama Mak Yeye hampir pasti muncul. Nasi hangat dengan sambal super pedas dan lauk seperti ayam goreng, tempe, atau telur dadar jadi menu andalan.
Buka dari sore hingga tengah malam, kamu harus rela antre panjang meski lokasinya hanya di warung tenda, saking ramainya pembeli.
3. Bebek Tugu Pahlawan
Warung sederhana di sekitar kawasan Tugu Pahlawan ini menyajikan bebek goreng yang empuk dengan sambal pedas khas Surabaya. Tekstur bebeknya renyah di luar dan lembut di dalam, membuat banyak orang rela datang jauh-jauh hanya untuk mencicipinya.
4. Tahu Telor Pak Jayen – Dharmahusada
Sajian khas Surabaya ini dihidangkan dengan bumbu kacang dan petis yang gurih-manis. Warung Pak Jayen buka mulai pukul 17.00 hingga malam dan selalu menjadi tempat favorit untuk makan santai setelah beraktivitas seharian.
5. Pecel Rawon Pucang – Jalan Pucang Anom
Perpaduan unik antara pecel dan rawon ini bisa kamu temui hanya di Surabaya. Warung yang buka hingga dini hari ini menyajikan piring penuh sayur dengan siraman sambal pecel serta kuah rawon hangat—perpaduan yang tak biasa tapi bikin ketagihan.
6. Kya-Kya Kembang Jepun
Di kawasan pecinan Surabaya ini, suasana malam terasa hidup dengan deretan pedagang makanan khas Tionghoa dan Madura.
Kya-Kya tak hanya menawarkan makanan lezat seperti bebek panggang dan mie ayam, tapi juga atmosfer meriah yang Instagrammable.
7. Nasi Cumi Waspada – Dekat Pasar Atom
Warung legendaris ini terkenal dengan nasi cumi hitam khas Madura yang kaya rasa dan sedikit manis. Meski tampil sederhana, sajian cumi dan nasi hangat ini punya banyak penggemar setia. Dan yang paling penting, warung ini buka 24 jam!
8. Sop Buntut Gelora Pancasila
Depot yang sudah buka sejak tahun 1975 ini menyajikan sop buntut dan iga dengan cita rasa khas rumahan. Suasananya tenang dan cocok untuk makan malam santai. Lokasinya mudah dijangkau dan buka hampir sepanjang waktu.
9. Soto Madura Wawan – Mayjend Sungkono
Buka 24 jam, Soto Madura Wawan menghadirkan kuah bening segar dengan potongan daging, paru, dan jeroan yang menggoda.
Cocok dinikmati malam hari sambil menghangatkan tubuh dari embusan angin malam Surabaya.
10. Sentra Kuliner Tambakrejo – Kapas Krampung
Kawasan ini hidup selepas senja. Deretan penjual pecel, rujak cingur, gorengan, dan minuman hangat mengisi sepanjang jalan.
Banyak warga sekitar yang menjadikan tempat ini sebagai titik nongkrong sekaligus kulineran malam hari.
Jika kamu berkunjung ke Surabaya atau bahkan warga Surabaya yang sedang mencari suasana baru, tempat-tempat kuliner malam ini bisa jadi pilihan utama.
Selain menawarkan rasa yang otentik, banyak dari mereka juga menyimpan kisah legendaris yang sudah melewati generasi.